Langsung ke konten utama

Google Meet Fitur Barunya Keren. Bisa Filter dan Efek!

Anda sering menggunakan Google Meet untuk meeting atau belajar jarak jauh? Ada kabar gembira untuk Anda dari Google.

Ya, software video telekonferensi terkemuka Google Meet kini telah memiliki filter dan efek baru. Yang menarik, tambahan efek baru yang lucu dan menggemaskan tersebut sudah hadir untuk pengguna Android dan iOS.


Seperti diketahui, saat ini banyak orang yang menggunakan Google Meet ataupun aplikasi virtual meeting lainnya karena kondisi pandemi yang masih belum juga reda. 

Untuk itu, mereka terpaksa memanfaatkan aplikasi seperti Google Meet agar tetap terhubung dan beraktivitas. Demikian pula perusahaan dan juga sekolah-sekolah.


Google Meet sendiri menjadi salah satu aplikasi yang kerap kali digunakan untuk mendukung pekerjaan maupun kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pertemuan secara online.

Fitur terbaru Google Meet
Dikutip dari Gadgets.ndtv.com, fitur-fitur ini tersedia melalui ikon di kanan bawah umpan video panggilan. Menu tersebut menampilkan berbagai efek yang mencakup filter warna dan efek wajah AR animasi.

Sebagian besar opsi hanya tersedia untuk akun Gmail pribadi, sementara pengguna Workpace akan mendapatkan pilihan latar belakang buram dan virtual secara terbatas.

Filter yang ditampilkan Google Meet sangat mirip dengan apa yang telah tersedia untuk layanan obrolan video Duo Google dan 9to5Google.

Fitur baru ini juga disampaikan oleh Google melalui akun resmi Twitternya.


Baca juga:


Cara Mengakses Fitur Baru Google Meet
Dikutip dari Republicworld.com, berikut cara akses fitur baru Google Meet:
•    Jalankan aplikasi Google Meet
•    Mulai panggilan pribadi dengan kontak
•    Setelah itu, klik ikon berkilau di kanan bawah layar
•    Pilih fitur baru, filter, atau topeng AR

Daftar Fitur Google Meet
Dikutip dari Indianexpress.com, Google Meet sendiri telah mendapatkan banyak fitur dan peningkatan dalam beberapa bulan terakhir.

Sebagai gambaran, pada bulan Juni lalu, Google telah menambahkan opsi untuk teks ke streaming. Selain itu, mereka juga merilis fitur pengangkat tangan, yang bertujuan memudahkan pengguna melihat tangan yang terangkat selama sesi konferensi video.


Platform panggilan video juga akan menempatkan pengguna yang mengangkat tangan ke posisi yang lebih terlihat selama sesi.

Sudah coba belum guys?

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Microsoft Kembangkan Perangkat Berbasis Android, Windows Ditinggalkan?

Microsoft diam-diam sedang menyiapkan babak baru dalam strategi perangkat keras berbasis AI. Menariknya, proyek yang dikenal sebagai Project Solara ini justru tidak dibangun di atas Windows, melainkan Android.  Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan menarik. Apakah Microsoft melihat Windows dianggap kurang ideal untuk generasi perangkat AI berikutnya? Project Solara dirancang sebagai platform yang berfokus pada agen AI, bukan aplikasi konvensional. Microsoft bahkan telah memiliki dua purwarupa perangkat yang berfungsi penuh. Perangkat pertama berupa hub desktop yang dapat menerima perintah suara, mengenali pengguna melalui pemindaian wajah, hingga menampilkan informasi penting harian. Ketika dihubungkan ke monitor, perangkat tersebut dapat mengakses lingkungan Windows berbasis cloud. Perangkat kedua tampil lebih unik. Berbentuk lencana atau badge pintar, perangkat ini mengintegrasikan sensor sidik jari, kamera, serta kemampuan merekam dan mentranskripsi percakapan. Dalam demonst...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Bot Kini Kuasai Internet. Manusia Resmi Tersalip

Internet tampaknya telah memasuki fase baru. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, lalu lintas yang dihasilkan bot disebut telah melampaui aktivitas manusia. Klaim tersebut datang dari CEO Cloudflare, Matthew Prince, yang mengungkapkan bahwa gelombang agen AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan prediksi industri sebelumnya. Menurut Cloudflare, perubahan ini bukan disebabkan oleh bot tradisional seperti crawler mesin pencari, spam bot, atau skrip otomatis yang selama ini memenuhi internet. Lonjakan justru berasal dari generasi baru agen AI yang dirancang untuk bertindak atas nama pengguna manusia. Agen-agen tersebut kini mampu menjalankan berbagai tugas secara mandiri, mulai dari membandingkan harga produk, mencari tiket perjalanan, memesan makanan, hingga berinteraksi dengan layanan pelanggan. Dalam banyak kasus, pengguna bahkan tidak lagi perlu mengunjungi situs web secara langsung karena proses pencarian informasi dilakukan sepenuhnya oleh AI. Data Cloudflare menunjukkan bahwa se...

AMD Rilis Ryzen AI Max 400 Series

AMD kembali memperluas lini prosesor AI mobile melalui peluncuran Ryzen AI Max 400 Series, sebuah penyegaran dari platform Strix Halo yang kini diarahkan lebih agresif ke workstation AI portabel dan pengembangan large language model (LLM) secara lokal.  Berbeda dari generasi laptop konvensional yang masih mengandalkan cloud untuk inferensi AI, platform terbaru ini justru mencoba membawa beban kerja AI skala besar langsung ke perangkat mobile. Ryzen AI Max 400 Series tetap mengusung konfigurasi hingga 16-core/32-thread berbasis arsitektur Zen 5, dipadukan dengan GPU terintegrasi RDNA 3.5 hingga 40 Compute Unit. Namun perubahan paling signifikan ada pada dukungan memori LPDDR5X yang kini meningkat drastis dari maksimum 128GB menjadi 192GB.  AMD bahkan memungkinkan alokasi unified memory hingga 160GB langsung ke iGPU, sebuah pendekatan yang sangat tidak biasa di segmen laptop. Secara teknis, strategi unified memory tersebut membuat platform ini mampu menjalankan model AI berukura...