Langsung ke konten utama

Produksi iPhone 14 dan 14 Plus Dikurangi. Mengapa?

Apple baru saja merilis smartphone anyar andalan mereka yakni iPhone 14, iPhone 14 Plus, iPhone 14 Pro, dan iPhone 14 Pro Max awal bulan ini. Namun demikian, meski baru saja dirilis, ada kabar buruk menghantam seri iPhone 14 dan 14 Plus. Apa itu?

Ya, meskipun ulasan dan feedback pengguna terhadap kedua perangkat tersebut sangat luar biasa, namun sedikitnya perubahan desain dari model iPhone 14 non-Pro mengecewakan beberapa penggemar yang mengharapkan peningkatan yang lebih substansial dari iPhone 13.


Tidak mengherankan. Sebagai contoh, konsumen di China tampaknya memilih iPhone 14 Pro dan 14 Pro Max. Kesimpulan ini dilontarkan oleh South China Morning Post (SCMP).



Menurut media terkemuka tersebut, Foxconn, sang produsen iPhone telah membongkar beberapa jalur produksi untuk iPhone 14 dan 14 Plus. Alasannya adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi bagi model iPhone 14 Pro.


Foxconn sendiri menolak berkomentar tentang masalah ini dan menyebut laporan tersebut sebagai "rumor pasar" belaka.

Namun demikian, Will Wong, analis IDC, mengonfirmasikan bahwa penjualan iPhone 14 memang lebih lesu dibandingkan model iPhone 14 Pro, dengan penjualan iPhone 14 Pro Max merupakan model yang penjualannya paling baik.

Analisis IDC sejalan dengan komentar yang dibuat oleh analis Apple terkenal Ming-Chi Kuo yang menyatakan bahwa jika Foxconn memang membuat perubahan pada jalur produksi.

Sebagai gambaran, perangkat iPhone 14 Pro akan berjumlah 60 hingga 65% dari total penjualan dengan iPhone 14 Pro Max sendiri menempati hingga 35% dari keseluruhan volume.


Baca juga:


Selain itu, SCMP melaporkan (melalui Sandalwood Advisors) bahwa penjualan iPhone 14 atau 14 Plus turun 71% dari hari pre-order ditayangkan hingga 19 September vs seri iPhone 13. Di sisi lain, iPhone 14 Pro dan 14 Pro Max mencatat peningkatan penjualan sebesar 38% selama periode yang sama.

Analisis tersebut didasarkan pada penjualan seri iPhone 14 di platform e-commerce China bernama Tmall.

Singkat cerita, perangkat iPhone 14 standar dilaporkan tren penjualannya relatif lebih buruk daripada model Pro di Cina.


Salah satu alasan yang mungkin menjadi pemicunya adalah perbedaan spesifikasi yang lebih besar antara versi non-Pro dan Pro, membuat perangkat Pro jauh lebih baik untuk harganya daripada versi dasar.

Meskipun demikian, masih terlalu dini untuk mengatakan dengan pasti seberapa baik kinerja ponsel selama tahun-tahun berikutnya meskipun angka-angka awal ini tidak terlihat bagus untuk model iPhone 14 non-Pro.

Postingan Populer

Adu Laptop Tipis Kelas Atas 2026. Harga Selangit, Tapi Adakah yang Benar-Benar Sempurna?

ASUS ExpertBook Ultra B9406, Apple MacBook Air M5, dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition sama-sama mengklaim jadi laptop tipis kelas atas terbaik tahun ini. Setelah dicek satu per satu ke spesifikasi resmi dan sejumlah hasil pengujian independen, gambarannya ternyata tidak sesederhana tabel spesifikasi di atas kertas. Ya, tahun 2026 jadi momentum ramai bagi laptop tipis kelas premium. Intel akhirnya menuntaskan peluncuran Panther Lake ke segmen korporat, Apple menyegarkan MacBook Air dengan chip M5, dan Lenovo kembali memoles formula ThinkPad X1 Carbon lewat Aura Edition generasi ke-14. Ketiganya diklaim produsennya masing masing sebagai puncak rekayasa laptop tipis tahun ini. Ketiganya sama sama berbodi 13 sampai 14 inci dan berbobot di bawah 1,25kg, tetapi menyasar pembeli yang cukup berbeda. ASUS ExpertBook Ultra dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon membidik pembeli korporat dan kalangan C-level, sementara Apple MacBook Air M5 lebih menyasar profesional kreatif dan pengguna lif...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Kabar Gembira. Hape untuk AI 100B Parameter Hadir di 2028

CEO Qualcomm Cristiano Amon memperkirakan smartphone pada 2028 akan mampu menjalankan large language model (LLM) dengan 100 miliar parameter secara berkelanjutan. Dalam wawancara dengan Fireside Alpha, Amon juga mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan AI sedang mengembangkan smartphone dengan kemampuan tersebut. Namun, ia tidak menyebutkan nama perusahaan maupun mengungkap peta jalan teknis untuk mewujudkannya. Tantangan terbesarnya adalah kapasitas memori. Di tengah kenaikan harga dan keterbatasan pasokan DRAM, sejumlah produsen smartphone justru menahan pengembangan model dengan RAM lebih besar. Padahal, menjalankan LLM 100 miliar parameter membutuhkan kapasitas memori jauh melampaui konfigurasi smartphone saat ini. Sebagai gambaran, model 100B dengan kuantisasi 4-bit membutuhkan sekitar 50GB memori hanya untuk bobot model, belum termasuk sistem operasi, aplikasi, dan KV cache untuk konteks percakapan. Bahkan, kuantisasi 2-bit masih memerlukan sekitar 25GB untuk bobot model saja. Keb...

RTX 5090 Stop Diproduksi, Gamer Cukup dengan RTX 5080 24GB

Nvidia dikabarkan berencana menghentikan produksi GeForce RTX 5090 dan mengalihkan pasokan chip grafis GB202 ke lini kartu grafis profesional RTX PRO. Sebagai alternatif bagi gamer yang membutuhkan kapasitas memori besar, perusahaan tersebut disebut sedang menyiapkan GeForce RTX 5080 dengan VRAM 24GB. Namun, kedua kabar ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Nvidia. RTX 5090 diluncurkan pada Januari 2025 dan menggunakan GPU Blackwell GB202 dengan VRAM GDDR7 32GB. Chip yang sama juga digunakan pada sejumlah kartu grafis profesional, termasuk RTX PRO 6000 berkapasitas memori 96GB. Menurut laporan yang beredar, meningkatnya permintaan akselerator AI serta mahalnya DRAM dapat mendorong Nvidia memprioritaskan produk profesional yang menawarkan nilai bisnis lebih tinggi. Tekanan harga juga terlihat di pasar konsumen. Laporan sumber menyebut RTX 5090 telah dijual dengan harga di atas US$6.000, jauh melampaui posisi harga yang lazim untuk kartu grafis gaming. Sementara itu, harga kartu RTX P...

Kado Pengantin Terbaik untuk Pria. Asus ROG Astral RTX 5090!

Mengharukan. Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen emosional seorang pengantin pria di China ketika menerima hadiah pernikahan berupa kartu grafis Asus ROG Astral GeForce RTX 5090. Bukan kartu grafis biasa, GPU kelas flagship tersebut diklaim bernilai hingga US$12.000 atau lebih dari empat kali lipat harga peluncurannya. Video yang dibagikan sejumlah akun di platform X, termasuk @RT_Visual_on_X, menunjukkan reaksi haru sang pengantin saat menerima hadiah dari istrinya. Setelah menangis, ia kemudian memamerkan kartu grafis tersebut kepada para tamu seperti sebuah trofi. Meski demikian, belum ada konfirmasi apakah peristiwa itu baru terjadi atau berlangsung beberapa bulan sebelumnya. Nilai hadiah tersebut tidak terlepas dari kondisi pasar kartu grafis kelas atas. Ketika diluncurkan, Asus ROG Astral RTX 5090 dibanderol sekitar US$2.799. Namun, menurut laporan sumber, harganya kini melonjak hingga US$12.000. Kelangkaan pasokan dan tingginya permintaan GPU untuk keb...