Langsung ke konten utama

Aplikasi Shopee Masih Error, Begini Solusinya

Aplikasi jual beli Shopee mengalami gangguan semenjak tanggal 22 Desember 2022 kemarin sampai dengan sekarang tanggal 23 Desember 2022. Para pengguna Shopee mengeluhkan bahwa aplikasi jual beli online terbesar Asia Tenggara ini tidak bisa dibuka dan digunakan.

Bahkan pengguna yang sudah memperbarui Shopee berkali-kali pun, aplikasi Shopee masih tetap error dan tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Pengguna Shopee di App Store maupun Play Store kedua sama-sama mengalami kendala tersebut.


 

Pengguna yang tidak dapat mengakses aplikasi ini mendapatkan notifikasi "Ups, halaman sedang dalam perbaikan. Mohon tunggu sebentar!" dan opsi 'Kembali ke halaman utama'. Namun setelah berkali-kali klik opsi tersebut, pengguna tetap tidak dapat mengakses Shopee.

 Akibatnya para pengguna Shopee banyak berkeluh kesah terhadap aplikasi ini di akun Twitter mereka dan bertanya tanya apakah benar aplikasi mereka error atau hanya aplikasi di smartphone mereka saja yang error. Beberapa keluhan netizen di Twitter diantaranya,

"Shopee ampun deh error mulu" ungkap akun @Sparklingjeen.

"stress dah masa ini shopee error dari kemarin ga bener-bener" dari akun Twitter @winerawhen

"Shopee dah gila masak dari kemarin error gak sembuh" sih. Tanaman guwa mati njir Shopee eror" Keluh akun @fajarsaputra404 yang mengeluhkan game Shopee tanamnya yang belum ia siram dari kemarin semenjak Shopee error.

Berbagai keluhan ditweet para pengguna Shopee. Beberapa netizen bahkan mencoba menghubungi akun Official Shopee Indonesia di Twitter untuk mendapakan solusinya. Dari laman akun Twitter Shopee ini para pengguna yang mengalami kendala disarankan untuk menghapus data pada aplikasi Shopee.

Baca Juga:

"Hi Kak, mohon maaf atas kendala aplikasi shopee error, saat ini terdapat kendala pd sistem shopee. Aku saranin kamu dapat membersihkan data pada aplikasi Shopee kamu di menu Pengaturan Perangkat > Aplikasi > Aplikasi Shopee > Penyimpanan > Bersihkan Data. " Begitu Twit dari akun official Shopee @ShopeeID

Namun sayangnya cara tersebut ketika dilakukan seluruh data pada aplikasi akan dihapus secara permanen mencakup semua file, pengaturan, akun, basis data dan lainnya. Adapun juga pengguna yang mencoba menghapus Cache pada aplikasi Shopee tetap memiliki kendala yang sama saat sebelum membersihkan berkas Cache.

Jadi pengguna mau tidak mau harus menghapus data aplikasi mereka di perangkat smartphone. Tenang saja, akun kalian tetap aman dan tidak dihapus. Hanya data akun diperangkat saja yang terhapus bukan di sistem Shopee. Setelah penghapusan data aplikasi yang ada di perangkat, pengguna dapat Login ulang ke akun Shopee agar aplikasi bisa digunakan kembali.


Postingan Populer

PC Semakin Terpuruk. Harga Mahal Jadi New Normal?

Firma riset pasar IDC memangkas proyeksi pasar PC global dan memperingatkan bahwa industri menghadapi periode sulit hingga setidaknya 2027. Menurut laporan terbaru IDC, pengiriman PC global diperkirakan turun 11,3% tahun ini, jauh lebih buruk dibanding proyeksi sebelumnya yang hanya memperkirakan penurunan 2,4%. Pasar tablet juga ikut melemah, dengan penurunan pengiriman sekitar 7,6%. Penyebab utamanya cukup klasik, kelangkaan memori dan gangguan rantai pasokan. Kenaikan harga komponen membuat produsen kesulitan memproduksi perangkat dalam skala besar sekaligus menjaga harga tetap kompetitif. Ironisnya, meski pengiriman turun, nilai pasar justru diperkirakan naik. IDC memperkirakan nilai pasar PC global bisa mencapai $274 miliar pada 2026, naik sekitar 1,6%, karena harga jual rata-rata perangkat terus meningkat. Dengan kata lain, industri mungkin akan menjual lebih sedikit PC, tetapi dengan harga lebih mahal. IDC juga memperingatkan bahwa masalah pasokan memori bisa bertahan hingga 202...

Smartphone Baterai Terbesar Segera Dirilis? 13.000mAh Cukup?

Rumor terbaru berhembus bahwa Honor tengah menyiapkan smartphone dengan baterai yang hampir terdengar berlebihan. Perangkat yang disebut sebagai Honor X80 GT dikabarkan akan membawa baterai 13.080 mAh. Jika benar, kapasitas ini jauh melampaui standar smartphone modern yang biasanya hanya berada di kisaran 5.000 mAh. Secara teori, ini berarti pengguna bisa melupakan charger selama berhari-hari. Namun secara praktis, pertanyaannya sederhana: seberapa besar dan berat ponsel ini nantinya? Honor sebenarnya sudah bereksperimen dengan baterai besar pada beberapa perangkat sebelumnya yang mendekati 10.000 mAh. X80 GT tampaknya mencoba melangkah lebih jauh, seolah ingin memenangkan lomba angka spesifikasi yang semakin absurd. Bandingkan dengan flagship dari Apple atau Samsung yang masih bermain di kapasitas jauh lebih kecil. Namun pendekatan mereka juga menunjukkan realitas desain: baterai besar selalu datang dengan kompromi pada ketebalan, berat, dan ergonomi. Memang ada perangkat ekstrem sepe...

Militer AS Andalkan AI untuk Serang Iran

Militer AS kini mulai mengandalkan AI untuk mempercepat proses penentuan target serangan. Menurut laporan terbaru, United States Department of Defense mengklaim telah menyerang lebih dari 2.000 target di Iran hanya dalam empat hari. Tempo operasi yang sebelumnya hampir mustahil dicapai dengan proses militer tradisional. Di balik percepatan itu ada sistem analitik militer dari Palantir, yakni Maven Smart System, yang mengolah data dari drone, satelit, dan berbagai sensor medan perang. Sistem ini dipadukan dengan model AI dari Anthropic seperti Claude untuk menyusun rekomendasi target secara real-time. Perubahan utamanya ada pada kecepatan kill chain. Proses yang dulu membutuhkan analisis manusia berjam-jam kini dapat dipadatkan menjadi hitungan menit, atau bahkan detik. Masalahnya, percepatan ini datang dengan konsekuensi yang jarang dibahas secara jujur. Ketika target dihasilkan dan diproses pada kecepatan mesin, pengawasan manusia cenderung menjadi formalitas. Kesalahan kecil dalam da...

Siap-siap. Manusia dan AI Akan Berebutan Listrik!

Morgan Stanley memperingatkan bahwa lonjakan besar kemampuan AI bisa terjadi pada paruh pertama 2026. Menurut laporan terbaru mereka, para eksekutif di laboratorium AI besar di AS sudah memberi sinyal bahwa kemajuan berikutnya bisa “mengejutkan” banyak pihak. Salah satu indikatornya datang dari model terbaru OpenAI, yakni GPT-5.4 Thinking yang disebut mencapai 83% pada benchmark GDPVal, level yang diklaim sudah menyamai pakar manusia dalam sejumlah tugas ekonomi. Namun masalah terbesar bukan lagi algoritma. Masalahnya listrik. Morgan Stanley memperkirakan, di AS saja, bisa jadi akan timbul defisit daya 9-18 gigawatt hingga 2028, atau sekitar 12-25% di bawah kebutuhan komputasi AI. Dengan kata lain, industri mungkin tahu cara membangun AI yang lebih pintar, tetapi belum tentu punya cukup energi untuk menjalankannya. Solusi sementara mulai terlihat agak absurd. Bekas fasilitas mining kripto diubah menjadi pusat komputasi AI, lengkap dengan turbin gas untuk memberi makan rak server. Morga...

Prosesor Server AMD Laku Keras, Kapasitas Produksi Tak Memadai

Demam AI ternyata tidak hanya menguntungkan GPU. Permintaan CPU server juga melonjak tajam, bahkan melampaui perkiraan industri. Hal ini diakui langsung oleh CEO Lisa Su yang menyebut lonjakan permintaan prosesor server sebagai sesuatu yang “di luar ekspektasi”. Dalam konferensi Morgan Stanley, Su mengungkap bahwa pelanggan besar AMD kini menyadari satu hal penting, sistem AI tidak bisa hanya mengandalkan GPU. Infrastruktur AI tetap membutuhkan CPU dalam jumlah besar untuk menangani orkestrasi sistem, manajemen data, dan berbagai proses komputasi pendukung. Akibatnya, permintaan prosesor server seperti AMD EPYC meningkat drastis. Bahkan, menurut Su, banyak pelanggan yang sebelumnya salah menghitung kebutuhan CPU di dalam infrastruktur AI mereka. Situasi ini membuat rantai pasokan AMD mulai terasa ketat. Lonjakan permintaan dalam beberapa kuartal terakhir membuat kapasitas produksi sulit mengejar kebutuhan pasar. AMD kini bekerja sama dengan mitra manufaktur untuk menambah kapasitas dan...