Langsung ke konten utama

Flash Sale dan Diskon Laptop Asus di Asus Official Store!

Wabah Covid-19 yang berlarut-larut membuat sejumlah perusahaan melakukan transformasi. Kalau sebelumnya banyak transaksi dilakukan lewat penjualan online, pandemi memaksa banyak transaksi dialihkan ke e-commerce.

Melihat kondisi seperti ini, Asus Indonesia sebagai salah satu produsen laptop terkemuka dunia mengambil langkah strategis. Mereka langsung berjualan di website resminya. Melengkapi penjualan yang dilakukan lewat situs-situs e-commerce konvensional.


Ya, hari ini secara resmi Asus menghadirkan Online Store di Indonesia. Asus Online Store merupakan portal pembelian produk Asus yang terintegrasi langsung dengan website resmi Asus Indonesia.

Dengan dapat melakukan pembelian secara langsung, masyarakat Indonesia tidak hanya mendapatkan informasi lengkap mengenai berbagai produk Asus di sumber resminya, tetapi juga bisa langsung mendapatkannya.


“ASUS Online Store merupakan komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia,” sebut Jimmy Lin, Regional Director Asus South East Asia. “Kini seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke dapat membeli produk-produk Asus dengan mudah dan nyaman,” sebutnya.

Jimmy menambahkan, tidak hanya itu, Asus Online Store hadir dengan layanan yang akan memanjakan masyarakat Indonesia.

Ya, campaign yang tersedia mulai dari potongan harga khusus, gratis pengiriman dengan asuransi ke seluruh pelosok Tanah Air, program cicilan dengan bunga 0%, serta garansi ekstra selama tiga bulan.

Tak hanya itu, ada pula berbagai promo eksklusif di Asus Online Store.

Baca juga:


Pelajari Produk, Langsung Beli di Tempat
Asus Online Store terintegrasi secara langsung dengan website resmi Asus Indonesia. Konsumen yang ingin membeli produk melalui Online Store dapat mengunjungi website resmi Asus Indonesia (asus.com/id) dan memilih produk yang tertera di website tersebut.


Setelah memilih produk, konsumen akan dibawa ke halaman yang berisi informasi lengkap mengenai produk yang dipilih. Untuk melakukan pembelian, konsumen bisa langsung memilih tombol Beli yang terdapat di pojok kanan atas.

Untuk mendapatkan promo terkini di Asus Online Store, konsumen dapat mengunjungi halaman utama website resmi Asus Indonesia (asus.com/id) dan memilih banner promo yang tersedia.

Jangan lupa untuk terus memantau akun resmi media sosial Asus Indonesia untuk mendapatkan berbagai promo menarik serta potongan harga di Asus Online Store.

Flash Sale dan Diskon Laptop Asus di Asus Official Store
Meramaikan peluncuran Asus Online Store, Asus Indonesia akan menghadirkan program flash sale khusus.

Program flash sale di Asus Online Store akan berlangsung mulai dari tanggal 14 hingga 16 Juli 2021. Pada tanggal tersebut, terdapat potongan harga istimewa hingga Rp4.000.000 untuk berbagai lini produk Asus. Mulai dari VivoBook, ZenBook, TUF Gaming, hingga ROG.

Ada juga potongan harga senilai Rp250.000 untuk pembelian laptop di Asus Online Store dengan minimal pembelian Rp5.000.000 pada periode 14 hingga 16 Juli 2021.


Cukup dengan memasukkan kode promo ASUSLAPTOP saat melakukan checkout, pengguna akan mendapatkan potongan harga secara langsung (syarat dan ketentuan berlaku).

Belanja di Asus Online Store juga akan semakin nyaman berkat layanan gratis pengiriman dengan asuransi ke seluruh Indonesia.

Postingan Populer

MediaTek Genio Series Dorong Edge AI ke Robotika dan IoT Industri

MediaTek kembali menegaskan ambisinya di ranah edge AI dengan meluncurkan lini terbaru Genio di ajang Embedded World 2026. Alih-alih sekadar ikut tren, langkah ini menunjukkan bagaimana AI kini didorong keluar dari cloud, langsung ke perangkat yang benar-benar bekerja di lapangan. Seri baru ini mencakup Genio Pro, Genio 420, serta Genio 360, dengan Genio Pro diposisikan sebagai “otak” untuk perangkat kelas berat seperti robot otonom, drone komersial, hingga sistem machine vision. Dibangun di atas proses 3nm TSMC, chipset ini mengusung konfigurasi CPU all-big-core berbasis Arm v9.2 dan NPU generasi terbaru dengan klaim performa hingga 50 TOPS.  Secara teknis, ini bukan sekadar upgrade. Ini adalah upaya serius membawa kemampuan generative AI langsung ke edge. Namun di balik angka-angka impresif tersebut, ada pertanyaan yang layak diajukan. Apakah pasar benar-benar siap? MediaTek menjanjikan kemampuan menjalankan model hingga 7 miliar parameter dengan kecepatan hingga 23 token per det...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Pangsa Pasar Sistem Operasi Desktop Dikuasai Windows 11 dengan 72%

Data terbaru dari StatCounter menunjukkan bahwa Windows 11 kini semakin mendominasi pasar sistem operasi desktop. Pangsa pasarnya dilaporkan telah mencapai sekitar 72,78 persen, sementara Windows 10 turun drastis menjadi 26,27 persen. Perubahan ini menandai percepatan adopsi yang cukup signifikan dibandingkan akhir 2025. Saat itu Windows 11 baru saja melampaui 50 persen pangsa pasar, sementara Windows 10 masih mempertahankan basis pengguna yang jauh lebih besar. Kini, jarak keduanya terus melebar. Salah satu faktor utama di balik lonjakan ini adalah keputusan Microsoft untuk mengakhiri dukungan resmi bagi Windows 10. Batasan siklus hidup produk tersebut mendorong banyak pengguna dan organisasi untuk beralih ke platform yang lebih baru. Dalam banyak kasus, keputusan tersebut bukan lagi sekadar pilihan fitur, melainkan kebutuhan untuk menjaga keamanan dan kompatibilitas sistem. Selain itu, proses upgrade juga sering kali terjadi secara tidak langsung melalui pembelian perangkat baru. Kom...