Langsung ke konten utama

Game Boy Akan Hadir di Nintendo Switch Online

Jika Anda ingin bermain game online dengan teman di Nintendo Switch, Anda harus berlangganan Nintendo Switch Online. Dan ini merupakan kendala bagi sejumlah pemain.

Namun, untuk memikat hati para gamers, Nintendo tentunya perlu melakukan cara lain. Dan sebagai bagian dari berlangganan Switch Online, gamer juga akan dapat mengakses perpustakaan game klasik dari platform lama seperti NES dan SNES.


Seperti diketahui, NES dan SNES merupakan konsel dari Nintendo yang dikeuarkan pada tahun 1990-an. Kabarnya, bukan hanya game klasisk pada konsol NES dan SNES saja yang akan hadir di Nintendo Switch Online, namun juga Game Boy, konsol yang lebih senior.


Kabar gembira tersebut terungkap dari laporan yang dirilis oleh Eurogamer yang justru menguatkan laporan lain dari Nintendo Life. Ketika itu, mereka menyebutkan bahwa game Game Boy dan Game Boy Color akan hadir di Switch Online di masa mendatang.


Game Boy sendiri merupakan konsol permainan video yang dikembangkan pada tahun 1989 yang merupakan keluaran Nintendo. Konsol klasik ini merupakan bagian dari masa kecil kita atau bahkan orang tua kita.

Sayangnya, untuk saat ini belum ada kabar kapan penambahan game Game Boy dan Game Boy Color akan ditambahkan ke Switch Online. Akan tetapi, sebagai catatan di Eurogamer, bulan ini sebenarnya menandai tahun ketiga sejak layanan tersebut ditayangkan, dan game SNES ditambahkan kembali pada bulan September 2019 lalu. 

Ini mungkin akan menjadi pertanda terkait kapan Game Boy akan hadir di Nintendo Switch Online.


Baca juga:


Nintendo Patenkan Smartphone Case yang Bisa Ubah Smartphone Jadi Game Boy

Menurut paten yang ditemukan oleh Siliconera, Nintendo telah mengajukan paten untuk casing smartphone yang juga merangkap sebagai Game Boy. 

Barang yang dipatenkan ini adalah flip cover case untuk smartphone, di mana sebagian cover berbentuk seperti pembungkus sekaligus jendela agar kamera tetap dapat memotret. Adapun bagian lainnya akan menampilkan tombol untuk bermain permainan konsol Game Boy.

Case ini sendiri dirancang agar terlihat seperti Game Boy berdasarkan desain tombolnya dan juga penempatannya.


Dari ilustrasi, terlihat pengontrol fisik seperti konsol di masa lalu yang dapat dilampirkan ke layar ponsel cerdas untuk memungkinkan pengguna mengontrol permainan. 

Ide ini memang tidak sepenuhnya baru, tetapi memiliki casing pengontrol Game Boy resmi tidak diragukan lagi memiliki daya tariknya tersendiri. Terutama bagi mereka yang menyukai hal-hal orisinil. 

Namun kabar yang baru beredar ini hanya menampilkan paten saja dan tidak ada jaminan bahwa Nintendo akan benar-benar mewujudkan casing Game Boy tersebut. Semoga ya!

Postingan Populer

Predator Gaming Indonesia Meriahkan VCT Pacific Stage 2 Lewat Gathering Komunitas dan Watch Party

Kompetisi VALORANT Champions Tour (VCT) Pacific Stage 2 resmi bergulir mulai 16 Juli hingga 6 September 2026, mempertemukan 12 tim terbaik Asia Pasifik untuk memperebutkan tiga tiket terakhir menuju VALORANT Champions 2026. Turnamen ini juga menjadi panggung persaingan sejumlah tim unggulan, termasuk Paper Rex (PRX) dan Rex Regum Qeon (RRQ), yang sama-sama memiliki basis penggemar besar di kawasan. Menyambut turnamen bergengsi tersebut, Predator Gaming Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan ekosistem VALORANT di Tanah Air. Melalui berbagai aktivitas komunitas, Predator ingin menghadirkan pengalaman menonton yang lebih interaktif sekaligus mempererat hubungan antar-penggemar esports. Salah satu agenda utama yang disiapkan adalah Community Gathering bersama komunitas pendukung Paper Rex (PRX). Acara ini menjadi wadah bagi para penggemar untuk berkumpul, menyaksikan pertandingan bersama, serta berbagi antusiasme terhadap tim favorit mereka selama VCT Pacifi...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Astronom Temukan Atmosfer di Planet Berbatu Mirip Bumi untuk Pertama Kalinya

Para astronom mencetak pencapaian penting dalam pencarian kehidupan di luar Tata Surya setelah berhasil mendeteksi atmosfer pada sebuah planet berbatu yang berada di zona layak huni bintang induknya. Penemuan ini menjadi yang pertama untuk kategori planet berbatu yang mengorbit bintang katai merah (red dwarf), sekaligus membuka peluang baru dalam studi mengenai eksoplanet yang berpotensi mendukung kehidupan. Hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science berfokus pada eksoplanet LHS 1140 b, yang berjarak sekitar 48 tahun cahaya dari Bumi. Dalam skala kosmik, jarak tersebut tergolong relatif dekat sehingga memungkinkan pengamatan yang lebih rinci menggunakan teleskop modern. Planet ini diketahui memiliki massa sekitar 5,6 kali lebih besar dari Bumi dengan diameter sekitar 70 persen lebih besar, menjadikannya salah satu kandidat utama planet berbatu yang layak diteliti lebih lanjut. Sebelumnya, para ilmuwan memperkirakan atmosfer LHS 1140 b didominasi oleh nitrogen. Namun, pengam...

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop AMD Terbaik untuk Laptop Bisnis SMB

Mencari laptop AMD yang juga mumpuni sebagai laptop bisnis untuk profesional hybrid dan pemimpin SMB? ASUS ExpertBook P5 G2 PM5406 hadir dalam dua pilihan layar, 14 inci IPS atau OLED, memadukan performa AI yang cepat, visual memukau, ketahanan setara standar militer, dan keamanan kelas enterprise dalam satu perangkat. “Segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas, baik di kantor maupun saat bekerja dari mana saja. Melalui ASUS ExpertBook P5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia,” kata Eric Khoven, Commercial Director, ASUS Indonesia. Performa Laptop AMD yang Siap untuk Beban Kerja AI Sebagai laptop AMD, ExpertBook P5 G2 dipersenjatai prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 HX 470 (55 NPU TOPS) untuk varian project, sementara unit ritel Indonesia memakai AMD Ryzen™ AI 7 445 (50 NPU TOPS). RAM dapat ditingkatkan hingga 64GB DDR5, dan penyimpanan hingga 3TB d...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...