Langsung ke konten utama

Redmi Note 11 Pro 5G, Spesifikasi, Fitur dan Harganya yang Sudah Turun

Selagi menunggu Xiaomi Redmi Note 12 yang belum juga dirilis ke pasaran Indonesia, Redmi Note 11 Pro 5G bisa menjadi pilihan pengganti. Alasannya tentu adalah karena spesifikasinya yang juga sudah oke di kelasnya.

Sebagai informasi, Redmi Note 11 Pro 5G ini merupakan ponsel midrange Xiaomi yang memiliki beberapa spesifikasi unggulan. Contohnya seperti kamera yang beresolusi tinggi, baterai yang besar kapasitasnya dan segudang keunggulan lainnya.


Tertarik membeli? Atau belum? Mari kita bahas secara singkat satu-persatu spesifikasi yang diusung oleh Xiaomi untuk smartphone andalannya yang satu ini:

Tampilan
Layar Redmi Note 11 Pro 5G merupakan layar jenis AMOLED resolusi Full HD+ berukuran 6,7" dengan refresh rate 120Hz dan resolusi gambar 2400x1080. Layar tersebut membuat dimensi ponsel menjadi cukup lega yakni 164,2 x 76,1 mm dengan berat 202 gram.


Adapun untuk menarik calon pengguna, terdapat 3 pilihan warna yang bisa dipilih yakni Polar White, Graphite Gray dan Atlantic Blue.

Chipset dan Software
Xiaomi Redmi Note 11 Pro 5G memiliki chipset Snapdragon 695 yang mumpuni untuk berbagai keperluan sehari-hari Anda. Ia dibekali oleh RAM 8GB dan memori internal sebesar 128GB. Ponsel satu ini juga cukup leluasa saat digunakan tanpa harus mengalami banyak lag.

Dari sisi software, Redmi Note 11 Pro 5G memiliki sistem operasi Android 11 dengan antar muka MIUI 13. Sensor sidik jari serta pengenalan wajah berbasis AI juga sudah disematkan agar keamanan ponsel tetap terjaga.

Untuk audio, terdapat speaker ganda dan jack headphone 3,5mm dengan sertifikasi Hi-Res Audio yang tersematkan padanya.


Baca juga:

Kamera
Ponsel Redmi Note 11 Pro 5G ini memiliki resolusi kamera belakang yang besar yakni di 108MP dengan kamera sudut Ultralebar beresolusi 8MP dan kamera makro 2MP. Sedangkan untuk kamera depannya, smartphone ini hadir dengan kamera selfie resolusi 16MP yang bisa digunakan untuk memotret atau merekam video.

Baterai
Untuk memasok energi, baterai Redmi Note 11 Pro 5G memiliki daya sampai dengan 5000mAh dengan pengisian turbo 67W yang memiliki ujung USB type C.


Harga
Nah, kabar baiknya, Xiaomi Redmi Note 11 Pro 5G ini sudah turun harga lho. Dari harga Rp4,3 jutaan saat smartphone tersebut diluncurkan, kini ponsel yang satu ini dibandrol dengan harga Rp3.999.000 saja. Lumayan, bisa hemat Rp300 ribuan. Menarik bukan?

Postingan Populer

Qualcomm Hadirkan Chipset Baru untuk Entry - Mid Level

Qualcomm resmi memperkenalkan dua chipset baru untuk pasar smartphone kelas menengah dan entry-level, yakni Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5. Kedua platform ini dirancang untuk menghadirkan peningkatan performa gaming, efisiensi daya, dan responsivitas sistem di tengah persaingan pasar mobile yang semakin agresif. Snapdragon 6 Gen 5 menjadi lini yang difokuskan untuk smartphone mid-range dengan fitur yang mulai mendekati kelas flagship. Qualcomm membawa peningkatan performa GPU hingga 21 persen, sekaligus menghadirkan Adaptive Performance Engine 4.0 untuk menjaga stabilitas performa saat menjalankan game berat dalam waktu lama. Chipset ini juga mulai mengadopsi fitur premium seperti dukungan Wi-Fi 7 dan teknologi AI untuk pemrosesan kamera. Qualcomm menyebut Snapdragon Smooth Motion UI sebagai salah satu fitur utama yang mampu mengurangi stutter pada animasi antarmuka dan meningkatkan kelancaran navigasi sistem. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman pengguna kini me...

Samsung Galaxy S27 Di Persimpangan. Mau Harga Tinggi atau Performa Turun?

Samsung Electronics kembali berada di persimpangan sulit. Di tengah krisis harga DRAM global akibat ledakan infrastruktur AI, raksasa Korea Selatan itu dikabarkan mulai mempertimbangkan pemangkasan fitur teknis pada chipset Exynos 2700 demi menekan biaya produksi seri Samsung Galaxy S27 yang diproyeksikan meluncur awal 2027. Laporan terbaru menyebut Samsung kemungkinan menghapus teknologi FOWLP (Fan-Out Wafer-Level Packaging) dari Exynos 2700, meski chip tersebut sudah memakai proses manufaktur 2nm GAA generasi kedua. Langkah ini cukup ironis karena FOWLP justru menjadi salah satu teknologi penting yang sebelumnya dipakai Samsung untuk memperbaiki efisiensi termal dan performa sustain pada lini Exynos. Secara teknis, FOWLP memungkinkan jalur interkoneksi diperluas di luar area die utama chipset. Hasilnya, chip dapat dibuat lebih tipis, memiliki distribusi panas lebih baik, dan mempertahankan performa tinggi lebih lama tanpa throttling berlebihan. Dalam konteks Exynos yang selama bertah...

Awas, Google Chrome Tanam AI Lokal Tanpa Izin!

Google kembali bikin geger setelah Google Chrome ketahuan diam-diam mengunduh model AI lokal Gemini Nano berukuran sekitar 4 GB ke PC pengguna tanpa izin jelas. File raksasa itu muncul di folder “OptGuideOnDeviceModel” dengan nama “weights.bin”, dan diduga dipakai untuk fitur AI seperti scam detection hingga AI writing assistance. Temuan ini diungkap peneliti privasi Alexander Hanff dari blog That Privacy Guy. Yang bikin panas, proses unduhan berlangsung otomatis di latar belakang tanpa notifikasi maupun persetujuan eksplisit pengguna.  Chrome hanya mendeteksi apakah hardware cukup kuat menjalankan AI lokal, lalu langsung menginstal model tersebut. Masalahnya bukan cuma soal privasi. Di tengah harga SSD yang makin tidak masuk akal akibat ledakan AI datacenter, Google justru seenaknya “memakan” 4GB storage pengguna untuk fitur yang bahkan belum tentu dipakai. Pada laptop dengan SSD 256GB, angka itu jelas bukan kecil. Lebih parah lagi, beberapa pengguna melaporkan file tersebut muncu...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Samsung dan SK Hynix Bersaing di Standar RAM Masa Depan

Samsung dan SK Hynix kini tidak lagi sekadar bersaing soal kapasitas produksi memori. Di tengah ledakan industri AI global, keduanya mulai bertarung menentukan fondasi teknologi DRAM generasi berikutnya.  Persaingan ini menjadi semakin krusial karena AI data center modern tidak hanya haus GPU, tetapi juga sangat bergantung pada pasokan HBM dan DRAM berkecepatan tinggi yang kini mulai memasuki fase kritis. Lonjakan kebutuhan AI membuat rantai pasok memori semakin tertekan. HBM, DRAM, hingga NAND kini berebut material produksi yang sama, mulai dari wafer silikon sampai bahan kimia litografi. Situasi ini membuat produsen memori harus mencari cara baru untuk meningkatkan densitas chip tanpa menghancurkan efisiensi produksi. Samsung dilaporkan mengambil pendekatan yang cukup agresif dengan mempertimbangkan penggunaan teknologi Gate-All-Around FET atau GAAFET untuk DRAM generasi baru. Teknologi ini sebelumnya populer di prosesor modern karena mampu meningkatkan efisiensi dan kontrol aru...