Langsung ke konten utama

Oppo Find X5 Pro, Kini Pakai Kamera Hasselblad

Oppo baru-baru ini merilis smartphone seri Find X5 Pro 5G terbaru mereka. Perangkat satu ini dirilis dengan kamera yang dibangun dari kerjasama mereka dengan Hasselblad. 

Seperti diketahui, Hasselblad sendiri merupakan perusahaan pembuat kamera dari Swedia yang terkenal dengan kamera medium format.


Di atas kertas, smartphone tersebut hadir dengan beberapa spesifikasi kamera yang patut diperhatikan. Misalnya mulai dari pengaturan tiga kamera di bagian belakang. Lalu, apakah hanya sampai di situ? 

Lebih jauh lagi, kolaborasi Oppo dengan Hasselblad berarti bahwa ponsel tersebut hadir dengan fitur-fitur eksklusif berkemampuan Hasselblad seperti Natural Color Calibration saat menggunakan mode Pro, XPan, dan banyak lagi.


Untuk lebih jelasnya mari kita sama-sama jabarkan.

Tampilan 

Oppo Find X5 Pro hadir dalam dua sentuhan warna yang memukau yaitu Glaze Black dan Ceramic White, yang menghiasi bodi keramik premium yang berbobot dan bingkai aluminium halus yang dipoles dalam smartphone satu ini.

Bagian belakang Oppo Find X5 Pro ini memiliki tonjolan kamera tidak seperti ponsel lain yang pernah kami lihat. Alih-alih tonjolan gaya step-up yang terasa terpisah dari bagian ponsel lainnya, Oppo merancang kluster kamera yang meleleh ke bagian badan smartphone ssehingga  menciptakan hasil akhir yang mulus.

Ini tentu saja unik dan menarik, dan sama mengesankannya dengan sistem kamera yang ada di dalamnya. Di dalamnya terdapat jajaran kamera Hasselblad yang tangguh, terdiri dari kamera utama 50MP, kamera ultra lebar 50MP yang mencapai bidang pandang 110 derajat, dan kamera telefoto 13MP.

Di bagian depan smartphone ini terdapat layar melengkung 6,7 inci yang berjalan pada resolusi 3216 x 1440 (525ppi) dalam rasio aspek 20:9, dan layar LTPO AMOLED mendukung kecepatan refresh yang bervariasi sampai dengan 120Hz. 

Layar Oppo Find X5 Pro memiliki kamera berlubang yang terletak di sudut kiri atas yang dapat digunakan untuk pengenalan wajah dan tetap tidak mengganggu pengalaman menonton. Ada juga pemindai sidik jari di bawah layar untuk otentikasi biometrik.

Untuk kualitas gambar, Oppo Find X5 Pro ini terbilang jernih dan memberikan kinerja HDR yang solid, membuat pengalaman menonton yang lebih menyenangkan secara keseluruhan. Ketika menonton di layar Oppo Find X5 Pro, pengalaman menonton akan tampak hebat di layar AMOLED.

Secara default, Oppo hadir dalam mode Vivid yang sedikit berlebihan yang cenderung terlalu menonjolkan warna, meskipun ada serangkaian pengaturan gambar, termasuk mode Cinematic yang menggunakan Display P3 untuk reproduksi warna yang tampak setia, serta Brilliant. 

Mode yang menggunakan gamut warna terluas untuk gambar yang hampir menyilaukan. Terdapat juga opsi untuk menyesuaikan suhu warna di beberapa preset. Meski begitu, terlepas dari sejumlah besar penyesuaian, Find X5 Pro tidak pernah mencapai akurasi sinematik dari saingannya yaitu Sony-nya, terutama ketika yang terakhir dalam Mode Otomatis.

Chipset

Oppo Find X5 Pro menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1 yang dipasangkan dengan RAM 12GB. Keduanya membuat smartphone ini dapat berjalan dengan lancar. 

Aplikasi dimuat dengan cepat dan ada opsi manajemen perangkat lunak yang berguna untuk memastikan ponsel berjalan dengan efisiensi maksimum. 

Namun, ada beberapa contoh di mana perangkat lunaknya agak mengganggu. Misalnya, ketika Anda mencoba untuk menutup semua aplikasi dan smartphone mengsugestikan bahwa kita tidak perlu menutup semua aplikasi. Android 12 ditanamkan dalam Opo Find X5 Pro ini, dengan antarmuka ColorOS dari Oppo.

Kamera

Kamera belakang Oppo Find X5 Pro 5G terdiri dari kamera utama 50MP, kamera ultra lebar 50MP yang mencapai bidang pandang 110 derajat, dan kamera telefoto 13MP. 

Sistem kamera pada Oppo Find X5 Pro ini sangat ideal untuk fotografer pemula, dengan setiap lensa yang diperlukan untuk menangkap target jarak dekat, atau memotret pemandangan luas menjadi satu bidikan. Warna terlihat mencolok dan bersama dengan layar ponsel yang berwarna-warni, Find X5 Pro adalah pendamping yang ideal untuk mengambil gambar saat bepergian.

Find X5 Pro juga menampilkan branding Hassleblad yang menonjol. Terdapat filter gaya foto antik Hasselblad "xpan" khusus, serta mode fotografi Pro yang disetel warna Hassleblad yang konon memberikan warna lebih alami.

Sementara itu, kamera depan Find X5 Pro sama sekali kurang mengesankan. Berukuran 32MP, f/2.4 21mm dan terbatas pada resolusi 1080p pada maksimum 30 frame per detik. 




Baca juga:


Baterai dan Audio

Dibundel dalam kemasan Oppo Find X5 Pro, adaptor pengisian daya yang hadir adalah SuperVooc 80W. Sangat menyenangkan ketika pengisi daya yang dibundel dalam kemasan sudah dapat mengisi daya ponsel dengan kecepatan tinggi. Disinyalir pengisian daya 50 persen hanya membutuhkan waktu 12 menit.

Oppo mengklaim teknologi baterai baru mereka harus menghasilkan 1600 siklus pengisian sebelum baterai 5000mAh diturunkan ke kapasitas 80%. Ini berbeda dengan rata-rata industri 500 hingga 800 siklus, sehingga umur keseluruhan perangkat harus sangat baik.

Meskipun gambar Oppo Find X5 Pro secara keseluruhan bagus, namun agak dikecewakan oleh kinerja audionya, dengan kurangnya ekspresi dinamis dan penggerak berirama, serta bass yang sedikit lembek saat menggunakan berbagai headphone yang dengan USB pihak ketiga yang diperlukan. -C ke adaptor 3.5mm.


Instrumen yang dihasilkan Oppo Find X5 Pro tidak memiliki tekstur dan gema. Hal yang sama dapat dikatakan sehubungan dengan speaker Oppo. Mereka juga mengacaukan karya-karya seperti musik klasik dengan pengaturan yang sama terkompresi, sesak dan kurangnya definisi secara keseluruhan, menghambat komposisi besar karya tersebut dan menjadikannya pilihan yang kurang ideal.

Untuk sesuatu yang lebih konvensional, lagu-lagu pop masih terdengar bagus, meskipun tidak jauh lebih baik dari suara yang dihasilkan lagu klasik. Bassline yang berdebar pasti ada, tetapi tidak memiliki definisi dan terdengar agak lembut. Untungnya, bassnya tidak terlalu sombong, jadi vokalnya tetap jernih dan tidak nyaru dengan suara musik.

Selain itu ada beragam spesifikasi lain yang turut hadir pada Oppo Find X5 Pro ini antara lain dukungan Dolby Atmos di aspek audio, WiFi 6, Bluetooth 5.2, dan NFC. Untuk harganya Oppo Find X5 Pro ini dibandrol dengan harga Rp14.999.000.

Postingan Populer

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Apple Maps Hapus Wilayah Lebanon Selatan, Diduga Dukung Operasi Israel

Langkah kontroversial dilakukan Apple setelah pengguna menemukan bahwa sebagian besar label wilayah di Lebanon Selatan menghilang dari layanan Apple Maps. Hilangnya nama desa dan kota di kawasan tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Hezbollah, memicu spekulasi bahwa ini bukan sekadar kesalahan teknis biasa. Berbeda dengan Apple Maps, platform lain seperti Google Maps masih menampilkan informasi geografis secara lengkap di wilayah yang sama. Ketimpangan ini memperkuat dugaan bahwa perubahan pada Apple Maps bukanlah fenomena global, melainkan keputusan spesifik yang berpotensi memiliki implikasi geopolitik. Dalam konteks konflik, peta digital bukan hanya alat navigasi, tetapi juga instrumen informasi strategis. Penghapusan label wilayah dapat mengurangi visibilitas suatu area, baik bagi masyarakat sipil, organisasi bantuan, maupun pihak luar yang mencoba memahami situasi di lapangan. Dalam skenario ekstrem, hal ini bisa dianggap sebagai bentuk “penghapusan dig...

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Apple Siapkan Perangkat Lipat. Layarnya dari Samsung

Langkah agresif kembali diambil Samsung Electronics dengan mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok layar foldable kepada Apple. Kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sinyal kuat pergeseran peta persaingan di industri komponen premium. Berdasarkan sejumlah laporan, Apple memilih Samsung sebagai satu-satunya pemasok panel OLED lipat karena keterbatasan alternatif. Kompetitor seperti BOE dinilai belum mampu menyamai kualitas, sementara LG Display masih menghadapi tantangan dalam produksi massal panel foldable yang kompleks.  Ini menempatkan Samsung dalam posisi dominan, bukan hanya sebagai pemasok, tetapi sebagai gatekeeper teknologi layar lipat. Dari sisi finansial, momentum ini datang di waktu yang tepat. Samsung telah memproyeksikan lonjakan laba operasional signifikan, didorong oleh pemulihan pasar memori dan kontrak bernilai tinggi seperti ini. Bahkan, analis memperkirakan potensi Samsung melampaui Nvidia dalam perolehan profit global dal...