Langsung ke konten utama

Cuma 8 Menit! Super Cepat Teknologi Pengisian dari Xiaomi

Xiaomi Mi 10 Ultra telah hadir di pasaran sejak bulan Agustus 2020. Saat diluncurkan, Xiaomi memperkenalkan teknologi terobosannya yakni fast charging pertama dengan daya 120W yang sangat cepat. 

Setelah setahun berlalu, Xiaomi kini mengumumkan teknologi fast charging terbarunya dan tentunya memiliki fitur yang ditingkatkan dari fast charging sebelumnya.


Teknologi terbaru dari Xiaomi ini dinamakan Hyper Charge. Perangkat charger baru mereka dapat menghantarkan daya hingga 200W dengan kabel dan hingga 120W tanpa kabel, atau wireless. Seperti apa? 

Xiaomi mengklaim bahwa smartphone baru mereka dapat di-charge dari angka 0% sampai dengan 100% atau penuh hanya dalam kurun waktu 8 menit saja.


Selain itu, charger anyar ini dapat mengisi smartphone tanpa kabel dengan waktu 15 menit sampai baterainya penuh. Untuk charger tanpa kabel, tentu waktu ini sangat cepat dan memecahkan rekor yang baru. 

Teknologi HyperCharge tersebut sebelumnya juga telah diuji coba dengan menggunakan baterai 4.000 mAH milik Mi 11 Pro dan hasilnya di unggah di laman Twitter Xiaomi. 

Dalam pengujian yang direkam dalam video dan diunggah tersebut, terlihat jika Mi 11 Pro berhasil terisi sebanyak 50% hanya dalam waktu 3 menit saja. Charger juga hanya membutuhkan waktu selama 8 menit untuk mengisi baterai smartphone tersebut sampai penuh.


Baca juga:


Dalam video unggahannya, Xiaomi juga mengenalkan teknologi wireless charging 120W yang diklaim bisa mengisi baterai 4.000 hingga penuh dalam waktu 15 menit tanpa menggunakan kabel. Teknologi ini merupakan penerus dari teknologi wireless charging 80W yang dikenalkan Xiaomi tahun lalu.

Masih menggunakan smartphone yang sama yakni Mi 11 Pro yang telah dimodifikasi, teknologi wireless charging 120W milik Xiaomi ternyata dapat mengisi daya baterai hingga 50% dalam waktu tujuh menit, dan 100% dalam waktu 15 menit.

Sebagai informasi, teknologi fast charging biasanya menghasilkan panas yang berlebih, terlebih jika teknologi fast chargingnya ternyata di tingkatkan kecepatan pengisiannya. 

Selain panas, kualitas baterai pun dapat cepat menurun akibat panas berlebih. Sayangnya, untuk potensi dampak negatif ini, dalam videonya Xiaomi belum menjelaskan langkah untuk mengatasi hal tersebut.


Yang pasti, untuk saat ini, belum diketahui kapan Xiaomi akan meluncurkan ponsel yang mendukung fast charging 200W dan wireless charging 120W. Namun ada rumor jika Xiaomi akan meluncurkan ponsel dengan fasilitas fast charging 200W pada kuartal kedua tahun 2021.

Menarik bukan guys?

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Bug Audio Crash di Game dan Aplikasi Windows 11 Diperbaiki Microsoft

Microsoft akhirnya memperbaiki bug audio di Windows 11 yang menyebabkan sejumlah game dan aplikasi mengalami crash secara tiba-tiba, bahkan gagal dibuka. Masalah yang muncul setelah pembaruan opsional September 2026 ini berkaitan dengan fungsi dekode audio Dolby Digital AC-3 bawaan Windows. Perbaikannya telah dirilis melalui pembaruan kumulatif Oktober 2026, KB5127648. Seperti dilaporkan PCWorld, bug tersebut pertama kali muncul setelah Microsoft merilis pembaruan KB5124010 pada 22 September 2026. Masalahnya berdampak pada aplikasi yang mengandalkan dekoder AC-3 bawaan sistem operasi. Aplikasi dapat berhenti mendadak ketika memutar audio, mengatur volume, atau menggunakan fitur tertentu yang berkaitan dengan suara. Dampaknya tidak terbatas pada game. Pemutar media dan sejumlah aplikasi produktivitas juga berpotensi mengalami gangguan serupa. Microsoft menjelaskan bahwa perangkat lunak lawas menjadi kelompok yang paling rentan karena masih mengandalkan implementasi dekoder AC-3 milik Wi...

Q3 2026, Penjualan PC Global Anjlok 21%

Pasar PC global mengalami tekanan tajam pada kuartal III 2026 karena kenaikan harga memori dan komponen lainnya membuat konsumen menunda pembelian perangkat baru. Counterpoint Research mencatat pengiriman PC global mencapai 57 juta unit, turun 21% dibandingkan 72,2 juta unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara kuartalan, pengiriman juga menyusut 13,8%. Tekanan diperkirakan berlanjut hingga akhir tahun. Counterpoint memproyeksikan pengiriman PC pada kuartal IV 2026 turun 27% secara tahunan. Kenaikan biaya komponen mendorong harga sistem lebih tinggi, sehingga konsumen semakin sulit membenarkan penggantian perangkat lama. Permintaan dari perusahaan melalui pembaruan armada PC dan migrasi Windows masih memberikan dukungan, tetapi belum cukup untuk mengimbangi lemahnya pasar konsumen. Perbandingan tahunan juga dipengaruhi tingginya pengiriman pada kuartal III 2025. Saat itu, pembelian PC menjelang berakhirnya dukungan Windows 10 serta penyesuaian persediaan terkait tarif perdag...

Kena Hack, Suhu Prosesor Mac Tembus 112 Derajat Celsius

Sebuah Mac mengalami panas berlebihan hingga mencapai 112°C dan melambat akibat penggunaan CPU yang tidak wajar. Awalnya, pemilik perangkat tidak mengetahui penyebabnya. Namun, ketika mengembangkan aplikasi pemantau suhu macOS dengan bantuan Claude AI, pengguna Reddit dengan akun u/UntilHEX justru menemukan adanya cryptominer yang diam-diam memanfaatkan sumber daya seluruh 12 core CPU komputernya. Malware tersebut diketahui menjalankan XMRig, perangkat lunak penambangan mata uang kripto yang dikenal sebagai penambang Monero. XMRig sendiri merupakan perangkat lunak sumber terbuka, tetapi juga kerap disalahgunakan atau disertakan dalam malware untuk menambang kripto menggunakan komputer korban tanpa izin. Menurut laporan yang dibagikan pengguna tersebut, proses XMRig mengonsumsi sumber daya CPU dalam jumlah sangat besar, hingga sekitar 1.175% pada tampilan pemantauan yang ditunjukkan. Beban kerja ini membuat Mac bekerja keras, meningkatkan suhu, dan menurunkan responsivitas sistem. Meski...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...