Langsung ke konten utama

TUF Gaming F15 FX506, Laptop Gaming Entry Terbaik Asus

Melengkapi jajaran produk laptop gaming berbasis Intel H45 alias Intel Core i generasi ke-11, Asus Indonesia akhirnya meresmikan varian TUF Gaming F15 FX506. Ia menemani seri Zephyrus M16 dan Zephyrus S17 yang sudah hadir lebih dulu.

Meski diluncurkan bersamaan, namun ketersediaan massal dari TUF Gaming F15 FX506 ini sedikit tertunda. Namun akhirnya kini pengguna sudah bisa menikmatik laptop gaming entry level terbaik Asus, mulai dari versi Core i5 sampai Core i9.


Ya, Anda tidak salah baca. TUF Gaming, laptop gaming entry level dari Asus kini hadir lengkap. Jika sebelumnya hanya tersedia dengan prosesor Intel Core i5 dan dibatasi sampai Core i7 saja, TUF Gaming F15 FX506 versi 2021 ini hadir hingga Core i9. 



Kali ini, kita akan membahas varian yang paling terjangkau. Asus TUF Gaming FX506 yang diperkuat dengan prosesor Intel Core i5 generasi ke-11 dan grafis Nvidia GeForce RTX 3050. Seperti apa?


Desain Ringkas, Tangguh, dan Mudah Di-Upgrade
Meski ukuran panjang dan lebarnya sama dengan generasi sebelumnya, TUF Gaming F15 FX506 terbaru kini hadir dengan bodi yang lebih tipis. Menariknya lagi, laptop gaming tersebut kini dilengkapi dengan baterai yang lebih besar namun tetap memiliki opsi port dan upgrade yang lengkap.

Selain berbeda dari sisi dimensi bodi, versi baru ini hadir dengan tampilan dan logo baru. Logo TUF Gaming kini tampil lebih simpel yang tetap menggambarkan nuansa modern sekaligus tangguh.

Berbicara soal ketangguhan, TUF Gaming F15 FX506 terbaru juga telah mengantongi sertifikasi MIL-STD 810H yang artinya telah lolos berbagai pengujian ketahanan berstandar militer AS.

Yang paling menarik dari TUF Gaming F15 FX506 terbaru adalah tersedianya opsi upgrade yang melimpah.

Seluruh lini produk TUF Gaming F15 FX506 terbaru hadir dengan dua slot DDR4 SO-DIMM RAM yang dapat menampung memori dengan kapasitas total hingga 32GB. Laptop gaming ini juga telah menggunakan M.2 NVMe PCIe Gen3 SSD berkapasitas 512GB dan Anda masih bisa menyematkan satu lagi M.2 PCIe SSD di laptop ini pada slot kedua yang disediakan.

Dengan demikian, Anda tetap leluasa melakukan upgrade serta tetap mendapatkan opsi upgrade penyimpanan dan memori terbaik.

Di samping opsi upgrade yang cukup melimpah, TUF Gaming F15 FX506 terbaru juga dibekali dengan baterai berkapasitas lebih besar dibandingkan seri pendahulunya. Kini TUF Gaming F15 FX506 terbaru memiliki baterai berkapasitas hingga 90Whr atau sekitar dua kali lipat dari seri TUF Gaming generasi sebelumnya.

Berkat kapasitas baterai yang lebih besar, TUF Gaming F15 FX506 terbaru tetap nyaman digunakan sebagai laptop gaming yang memiliki daya tahan baterai cukup panjang.

Dalam pengujian menggunakan PCMark 10 Battery Test pada mode Modern Office, TUF Gaming F15 FX506 terbaru mampu bertahan hingga lebih dari 5 jam penggunaan. Angka tersebut tergolong cukup bagus untuk sebuah laptop gaming yang memiliki spesifikasi lebih tinggi dari rata-rata laptop consumer mainstream meski bukan yang terbaik.

Fitur Konektivitas dan Audio yang Mantap
Port lengkap pada sebuah laptop gaming adalah sebuah keharusan. Port yang lengkap memungkinkan pengguna laptop gaming untuk menghubungkan berbagai perangkat lainnya.

Apalagi di dunia gaming, banyak sekali perangkat tambahan yang bisa dihubungkan untuk meningkatkan pengalaman bermain, mulai dari controller, HOTAS, hingga mouse atau bahkan keyboard gaming.

Untuk itulah Asus tetap menghadirkan TUF Gaming F15 FX506 terbaru dengan port yang lengkap. Tidak hanya USB Type-A dan Type-C, TUF Gaming F15 FX506 terbaru juga dilengkapi dengan port HDMI sehingga Anda dapat lebih mudah saat menghubungkan monitor eksternal.

Monitor eksternal juga dapat dihubungkan menggunakan port USB Type-C yang juga telah mendukung fitur DisplayPort. Di beberapa varian TUF Gaming F15 FX506 terbaru, port USB Type-C yang digunakan bahkan mendukung teknologi Thunderbolt 4.

Teknologi port tersebut memiliki bandwidth yang lebih besar untuk kecepatan transfer data yang lebih baik. Thunderbolt 4 juga mendukung penggunaan layar eksternal beresolusi tinggi yaitu hingga 8K.

TUF Gaming F15 FX506 terbaru juga telah dilengkapi dengan WiFi 6 802.11ax yang menawarkan kecepatan transfer data yang lebih baik dari WiFi generasi sebelumnya.

Jika Anda adalah gamer yang masih suka mengandalkan koneksi kabel, TUF Gaming F15 FX506 terbaru juga menyediakan port gigabit ethernet. Dengan demikian, Anda tidak perlu lagi membeli dongle ekstra untuk terkoneksi menggunakan kabel.

Tidak hanya dari sisi port, TUF Gaming F15 FX506 terbaru secara mengejutkan juga dibekali dengan fitur audio yang dahsyat. Laptop gaming ini dibekali dengan teknologi virtual 7.1 surround menggunakan DTS:X Ultra. Anda bahkan bisa mengatur sendiri pengaturan audio-nya melalui preset yang telah disediakan atau bahkan lewat equalizer yang disediakan.

Meski tampil sebagai laptop gaming terjangkau, TUF Gaming F15 FX506 terbaru kini dilengkapi dengan teknologi Two-Way AI Noise Cancellation.

Teknologi tersebut memungkinkan suara yang diterima dan dikirim bebas dari berbagai suara bising yang ditangkap oleh mikrofon. Teknologi ini membuat komunikasi saat bermain game atau bahkan melakukan live streaming menjadi lebih jelas dan lancar.

Performa Hardware yang Powerful
Prosesor High Performance 11th Gen Intel Core terbaru merupakan komponen utama yang membuat TUF Gaming F15 FX506 tampil lebih powerful dari generasi sebelumnya. Kali ini kami menggunakan laptop dengan spesifikasi paling rendah yaitu yang dibekali dengan CPU Intel Core i5-11400H.

CPU tersebut memang bukan yang paling kencang di antara jajaran CPU 11th Gen Intel Core namun telah dibekali dengan konfigurasi 6 core 12 thread dan mampu berjalan dengan kecepatan pemrosesan hingga 4,5GHz.

Prosesor tersebut juga didukung oleh penggunaan RAM DDR4-3200 dengan kapasitas 8GB yang bisa di-upgrade hingga 32GB serta penyimpanan menggunakan M.2 NVMe PCIe SSD dengan kapasitas hingga 512GB. 

Gamer juga tetap dapat melakukan upgrade pada RAM dan penyimpanannya dengan mudah melalui fitur pop-open screw yang dirancang khusus agar pengguna TUF Gaming F15 FX506 dapat dengan mudah mengakses komponen yang ada di dalamnya.

Yang menjadi pusat performa grafisnya adalah chip grafis Nvidia RTX 3050. Dengan GPU ini, laptop siap menaklukkan berbagai game PC modern yang ada saat ini.

Tidak hanya itu, penggunaan GeForce RTX 3000 Series juga membuat TUF Gaming F15 FX506 dapat menjalankan berbagai fitur grafis modern seperti RTX real-time ray-tracing dan Nvidia DLSS 2.0.

Selain game, chip grafis tersebut juga sangat mumpuni bagi para gamer sekaligus content creator. Berkat arsitektur Ampere terbaru yang terdiri dari RT core, CUDA core, Tensor core, dan streaming core di dalam chip grafis GeForce RTX 30 Series, TUF Gaming F15 FX506 dapat diandalkan untuk berbagai kegiatan kreatif seperti video editing hingga live streaming.


Baca juga:


Agar pengalaman gaming lebih maksimal, Asus membekali TUF Gaming F15 (FX506)  dengan layar berukuran 15,6-inci yang memiliki refresh rate hingga 144Hz serta response time 3ms. Layar tersebut juga dibekali dengan teknologi Adaptive-Sync sehingga membuat sesi bermain game menjadi lebih nyaman tanpa efek tearing serta stuttering.

Bagaimana performanya? Berikut adalah berbagai hasil benchmark performa laptop TUF Gaming F15 FX506 dengan CPU Intel Core i5-11400H dan GPU Nvidia GeForce RTX 3050:





Berikut adalah hasil pengujian sistem pendingin melalui metode stress test menggunakan 3DMark Time Spy pada mode 20 kali pengulangan pengujian:

Dapat dilihat bahwa selama pengujian tersebut baik suhu CPU maupun GPU berada di kisaran rata-rata 71°C. Meski ada beberapa momen performance boost yang menyebabkan suhu bisa mencapai 90°C, namun hal tersebut sangat singkat dan sistem pendingin bisa langsung menurunkan suhunya kembali ke kisaran 70°C dengan cepat.


Kesimpulan
Dapat dilihat dari hasil benchmark yang didapat, Asus TUF Gaming F15 FX506 dengan CPU Intel Core i5-11400H dan GPU Nvidia GeForce RTX 3050 masih mampu menjalankan game AAA terkini dengan sangat baik bahkan di pengaturan grafis “High”.

Dengan banderol harga tidak lebih dari Rp16 juta untuk saat ini, TUF Gaming F15 FX506 merupakan salah satu laptop gaming terjangkau yang terbaik. Anda tak perlu meragukan kombinasi Intel Core i5 dan RTX 3050 pada laptop ini.

Postingan Populer

Harga Prosesor Intel Core Gen 12 Sampai 14 Naik hingga 30%

Intel resmi menaikkan harga untuk lini prosesor Core generasi ke-12, ke-13, dan ke-14 di seluruh dunia. Kabar yang sebelumnya hanya rumor kini terbukti, setelah penyesuaian harga mulai terlihat di berbagai retailer dan distributor di Asia serta Eropa. Kenaikan harganya bervariasi antara 6 hingga 30 persen, tergantung modelnya. Dan untuk beberapa chip populer, dampaknya cukup terasa di kantong konsumen. Gelombang pertama kenaikan terjadi di Korea Selatan dan Jepang, di mana prosesor mainstream seperti Core i5-12400F naik dari 159.000 won menjadi 177.000 won (sekitar USD 132). Sementara Core i3-13400F dan i3-14100F masing-masing naik sekitar 14% dan 15%.  Prosesor kelas atas lebih parah. Harga prosesor Intel Core i5-14600KF naik 13% dan i5-14400F sekitar 6%. Adapun Core i9-13900K melonjak hampir 30%, menembus harga 1 juta won di beberapa toko. Eropa tampaknya mengikuti pola serupa, meski lebih lambat. Retailer di Jerman dan Spanyol mulai menyesuaikan harga untuk model kelas menengah ...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Perang AI Kini Meluas ke Infrastruktur dan Pendanaan

Persaingan industri kecerdasan buatan tidak lagi hanya berlangsung pada pengembangan model AI atau layanan cloud. Google kini mulai mengadopsi strategi yang selama ini identik dengan Nvidia, yakni menggunakan dukungan pendanaan dan jaminan finansial untuk memperluas adopsi chip AI miliknya. Menurut laporan The Wall Street Journal, Google menawarkan berbagai skema pembiayaan kepada operator pusat data guna mendorong penggunaan Tensor Processing Unit (TPU). Salah satu contohnya adalah proyek pusat data Lake Mariner di kawasan Danau Ontario, Amerika Utara, yang memperoleh jaminan finansial senilai US$3,2 miliar dari Google. Infrastruktur tersebut nantinya akan menyewakan kapasitas komputasi berbasis TPU kepada Anthropic. Strategi tersebut menandai perubahan penting dalam persaingan industri AI. Selama beberapa tahun terakhir, Nvidia mendominasi pasar akselerator AI melalui GPU yang digunakan untuk pelatihan dan inferensi model kecerdasan buatan. Dominasi itu tidak hanya didukung oleh keun...

Temukan Celah, Sanksi Chip AS ke Huawei Kini Bukan Masalah

Sanksi Amerika Serikat terhadap Huawei pada 2019 sempat dianggap sebagai pukulan telak yang dapat menghentikan ambisi perusahaan tersebut di industri semikonduktor. Larangan akses terhadap chip, perangkat lunak, dan teknologi manufaktur modern membuat banyak analis memperkirakan Huawei akan kesulitan bersaing di pasar global.  Namun, tujuh tahun kemudian, perusahaan asal China itu mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Pada konferensi semikonduktor di Shanghai, Huawei memperkenalkan teknologi logic stacking yang memungkinkan sirkuit chip disusun dalam beberapa lapisan untuk meningkatkan performa komputasi. Pendekatan ini menjadi alternatif terhadap metode konvensional yang mengandalkan transistor dengan ukuran semakin kecil. Teknologi tersebut dinilai dapat membantu China mengurangi ketergantungan terhadap peralatan manufaktur paling canggih. Langkah ini menjadi penting karena China masih tidak memiliki akses terhadap mesin litografi EUV buatan ASML yang digunakan untuk memprod...