Langsung ke konten utama

VivoBook 15 A516, Laptop 15 Inci Murah Meriah Rekomendasi Asus

Dari data penjualan Asus, di Kawasan Asia Pasifik, laptop yang paling banyak terjual di tahun 2020 lalu adalah laptop dengan ukuran layer 15 inci. Di beberapa negara, persentasenya bahkan mencapai di atas 30, 40 bahkan 70 persen.

Tetapi kondisinya berbeda di pasaran Indonesia. Dari data penjualan Asus dan juga lembaga riset GfK, di pasaran Indonesia, hanya sekitar 12 persen saja pengguna memilih laptop berukuran layar 15 inci.


Untuk memberikan pemahaman atas manfaat serta mendongkrak minat terhadap laptop 15 inci, Asus Indonesia menggelar campaign bertajuk #BiggerDreamWiderScreen. Pada ajang ini, mereka menghadirkan beberapa laptop terbaru yang tentunya punya layer dengan panel 15 inci. Apa saja?


Produk pertama yang mereka rilis adalah Asus VivoBook 15 A516. Varian ini merupakan laptop yang ditujukan untuk segmen entry level. Ia hadir dengan fitur basic untuk komputasi sehari-hari dengan pilihan spesifikasi yang cukup banyak.


Sebagai gambaran, berikut ini daftar harga Asus VivoBook 15 A516 terbaru yang beredar di Indonesia:

A516MA-HD421     N4020/UMA/4G/256G PCIE+HOUSING/HD/GREY/BLK/OPI    5.199.000
A516MA-HD422     N4020/UMA/4G/256G PCIE+HOUSING/HD/SILVER/BLK/OPI    5.199.000
A516MA-FHD421     N4020/UMA/4G/256G PCIE+HOUSING/FHD/GREY/BLK/OPI    5.299.000
A516MA-FHD422     N4020/UMA/4G/256G PCIE+HOUSING/FHD/SILVER/BLK/OPI    5.299.000
A516JA-HD3121     i3-1005G1/UMA/4G/256G PCEI+1T/HD/GREY/BLK/OPI        7.499.000
A516JA-HD3122     i3-1005G1/UMA/4G/256G PCEI+1T/HD/SILVER/BLK/OPI         7.499.000
A516JA-FHD3211     i3-1005G1/UMA/4G/256G PCIE+1T/FHD/GREY/BLK/OPI         7.799.000
A516JA-FHD3212     i3-1005G1/UMA/4G/256G PCIE+1T/FHD/SILVER/BLK/OPI    7.799.000
A516JP-FHD321        i3-1005G1/MX330/4G/256G PCIE/FHD/GREY/BLK/OPI         7.699.000
A516JP-FHD322        i3-1005G1/MX330/4G/256G PCIE/FHD/SILVER/BLK/OPI         7.699.000
A516JP-FHD351        i3-1005G1/MX330/4G/512G PCIE/FHD/GREY/BLK/OPI         8.099.000
A516JP-FHD352        i3-1005G1/MX330/4G/512G PCIE/FHD/SILVER/BLK/OPI         8.099.000
A516JP-FHD5121     i5-1035G1/MX330/4G+4G/1TB+256 PCIE/FHD/GREY/BLK/OPI    10.699.000
A516JP-FHD5122     i5-1035G1/MX330/4G+4G/1TB+256 PCIE/FHD/SILVER/BLK/OPI    10.699.000
A516JP-VIPS5121     i5-1035G1/MX330/8G/1TB+256 PCIE/VIPS FHD/GREY/BLK/OPI    10.799.000

Asus VivoBook 15 A516 sendiri merupakan laptop yang dirancang sebagai perangkat andalan bagi semua kalangan. Selain memiliki fitur dan teknologi terkini, VivoBook 15 A516 juga tampil dengan beragam konfigurasi spesifikasi sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai kalangan penggunanya.

Untuk kebutuhan bekerja atau bermain, VivoBook 15 A516 merupakan laptop yang memberikan kinerja dan visual imersif berkat ukuran layar yang lebih besar.

Desain
VivoBook 15 A516 merupakan laptop modern dengan konsep mobilitas tinggi dan mengusung layar berukuran besar. Itulah mengapa laptop ini tetap hadir dengan bodi yang ringkas dan ringan. 


Bobotnya hanya 1,8 kilogram dan ketebalannya hanya 19.9mm membuat laptop ini tetap mudah untuk dibawa bepergian. Tidak hanya itu, Asus bahkan menyediakan charger yang sangat ringkas dan mudah untuk dimasukkan ke berbagai kompartemen di dalam tas.

Salah satu rahasia mengapa VivoBook 15 A516 dapat memiliki bodi yang lebih ringkas dibandingkan dengan laptop 15 inci pada umumnya adalah berkat teknologi NanoEdge Display.

Teknologi eksklusif dari Asus tersebut memungkinkan bezel layar pada VivoBook 15 A516 dapat tampil sangat tipis, sehingga laptop ini dapat memiliki screen-to-body ratio hingga 83%. Tidak hanya itu, ukuran laptop ini bahkan setara dengan laptop 14 inci yang masih menggunakan bezel layar tebal.

Berbicara soal layar, VivoBook 15 A516 juga telah dibekali dengan layar berukuran 15 inci dengan resolusi hingga Full HD. Layar tersebut sangat cocok digunakan baik untuk bekerja maupun untuk menikmati konten multimedia karena sudah dilapisi dengan lapisan anti-silau (anti-glare) serta memiliki sudut pandang hingga 178 derajat.

Baca juga:


Fitur
Asus VivoBook 15 A516 dibekali dengan keyboard full-size yang telah dilengkapi backlit, membuat laptop ini tetap dapat digunakan meski dalam kondisi gelap. Keyboardnya juga didesain secara ergonomis dan lebih kokoh. Setiap tombol keyboard-nya memiliki key travel sejauh 1,4mm yang sangat ideal untuk mengetik.

Selain keyboard yang nyaman, beberapa varian VivoBook 15 A516 juga telah dilengkapi dengan keamanan biometrik melalui fingerprint sensor. Fitur yang biasanya terdapat di laptop kelas premium tersebut memungkinkan pengguna dapat masuk ke dalam sistem Windows 10 Home melalui Windows Hello, sehingga tidak perlu lagi mengetikkan password.

Asus juga membekali laptop ini dengan satu kamera sehingga laptop ini sudah bisa diandalkan sebagai perangkat untuk bekerja atau belajar di rumah. 

Pengguna VivoBook 15 A516 juga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli software office karena laptop ini sudah dilengkapi dengan Microsoft Office Pre-Installed.

Microsoft Office merupakan aplikasi office terbaik di dunia dan digunakan sebagai aplikasi standar dalam pengolahan data dan dokumen kantor oleh sebagian besar institusi di dunia. Microsoft Office Home & Student 2019 terdiri dari tiga aplikasi utama yaitu Word, Excel, dan PowerPoint.

Selain dilengkapi dengan fitur Office terkini,  Microsoft Office Home & Student 2019 juga dapat terus di-update sehingga Anda dapat terbebas dari berbagai ancaman celah kemanan dan malware. Microsoft Office Home & Student 2019 tersedia secara cuma-cuma atau tanpa biaya tambahan.

VivoBook 15 A516 dirancang sebagai laptop modern dan mengedepankan mobilitas. Untuk itulah ia dibekali dengan serangkaian fitur konektivitas mulai dari port USB Type-C, USB Type-A, HDMI, serta combo audio jack untuk memenuhi kebutuhan konektivitas sehari-hari.

Sementara di sisi konektivitas nirkabel, VivoBook 15 A516 dibekali dengan WiFi 5 (802.11ac) untuk terhubung dengan jaringan internet, serta Bluetooth 4.1 sehingga penggunanya dapat menghubungkan berbagai aksesori nirkabel.

VivoBook 15 A516 juga tidak hanya dilengkapi dengan berbagai fitur, tetapi juga memiliki konstruksi yang tangguh. Berbagai bagian pada laptop ini, seperti pada chasis utama dan rangka layar, terbuat dari bahan logam untuk memperkuat keseluruhan konstruksi bodinya.

Asus juga menghadirkan perlindungan ekstra untuk HDD bernama E-A-R HDD Protection. Perlindungan tersebut dapat menyerap getaran yang dihasilkan saat perangkat terguncang dan menyelamatkan HDD yang ada di dalamnya.

Spesifikasi
Asus VivoBook 15 A516 ditenagai oleh prosesor hingga 10th Gen Intel Core, prosesor modern dengan serangkaian fitur dan teknologi terkini. Varian tertingginya hadir dengan prosesor Intel Core i5-1035G1 yang memiliki konfigurasi 4 core dan 8 thread, serta boost clock hingga 3,6GHz.

Konfigurasi dan kemampuan prosesor tersebut membuat VivoBook 15 A516 dapat diandalkan untuk berbagai kegiatan mulai dari bekerja, berselancar di internet, atau menikmati konten multimedia.


Beberapa varian VivoBook 15 A516 juga ditenagai oleh chip grafis Nvidia GeForce MX330 untuk pengguna yang membutuhkan performa grafis ekstra. Berikut ini spesifikasi teknis Asus VivoBook 15 A516:

Kehadiran Nvidia GeForce MX330 memungkinkan VivoBook 15 A516 dapat menjalankan berbagai aplikasi yang membutuhkan performa grafis ekstra seperti aplikasi photo editing, video editing, hingga game kasual.

Agar dapat memenuhi kebutuhan semua kalangan, VivoBook 15 A516 hadir dengan konfigurasi hardware yang beragam, termasuk pada jenis media penyimpanan data serta memori. Laptop juga telah menggunakan memori DDR4 yang merupakan standar laptop modern dengan kapasitas yang dapat di-upgrade.

Sementara untuk penyimpanannya, ia mengandalkan dua jenis penyimpanan yaitu 2.5” SATA dan M.2 PCIe. Tergantung konfigurasinya, Anda dapat menyematkan SSD dan HDD ke dalam laptop ini.

Satu lagi kelebihan VivoBook 15 A516 adalah hadirnya MyAsus, sebuah aplikasi bawaan yang merupakan pusat kontrol untuk laptop ini. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau status laptopnya sekaligus melakukan troubleshooting.

MyAsus juga menyediakan fasilitas agar penggunanya dapat memindai sistem laptop, menemukan masalah, dan memperbaikinya secara otomatis. Tidak hanya itu, ia juga dapat memperlihatkan status garansi perangkat serta fasilitas untuk menghubungi layanan konsumen.

Yang paling menarik dari MyAsus adalah fitur bernama Link to MyAsus. Fitur tersebut memungkinkan pengguna VivoBook 15 A516 untuk menghubungkan smartphone-nya dengan laptop agar dapat beraktivitas secara lebih produktif.

Link to MyAsus memiliki beberapa fungsi mulai dari menampilkan pesan dan notifikasi dari smartphone ke layar laptop, melakukan panggilan telepon langsung dari laptop, hingga membuat smartphone menjadi layar kedua untuk laptop.

Bahkan ada juga fasilitas untuk berbagi file secara instan antara laptop dengan smartphone.


Kesimpulan
Sebagai sebuah laptop sehari-hari, Asus VivoBook 15 A516 ini direkomendasikan. Anda yang ingin upgrade laptop lawas Anda dan naksir dengan VivoBook series yang terjangkau, ada baiknya memilih VivoBook 15 A516 dibanding varian 14 incinya.

Dengan layar yang lebih luas, namun dimensi laptop yang tetap ringkas di kelasnya, serta ketebalan dan bobot yang juga minimalis, merupakan kelebihan yang ditawarkan. Belum lagi opsi upgrade yang lebih baik dibandingkan dengan seri 14 inci.

Postingan Populer

MediaTek Genio Series Dorong Edge AI ke Robotika dan IoT Industri

MediaTek kembali menegaskan ambisinya di ranah edge AI dengan meluncurkan lini terbaru Genio di ajang Embedded World 2026. Alih-alih sekadar ikut tren, langkah ini menunjukkan bagaimana AI kini didorong keluar dari cloud, langsung ke perangkat yang benar-benar bekerja di lapangan. Seri baru ini mencakup Genio Pro, Genio 420, serta Genio 360, dengan Genio Pro diposisikan sebagai “otak” untuk perangkat kelas berat seperti robot otonom, drone komersial, hingga sistem machine vision. Dibangun di atas proses 3nm TSMC, chipset ini mengusung konfigurasi CPU all-big-core berbasis Arm v9.2 dan NPU generasi terbaru dengan klaim performa hingga 50 TOPS.  Secara teknis, ini bukan sekadar upgrade. Ini adalah upaya serius membawa kemampuan generative AI langsung ke edge. Namun di balik angka-angka impresif tersebut, ada pertanyaan yang layak diajukan. Apakah pasar benar-benar siap? MediaTek menjanjikan kemampuan menjalankan model hingga 7 miliar parameter dengan kecepatan hingga 23 token per det...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Pangsa Pasar Sistem Operasi Desktop Dikuasai Windows 11 dengan 72%

Data terbaru dari StatCounter menunjukkan bahwa Windows 11 kini semakin mendominasi pasar sistem operasi desktop. Pangsa pasarnya dilaporkan telah mencapai sekitar 72,78 persen, sementara Windows 10 turun drastis menjadi 26,27 persen. Perubahan ini menandai percepatan adopsi yang cukup signifikan dibandingkan akhir 2025. Saat itu Windows 11 baru saja melampaui 50 persen pangsa pasar, sementara Windows 10 masih mempertahankan basis pengguna yang jauh lebih besar. Kini, jarak keduanya terus melebar. Salah satu faktor utama di balik lonjakan ini adalah keputusan Microsoft untuk mengakhiri dukungan resmi bagi Windows 10. Batasan siklus hidup produk tersebut mendorong banyak pengguna dan organisasi untuk beralih ke platform yang lebih baru. Dalam banyak kasus, keputusan tersebut bukan lagi sekadar pilihan fitur, melainkan kebutuhan untuk menjaga keamanan dan kompatibilitas sistem. Selain itu, proses upgrade juga sering kali terjadi secara tidak langsung melalui pembelian perangkat baru. Kom...