Langsung ke konten utama

iMessage di Android? Tidak akan Ada!

WhatsApp merupakan platform perpesanan instan terpopuler di dunia. Meski demikian, pengguna saat ini dihadapkan dengan berbagai pilihan alternatif, termasuk iMessage, solusi perpesanan instan khusus iPhone.

Di sisi lain, kelemahan dari iMessage adalah ia hanya terbatas untuk ekosistem Apple saja. Pasalnya, raksasa perusahaan IT asal Cupertino, California, Amerika Serikat tersebut tidak pernah meluncurkan iMessage versi Android.


Dan sudah sewajarnya, Apple pun tampaknya tidak tertarik untuk merilis iMessage untuk Android.



Sebenarnya tidak sulit untuk menduga alasan mengapa iMessage terbatas hanya untuk ekosistem Apple saja dan tidak akan ada versi Android-nya.

Ya, apalagi alasannya kalau bukan Apple ingin mencegah orang untuk membeli Android dan memilih iPhone kalau ingin berbincang-bincang dengan rekannya sesama pengguna iMessage.


Meski demikian, dalam keterangannya pada The Wall Street Journal, Craig Federighi, Senior Vice President of Software Engineering Apple menyebutkan alasan utama mengapa iMessage tidak tersedia di Android.

Menurut Federighi, menghadirkan iMessage ke Android akan membuat perusahaan sulit untuk berinovasi di aspek tersebut.

“Kalau kami ingin masuk ke pasar dan membangun sebuah aplikasi, kami ingin membuatnya sedemikian rupa sehingga aplikasi tersebut akan membuat perubahan. Aplikasi ini harus bisa menarik banyak pengguna dan kami harus sanggup menghadirkan pengalaman yang luar biasa,” sebut Federighi.

Namun demikian, Federighi menambahkan, semua itu tidak akan murah. “Saya khawatir bahwa kita tidak berada di posisi untuk melakukan hal tersebut,” ucapnya.


Baca juga:


“Jika kami hanya sekadar merilis aplikasi yang tidak akan banyak penggunanya di platform lain, itu tidak akan berarti apa-apa dan akan membuat kami terhambat dalam melakukan inovasi yang semestinya kami lakukan untuk pengguna kami. Dan kalau kami melakukan hal tersebut, kami tidak akan mendapatkan apa-apa,” sebutnya.

Dengan begitu, sebut Federighi, pihaknya memilih untuk melakukan sesuatu yang akan menghadirkan perbedaan. Pilih di mana Anda akan berinvestasi dan hadirkan sebanyak mungkin pebedaan yang Anda bisa. “Tampaknya ini merupakan pilihan yang tentunya tidak akan memuaskan semua orang,” ucapnya.


Sayangnya, Federighi tidak menjelaskan apa rencana Apple untuk iMessage dalam jangka Panjang. Namun tampaknya, iMessage versi Android tidak akan mungkin tersedia. Setidaknya untuk dalam waktu dekat ini.

Postingan Populer

Apple Maps Hapus Wilayah Lebanon Selatan, Diduga Dukung Operasi Israel

Langkah kontroversial dilakukan Apple setelah pengguna menemukan bahwa sebagian besar label wilayah di Lebanon Selatan menghilang dari layanan Apple Maps. Hilangnya nama desa dan kota di kawasan tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Hezbollah, memicu spekulasi bahwa ini bukan sekadar kesalahan teknis biasa. Berbeda dengan Apple Maps, platform lain seperti Google Maps masih menampilkan informasi geografis secara lengkap di wilayah yang sama. Ketimpangan ini memperkuat dugaan bahwa perubahan pada Apple Maps bukanlah fenomena global, melainkan keputusan spesifik yang berpotensi memiliki implikasi geopolitik. Dalam konteks konflik, peta digital bukan hanya alat navigasi, tetapi juga instrumen informasi strategis. Penghapusan label wilayah dapat mengurangi visibilitas suatu area, baik bagi masyarakat sipil, organisasi bantuan, maupun pihak luar yang mencoba memahami situasi di lapangan. Dalam skenario ekstrem, hal ini bisa dianggap sebagai bentuk “penghapusan dig...

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Intel Core Ultra Series 3 Resmi Diluncurkan di Indonesia

Setelah debut global di ajang CES 2026, Intel resmi membawa prosesor terbarunya, Intel Core Ultra Series 3, ke pasar Indonesia. Kehadiran generasi ini langsung menempatkan Intel di pusat tren yang sedang naik daun, yakni AI PC.  Namun di balik narasi besar tersebut, pertanyaan utamanya tetap sama. Apakah ini lompatan nyata, atau sekadar evolusi yang dibungkus istilah baru? Secara arsitektural, Core Ultra Series 3 dibangun di atas proses Intel 18A dengan pendekatan SoC yang mengintegrasikan CPU, GPU, dan NPU dalam satu paket. Ini memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat tanpa ketergantungan cloud. Intel mengklaim NPU-nya mampu mencapai hingga 50 TOPS, angka yang secara teoritis cukup untuk menangani berbagai workload AI modern, mulai dari inferensi hingga generative tasks ringan. Di atas kertas, spesifikasinya terlihat menjanjikan. Varian tertinggi menawarkan hingga 16 core CPU dan GPU berbasis Intel Arc dengan 12 Xe-core. Intel mengklaim peningkatan performa multi...

Monitor Eksternal untuk MacBook Dirilis oleh BenQ

BenQ resmi meluncurkan lini monitor MA Series di Indonesia. Seri ini secara spesifik ditujukan untuk pengguna MacBook yang membutuhkan layar eksternal dengan konsistensi visual, terutama dalam hal warna, ketajaman, dan karakter tampilan yang mendekati panel bawaan Apple. Secara positioning, MA Series mencoba mengisi celah yang selama ini cukup relevan yakni monitor eksternal yang benar-benar “match” dengan ekosistem Mac. Namun, pendekatan ini juga memunculkan pertanyaan, apakah ini solusi nyata atau sekadar diferensiasi marketing di pasar monitor premium? Dari sisi lineup, BenQ menawarkan beberapa varian dengan pendekatan berbeda. Model seperti MA270U dan MA320U hadir dengan resolusi 4K dan panel Nano Matte, yang berfokus pada kenyamanan visual dengan minim pantulan cahaya. Ini relevan untuk penggunaan jangka panjang, terutama di lingkungan kerja dengan pencahayaan tinggi. Sebaliknya, MA270UP dan MA320UP menggunakan panel Nano Gloss yang menonjolkan kontras dan vibransi warna. Karakter...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...