Langsung ke konten utama

Bocoran Samsung Galaxy S21 FE dan Galaxy S22 Plus

Anda penggemar smartphone flagship dari Samsung? Kalau begitu, ada kabar gembira untuk Anda semua. Produsen smartphone raksasa asal Korea Selatan tersebut sedang mempersiapkan model terbarunya.

Ya, Samsung Galaxy S21 FE sepertinya mulai digarap secara nyata oleh produsen tersebut. Padahal sebelumnya, keberadaan smartphone generasi penerus model Fans Edition sebelumnya itu masih menjadi misteri, apakah akan segera dilanjutkan atau belum.


Dan ternyata, tak hanya sekadar rumor. Performa smartphone ini juga sudah mulai terungkap melalui laman Geekbench yang memperlihatkan hasil benchmark smartphone yang diduga kuat merupakan Samsung Galaxy S21 FE. Seperti apa?

Muncul sebagai ponsel bernomor model "SM-G990E" Geekbench menunjukan hasil benchmark yang memperlihatkan bahwa Galaxy S21 FE ini memiliki chipset Exynos 2100 dengan RAM sebanyak 8GB.


Untuk performanya, smartphone Samsung terbaru yang satu ini memperoleh skor tinggi untuk single-core yang mencapai 1.104 poin dan multi-core di 3.220 poin.

Meskipun digadang-gadang akan memiliki chipset Exynos 2100, smartphone ini juga sepertinya akan hadir dengan varian chipset yaitu Snapdragon 888 untuk di kawasan Amerika Serikat. Adapun untuk varian RAM dan storage-nya sendiri terdiri dari 6GB/8GB dan 128GB/256GB.

Kamera pada Galaxy S21 FE ini memiliki kamera yang mirip dengan Galaxy S21 biasa dengan susunan kamera yang mirip yaitu tersususn secara vertikal dengan 3 kamera yang diantaranya 32MP kamera Wide, 12MP kamera ultrawide dan 8MP kamera telefoto.

Baca juga:


Bocoran Galaxy S22 Plus
Selain Galaxy S21 FE, bocoran dari Samsung Galaxy S22 Plus juga mencuat. Seri Galaxy S22 ini merupakan penerus dari seri S21 yang sudah hadir dipasaran.


Dan sama seperti seri Samsung Galaxy S21 FE, bocoran Samsung Galaxy S22 Plus juga muncul di laman benchmark Geekbench. 

Menurut catatan Geekbench, Samsung Galaxy S22 Plus hadir dengan nomor seri SM-S906U. Smartphone ini mendapatkan scor 1.163 pada single-core dan 2.728 pada multi-core. 

Rumornya, chipset yang nantinya terpasang pada ponsel ini adalah Snapdragon 898 yang merupakan chipset terbaru dari Qualcomm yang baru akan hadir pada Desember mendatang. Sangat menarik sekali.

Selain hasil benchmark dan chipset, bocoran ini juga mengungkapkan sistem operasi Android 12 dan RAM 8GB yang akan hadir pada smartphone Galaxy S22 Plus.


Seperti biasa, akan teradapat dua model ponsel lainnya yang merupakan seri S22 yaitu Galaxy S22 dan Galaxy S22 ultra. Kabarnya, Samsung Galaxy S22 Ultra akan dibekali juga dukungan SPen seperti Galaxy S21 Ultra.

Samsung sendiri akan mengadakan acara besarnya pada 4 Januari 2022 mendatang dengan mengusung tema "Galaxy Unpacked". Mungkin, kedua ponsel  ini bisa jadi akan hadir dan dirilis pada event yang sama. Mari kita tunggu guys.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Diborong Industri AI, Gamers Tidak Kebagian RTX 5090

Mimpi buruk para gamers dan perakit PC kembali berulang. Foto-foto yang beredar dari HKEPC memperlihatkan pallet berisi puluhan boks GeForce RTX 5090 versi ritel dibongkar langsung di fasilitas perakitan server AI, bukan di toko perakit PC gaming rumahan.  Kartu-kartu ini dicabut dari kemasan konsumen dan ditanam ke rak multi-GPU untuk beban kerja AI. Yang mencolok, perusahaan ini tidak memilih GPU profesional seperti RTX PRO 6000 atau akselerator datacenter yang memang dirancang untuk kebutuhan tersebut, meski harganya jauh lebih mahal. Mereka justru memborong unit ritel yang seharusnya jatah gamer, sebuah pilihan yang secara langsung memangkas pasokan global dan mendorong harga jauh di atas MSRP resmi 1.999 dolar AS.  Di berbagai marketplace, RTX 5090 kini dibanderol hingga 5.000 dolar AS atau sekitar Rp88 juta, lebih dari dua kali lipat harga rilis. Polanya mengingatkan pada era cryptomining beberapa tahun lalu, saat penambang menghabiskan stok GPU ritel hingga gamer kesuli...

AI Bisa Hasilkan 617 Juta Ton Limbah Elektronik hingga 2050

Ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap chip dan pusat data, tetapi juga berpotensi menciptakan persoalan lingkungan baru. Laporan Basel Action Network (BAN) memperkirakan peralatan terkait AI yang sudah tidak digunakan dapat menghasilkan antara 395 juta hingga 617 juta ton limbah elektronik (e-waste) pada 2025–2050. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 23 juta kontainer kargo berukuran 40 kaki. Jika seluruh kontainer itu disusun memanjang, panjangnya diperkirakan cukup untuk mengelilingi Bumi sekitar enam kali. Perhitungan BAN juga mencoba melihat persoalan e-waste AI secara lebih luas. Estimasi sebelumnya cenderung berfokus pada server dan GPU, sementara BAN memasukkan berbagai infrastruktur pendukung pusat data. Komponennya mencakup perangkat distribusi listrik, sistem pendingin, sumber daya cadangan, hingga perangkat jaringan. Pendekatan tersebut penting karena perangkat AI tidak berdiri sendiri. Setiap pusat data membutuhkan infrastruk...

Mengapa Hape Second Makin Laris?

Pasar smartphone refurbished dan bekas menunjukkan pertumbuhan yang semakin kuat. Nilai pasar global diperkirakan mencapai US$34,8 miliar pada 2026 dan berpotensi meningkat menjadi US$66 miliar pada 2035, dengan pertumbuhan tahunan gabungan 7,3 persen.  Tren ini didorong oleh harga yang lebih terjangkau, kualitas perangkat refurbished yang membaik, serta meningkatnya kesadaran terhadap isu limbah elektronik. Salah satu daya tarik terbesar adalah selisih harga. Konsumen dapat memperoleh smartphone flagship dengan harga lebih rendah dibandingkan unit baru. Pada 2023, sekitar 70 persen pembeli disebut lebih memilih perangkat refurbished dibandingkan smartphone baru kelas pemula karena menawarkan fitur lebih baik dengan harga yang lebih rendah. Harga jual rata-rata perangkat refurbished juga turun 12 persen antara 2022 dan 2023 Namun, harga murah tidak otomatis berarti pilihan lebih aman. Kesehatan baterai, garansi, dan kondisi perangkat masih menjadi kekhawatiran utama.  Data...

Kacau, Microsoft Pasang Iklan di Wallpaper Windows 11

Microsoft kembali mendapat sorotan setelah sejumlah pengguna Windows 11 melaporkan munculnya iklan layar penuh ketika menggunakan aplikasi Bing Wallpaper. Alih-alih menampilkan gambar pemandangan atau foto alam, wallpaper yang ditampilkan justru mempromosikan koleksi film Harry Potter dan Fantastic Beasts. Kabar ini menjadi perhatian karena Bing Wallpaper selama ini digunakan untuk menghadirkan gambar-gambar menarik sebagai latar belakang desktop secara otomatis. Namun, pengguna yang mengandalkan aplikasi tersebut kini harus berhadapan dengan materi promosi ketika membuka atau mengakses desktop Windows 11. Salah satu pengguna Reddit dengan nama akun “Fujoshi_Queen1228” melaporkan pengalaman tersebut. Pengguna diketahui memberikan izin kepada Bing Wallpaper untuk mengambil alih pengaturan latar belakang Windows 11. Laporan serupa juga muncul di Microsoft Learn, ketika seorang pengguna mempertanyakan mengapa wallpaper Bing yang biasanya menampilkan pemandangan berubah menjadi iklan kolek...