Langsung ke konten utama

Cara Mengatasi Adapter Wi-Fi yang Tidak Terdeteksi

Saat ini, penggunaan perangkat elektronik seperti smartphone dan laptop sudah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari. Penggunaan laptop sendiri mulai dari dipakai untuk bekerja, belajar sampai ke untuk kebutuhan hiburan. 

Nah, untuk dapat terhubung ke dunia maya, perangkat laptop biasanya disambungkan ke Wi-Fi. Namun apa jadinya jika adapter Wi-Fi yang ada di laptop tidak terdeteksi sehingga pengguna tidak bisa terhubung ke internet?


Nah, jangan panik dulu. Berikut ini ada beberapa cara yang dapat Anda coba saat adapter Wi-Fi laptop Anda tidak mendeteksi access point dan tak bisa tersambung.

Sebagai gambaran, ketersediaan adapter ini sangat penting karena digunakan untuk menerima dan menyampaikan data dari sinyal koneksi Wi-Fi. Jika keberadaannya tidak terdeteksi dan error tentunya hal tersebut akan membuat produktifitas pengguna menjadi terganggu karena tidak bisa terhubung ke internet.


Ok, begini cara untuk mengatasi adapter Wi-Fi yang error dan tidak terdeteksi.

1. Disable Terlebih Dahulu Adapter Wi-Fi

Langkah pertama yang Anda harus lakukan adalah men-disable dulu adapter yang ada di laptop. Cara mematikan fitur Wi-Fi ini adalah dengan membuka 'Control Panel' > Network and Internet > Network and Sharing Center dan klik 'Change adapter setting' yang ada di panel sebelah kiri jendela.

Untuk mematikan adapter yang tersedia di laptop Anda, caranya klik kanan pada adapter Wi-Fi dan kemudian klik Disable. Anda juga dapat langsung mematikan adapter dengan mengklik Airplane Mode di laptop Anda.

Setelah beberapa saat, silakan Anda aktifkan kembali adapter Wi-Fi pada Control Panel dengan mengubah adapter menjadi 'Enable'. Jika tidak bisa juga, restart terlebih dahulu laptopnya dan coba lagi langkahnya.

2. Instal Ulang Adapter

Jika adapter Wi-Fi tetap error dan tidak terdeteksi ketika akan digunakan? Anda dapat coba meng-install ulang adapter yang ada di laptop Anda. 

Pertama-tama, Anda harus meng-uninstall terlebih dahulu adapter yang terpasang. Anda dapat menghapus drive-filenya dan men-download ulang driver Wi-Fi di situs resmi laptop. 

Misalnya pada laptop Asus, Anda tinggal Googling dengan kata kunci 'Asus Driver Wi-Fi (nomor seri laptop Anda). Setelah ter-download, Anda bisa install ulang adapter Wi-Fi di laptop tersebut.

3. Reset Sistem Operasi

Jika aringan Wi-Fi masih tidak terdeteksi dan adapter masih error, maka cara lainnya adalah dengan cara me-reset sistem operasi yang Anda gunakan pada laptop Anda. 

Contoh cara untuk me-reset OS di Windows 10 adalah, klik Windows dan pilih 'setting'. Kemudian pilih 'Update & Security' lalu klik 'Recovery' pada bar navigasi di sisi kiri. Setelah itu klik 'Get started' untuk reset OS pada laptop. Pilih 'Keep my Files' atau 'Remove everything' sesuai dengan kebutuhan.


Baca juga:

4. Cek Hardware

Jika me-reset sistem operasi yang digunakan tidak juga membuahkan hasil, kemungkinan besar Anda perlu mengecek hardware pada perangkat yang digunakan. 

Apakah kartu Wi-Fi yang digunakan masih 'sehat' atau malah ada yang rusak? Jika sudah begini, Anda perlu service laptop Anda ke tempat yang terpercaya, agar dapat ditangani secara lebih profesional.

5. Wireless Adapter Portable

Alternatif lain yang bisa Anda pilih adalah dengan membeli adapter Wireless Portable atau USB Wi-Fi. Selain mudah dibawa kemana-mana, adapter ini juga membuat sinyal Wi-Fi lebih stabil dan Wi-Fi menjadi tidak mudah nyala mati.


Adapter Wi-Fi ini dijual di toko alat komputer atau toko online mulai dari Rp30.000 sampai yang ratusan ribuan harganya. Sesuaikan saja dengan budget dan kebutuhan Anda.

Nah, beberapa metode di atas adalah beberapa cara untuk mengatasi adapter Wi-Fi yang error dan membuat pekerjaanmu tertunda. Coba jalankan dulu 5 tahap troubleshoot di atas sebelum mengganti laptop Anda dengan yang baru. Semoga bermanfaat.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

RTX 5050 Mundur, Nvidia Produksi Lagi RTX 3060?

Nvidia kembali memantik diskusi panas di segmen entry-level GPU setelah rumor terbaru menyebut peluncuran GeForce RTX 5050 varian 9GB ditunda hingga akhir Juni 2026. Penundaan ini menciptakan kekosongan di pasar GPU murah, segmen yang justru paling sensitif terhadap harga. Dikabarkan, penundaan tersebut memaksa Nvidia mengambil langkah yang terasa seperti mundur yakni menghidupkan kembali GeForce RTX 3060 12GB sebagai solusi sementara. Secara strategi, langkah ini sulit untuk tidak dikritisi. RTX 5050 9GB sejatinya diposisikan sebagai jawaban atas keterbatasan VRAM 8GB yang semakin terasa di game modern. Banyak judul terbaru kini menuntut kapasitas memori lebih besar, bahkan untuk setting menengah. Dalam konteks ini, konfigurasi 9GB memang terdengar “aneh”, tetapi tetap lebih relevan dibandingkan 8GB yang mulai menjadi bottleneck nyata. Namun, keputusan menunda produk tersebut justru membuka celah yang cukup besar. Nvidia seperti tidak memiliki opsi lain selain mengandalkan arsitektur ...

Kelebihan Realme C85 Pro. Baterai Badak Harga Rp3 Juta Saja!

Realme kembali meramaikan segmen menengah lewat peluncuran Realme C85 Pro. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena menawarkan kombinasi yang tidak biasa di kelas Rp3 jutaan, baterai jumbo 7.000 mAh, sertifikasi ketahanan tinggi, serta spesifikasi yang difokuskan untuk penggunaan intensif, terutama di luar ruangan. Secara positioning, Realme secara terang menargetkan pengguna lapangan. Mulai dari pekerja konstruksi hingga teknisi yang membutuhkan smartphone tangguh dan tahan lama. Sertifikasi IP69 Pro dan klaim standar militer menunjukkan pendekatan tersebut bukan sekadar gimmick. Namun, di titik ini, validasi penggunaan nyata tetap krusial untuk memastikan apakah proteksi tersebut benar-benar konsisten di kondisi ekstrem. Di sektor layar, Realme C85 Pro membawa panel AMOLED 6,8 inci FHD+ dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 4.000 nits. Secara teknis, ini menjadi salah satu nilai jual utama, terutama untuk visibilitas di bawah sinar matahari langsung. Kombinasi...

Axioo Pongo Versi AMD Resmi Beredar di Indonesia

Axioo resmi meluncurkan lini terbaru Axioo Pongo AMD Series yang terdiri dari Axioo Pongo 755 AMD dan Axioo Pongo 765 AMD. Dibanderol mulai Rp19 jutaan, seri ini menyasar gamer dan kreator konten yang membutuhkan performa tinggi dengan harga lebih kompetitif dibandingkan segmen flagship. Kedua model mengandalkan prosesor AMD Ryzen 7 255 yang dipadukan dengan GPU RTX 5050 (Pongo 755) dan RTX 5060 (Pongo 765) dengan TGP hingga 115W.  Secara spesifikasi, kombinasi ini cukup menjanjikan untuk gaming modern dan kebutuhan produktivitas seperti editing atau rendering ringan, meski performa riil tetap sangat bergantung pada optimasi sistem dan pendinginan. Axioo juga membekali perangkat ini dengan RAM DDR5 dan storage PCIe Gen 4, memberikan fondasi yang relevan untuk kebutuhan saat ini. Dukungan upgrade menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna yang ingin memperpanjang masa pakai perangkat tanpa harus mengganti unit secara keseluruhan. Di sisi visual, layar 16 inci FHD+ dengan rasio 16:...

Lawan MacBook Neo, Intel Perkenalkan Prosesor Murah. Ada AI-nya!

Intel resmi memperkenalkan lini prosesor entry-level terbarunya, Intel Core Series 3 Wildcat Lake, yang secara agresif diarahkan ke era AI PC dengan klaim performa hingga 40 TOPS. Di atas kertas, ini terlihat seperti upaya Intel untuk “menurunkan” kapabilitas AI ke segmen yang selama ini identik dengan kompromi performa dan efisiensi. Wildcat Lake dibangun di atas proses manufaktur 18A, membawa desain SoC dua die yang cukup ambisius untuk kelas entry-level. Die utama menggabungkan CPU hybrid 6-core (2 P-core Cougar Cove dan 4 LPE core Darkmont), GPU Xe3 dua core, serta NPU 5 untuk akselerasi AI.  Sementara itu, die kedua difokuskan pada I/O dengan dukungan PCIe Gen 4, Thunderbolt 4, hingga Wi-Fi 7, sebuah konfigurasi yang secara teknis terasa “overqualified” untuk segmen bawah. Intel merilis enam SKU dalam lini ini, mayoritas dengan konfigurasi serupa, kecuali varian Core 3 304 yang dipangkas menjadi 5 core dan hanya 24 TOPS AI. Seluruh lineup berjalan di TDP dasar 15W dengan turbo...