Langsung ke konten utama

Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Legion Y540

Penjelasan soal kelebihan dan kekurangan Lenovo Legion Y540 bisa menjadi informasi penting untuk Anda yang sedang mencari dan mempertimbangkan untuk membeli laptop yang satu ini.

Setiap laptop yang dilahirkan dari berbagai merek tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi, Anda jangan khawatir jika terdapat kekurangan karena akan tertutupi dengan adanya kelebihan produk yang bersangkutan.


Lalu, untuk Lenovo Legion Y540 ini, apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangannya yang bisa kita jadikan bahan pertimbangan?




Pertama-tama, kita akan mulai dari kelebihannya terlebih dahulu. Mari kita sebutkan satu-persatu.

Kelebihan dari Lenovo Legion Y540

Body yang tipis dan ramping
Laptop Lenovo Legion Y540 ini memiliki body yang cukup ramping karena tebalnya hanya 2,58 centimeter saja.

Bisa Anda bayangkan, simpel banget bukan ukuran tebalnya? Karena memiliki ukuran yang cukup tipis, berat yang dihasilkan juga hanya 2,4kilogram saja.

Desain yang ramping ini membuat Anda bisa membawa laptop Lenovo Legion Y540 kemana saja. Hadirnya laptop ini juga dapat mengurangi stigma laptop yang gaming belum tentu tebal dan berat.

Desain elegan
Desain yang digunakan oleh Lenovo Legion Y540 memiliki warna yang serba hitam. Tapi pada bagian belakang laptop ini terdapat sedikit polesan estetik yang dapat menampilkan kesan lebih elegan.

Selain itu polesan warna yang terdapat pada keyboard sehingga memberikan lebih banyak kesan garang pada laptop gaming yang satu ini.

Performa handal
Adanya performa yang handal ini karen spesifikasi yang dimiliki juga handal. Berikut inilah spesifikasinya:

  • Kamera HD 720
  • konektivitas wifi dan bluetooth
  • Processor Intel Core i7
  • RAM 16GB DDR4
  • Layar 15,6 inci
  • Storage 256 SSD dan 1TB HDD
  • Laptop tersebut cocok juga untuk gaming karena sudah dilengkapi RAM 8 GB dan kartungrafus GTX 1050 yang diperkuat lagi dengan processor core i7.


Keyboard sangar dan responsif

Keyboard yang ada pada Lenovo Legion Y540 ini tergolong elegan karena terdapat warna menyala membuat tertarik untuk membelinya. Jarak tuts keyboard yang digunakan oleh Lenovo Legion Y540 cukup panjang yaitu 1,7 milimeter yang akan membuat Anda mengurangi adanya typo ketika mengetik maupun bermain game.

Penyimpan 1TB
Anda tidak hanya bisa menyimpan satu permainan saja bahkan lebih banyak lagi juga laptop Lenovo Legion Y540 kuat untuk  menyimpan. Hal tersebut dikarenakan storage internal yang dimiliki oleh laptop Lenovo ini sudah berkapasitas 1TB.

Layar IPS Full HD
Laptop Lenovo Legion Y540 sudah dilengkapi dengan layar IPS yang akan membuat gambar yang dihasilkan jauh lebih tajam dan nyata. Sehingga Anda akan merasa leluasa melihat gambar yang disajikan oleh laptop Lenovo Legion Y540. Ketajaman layar dengan gambar yang ditampilkan ini cocok untuk para gamers.

Nah, kalau tadi kita sudah membahas kelebihan, kekurangan Lenovo Legion Y540 pun perlu kita sebut. Apa saja?


Baca juga:


Kekurangan Lenovo Legion Y540

Baterai standar
Baterai yang digunakan oleh Lenovo Legion Y540 tergolong standar karena hanya maksimal bertahan sampai 4 jam saja. Walaupun spesifikasinya sudah sangat mumpuni untuk para gaming tapi baterai yang dimiliki cukup standar. Tapi ini merupakan hal yang wajar.

Desain yang kurang gaming
Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa laptop Lenovo Legion Y540 memiliki tampilan yang elegan. Hanya saja, mungkin Anda akan menemukan bahwa secara tampilan, laptop ini kurang mencerminkan bahwa ia tergolong laptop gaming.

Desain tersebut tidak sama seperti halnya pendahulunya. Tidak adanya logo di bagian cover depan laptop Lenovo Legion Y540 ini juga menimbulkan kesan yang sepi. Ada tulisan besar di sana, tapi hanya di sisi pinggir.


Layar belum touchscreen
Belum adanya fitur touchscreen mungkin bisa dimaklumi karena ini merupakan laptop gaming. Tapi dari penampilannya yang kurang gaming, tampaknya Lenovo Legion Y540 juga menyasar ke para content creator karena menawarkan spesifikasi mumpuni. Nah, untuk segmen pengguna tersebut, layar sentuh tentunya akan lebih membawa manfaat.

Oke, itulah kelebihan dan kekurangan Lenovo Legion Y540 menurut versi kami yang bisa Anda jadikan pertimbangan jika Anda akan membeli laptop Lenovo yang satu ini.

Seperti yang sudah dijelaskan pada paragraf sebelumnya, setiap kelebihan yang dimiliki oleh Lenovo Legion Y540 bisa menutupi kekurangan yang dimiliki. Sehingga Anda bisa mencari berbagai solusi dari kekurangan yang ada. Karena setiap benda elektronik pasti memiliki kelebihan dan kekurang masing-masing.

Postingan Populer

RRQ Kembali Masuk Program Esports World Cup 2026, Validasi Global atau Sekadar Branding?

Team RRQ kembali masuk dalam Esports World Cup Foundation Club Partner Program 2026, memperpanjang statusnya sebagai salah satu organisasi esports yang dianggap relevan secara global. Ini adalah tahun kedua berturut-turut RRQ terpilih dalam program bernilai total US$20 juta tersebut, yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan eksposur internasional klub esports. Secara angka, program ini terlihat impresif. Hanya 40 organisasi terpilih dari seluruh dunia, dengan total jangkauan lebih dari 300 juta penggemar. RRQ menjadi salah satu dari sedikit perwakilan Asia Tenggara, indikasi bahwa pasar regional mulai diperhitungkan dalam peta esports global.  Namun di balik angka besar itu, pertanyaan yang lebih penting adalah, seberapa strategis dampak program ini bagi keberlanjutan industri? Pendanaan hingga US$1 juta per klub memang memberi dorongan signifikan, terutama untuk penguatan brand dan operasional. Tetapi perlu dicatat, ini bukan tiket langsung ke panggung Esports World C...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Qualcomm Snapdragon Terbaru Loncat ke 2nm TSMC

Qualcomm kembali jadi sorotan setelah bocoran terbaru mengungkap dua kode model yakni SM8975 dan SM8950. Kedua chip baru tersebut diyakini sebagai Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Jika rumor ini akurat, chip tersebut bukan hanya akan menjadi sekadar refresh tahunan, melainkan lompatan teknologi yang cukup agresif. Mengapa? Rumor paling menarik adalah penggunaan proses fabrikasi 2nm dari TSMC. Ini akan menjadi pertama kalinya Qualcomm masuk ke node tersebut, melampaui generasi sebelumnya seperti Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang masih bertumpu pada 3nm. Secara teori, 2nm menawarkan efisiensi daya lebih baik, suhu lebih terkendali, dan potensi peningkatan performa, kombinasi ideal untuk smartphone modern yang semakin berat beban kerjanya, dari gaming hingga AI on-device. Namun, seperti biasa, angka node sering kali lebih terdengar impresif di atas kertas dibanding di dunia nyata. Kompetitor seperti Apple dengan chip A18 dan A18 Pro juga masih berada di 3nm, sehingga...

AMD Tak Peduli dengan Pengguna Radeon Jadul. Tak Dapat Upgrade

AMD akhirnya membuat keputusan yang terasa terlalu tegas. Pemilik GPU Radeon RX 6000 Series dan Radeon RX 7000 Series secara efektif ditinggalkan dari FSR 4 dan FSR 4.1. Padahal, FSR bukan sekadar fitur kosmetik, ia adalah lompatan penting dalam kualitas upscaling berbasis AI. FSR 4 membawa peningkatan nyata yakni rekonstruksi gambar lebih stabil, edge lebih bersih, dan scaling performa yang akhirnya kompetitif. Namun semua itu “dikunci” untuk GPU Radeon RX 9000 Series berbasis RDNA 4, dengan dalih kebutuhan arsitektur baru dan dukungan FP8. Secara teknis masuk akal, tapi terasa terlalu nyaman sebagai alasan. Masalahnya, RDNA 2 dan RDNA 3 bukan perangkat usang. Dukungan INT8 yang mereka miliki masih relevan untuk banyak workload AI ringan. Ini membuat keputusan AMD terlihat bukan murni batasan teknis, melainkan strategi segmentasi produk yang agresif, atau lebih tepat, dorongan upgrade yang dipaksakan. Bandingkan dengan Nvidia. Mereka memang membatasi fitur seperti frame generation di ...

GPU Intel Arc Pro B70 dan Arc Pro B65 Bidik Segmen Profesional

Intel resmi memperluas portofolio GPU workstation melalui peluncuran Arc Pro B70 dan Arc Pro B65. Keduanya dibangun di atas arsitektur Xe2 “Battlemage”, menargetkan segmen profesional yang kini semakin didorong oleh kebutuhan AI compute, visualisasi kompleks, dan pengembangan software berbasis akselerasi GPU. Arc Pro B70 menjadi varian paling ambisius. Dengan 32 Xe core, 256 XMX engine, dan 32 ray tracing unit, GPU ini diposisikan sebagai mesin kerja serius untuk workload berat. Kapasitas memori 32GB GDDR6 pada bus 256-bit dengan bandwidth 608 GB/s memberikan fondasi kuat untuk dataset besar dan model AI.  Intel bahkan mengklaim performa hingga 367 TOPS (INT8), angka yang secara langsung menyasar kebutuhan inference modern. Dukungan API lengkap, mulai dari DirectX 12 Ultimate hingga Vulkan 1.3, membuatnya fleksibel untuk berbagai pipeline profesional. Di bawahnya, Arc Pro B65 hadir dengan konfigurasi lebih ramping: 24 Xe core dan 160 XMX engine. Meski begitu, menariknya tetap memba...