Langsung ke konten utama

Daftar YouTuber Dengan Penghasilan Tertinggi di Indonesia

Daftar YouTuber Dengan Penghasilan Tertinggi di Indonesia - Berbicara mengenai perkembangan teknologi yang semakin pesat, pastinya Anda sudah tidak asing mendengar istilah media sosial. Apalagi bagi sebagian masyarakat media sosial telah berubah menjadi lapangan pekerjaan yang sangat menjanjikan.

Salah satu platform media sosial yang banyak dipilih masyarakat adalah YouTube. Bahkan sudah banyak konten kreator Indonesia yang namanya melejit di dunia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya subscribers di channel YouTube-nya.


Selain banjir subscribers, ternyata para Youtuber juga ketiban banyak rezeki. Karena para YouTuber tersebut akan mendapatkan penghasilan ekstra dari setiap konten yang di unggahnya. Tidak heran jika profesi YouTuber kini menjadi banyak incaran semua kalangan. 

Hal tersebut dikarenakan besarnya gaji YouTuber Indonesia yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah per bulan. Nah, lalu siapa saja YouTuber Indonesia yang mendapatkan penghasilan tertinggi setiap bulannya? Agar Anda tidak penasaran langsung saja simak informasinya berikut ini.


Daftar YouTuber Dengan Penghasilan Tertinggi di Indonesia
 
Deddy Corbuzier
Untuk YouTuber pertama dengan penghasilan tertinggi di Indonesia adalah akun YouTube Deddy Corbuzier. Tahukah Anda, Deddy Corbuzier diperkirakan telah mengantongi penghasilan sebesar US$ 34.000 – US$ 543.300 per bulannya.

Apabila dikonversikan dalam rupiah, rata-rata gaji yang diterima Deddy Corbuzier dari akun YouTube nya sebesar Rp504,83 juta hingga Rp8,07 miliar.

Saat ini ia punya jumlah subscribers sebanyak 11 juta dan jumlah video yang di upload secara akumulatif sekitar 668 video. Sedangkan jumlah penontonnya secara akumulatif kurang lebih 1,57 miliar. Sehingga Deddy Corbuzier telah menduduki peringkat satu sebagai youtuber dengan penghasilan tertinggi di Indonesia.

Baim Wong dan Paula Verhoeven (Baim Paula)
YouTuber kedua dengan penghasilan tertinggi di Indonesia adalah akun YouTube Baim Paula. Channel YouTube ini telah memiliki jumlah subscribers kurang lebih 15,7 juta, dengan video yang di upload secara akumulatif sekitar 904 video. Sedangkan jumlah penonton akun YouTube ini secara akumulatif sekitar 2,22 miliar.

Baim Wong menduduki peringkat kedua sebagai YouTuber dengan penghasilan tertinggi di Indonesia. Diperkirakan, mereka memiliki pendapatan per bulan sebesar US$28.400 - US$ 453.900 yang setara dengan Rp417.88 juta - Rp6,68 miliar. Bagaimana, sangat besar bukan pendapatannya?



Baca juga:


Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (Rans Entertaiment)
Selanjutnya, YouTuber ketiga dengan penghasilan tertinggi di Indonesia adalah Raffi dan Nagita dengan akun YouTube Rans Entertaiment. Channel YouTube ini telah mengantongi jumlah subscribers sebanyak 17,2 juta dan jumlah video yang di upload secara akumulatif sekitar 1.535 video. Secara total, jumlah penontonnya telah mencapai 2.99 miliar. 

Tidak heran jika Raffi Ahmad menduduki peringkat ketiga sebagai YouTuber dengan penghasilan tertinggi di Indonesia. Apabila pendapatan Raffi Ahmad diproyeksi per bulannya sekitar US$28.000 – US$ 447.800, artinya ia meraih dana sebesar Rp411,99 juta sampai Rp6,58 miliar.

Ria Ricis (Ricis Official)
Untuk YouTuber yang terakhir dengan penghasilan tertinggi di Indonesia yaitu Ria Ricis dengan akun YouTube Ricis Official. Akun ini bisa mendapatkan penghasilan per bulan sekitar US$26.300 – US$420.600.

Apabila angkanya dikonversi menjadi rupiah, nominalnya setara dengan Rp386.98 juta hingga Rp6.19 miliar. Saat ini Ria Ricis memiliki jumlah subscribers kurang lebih 22.2 juta dan jumlah video yang di upload secara akumulatif sebanyak 1.033 video. Adapun penonton setiap videonya secara akumulatif sekitar 3.09 miliar. Hal ini membuat Ria Ricis bisa menduduki peringkat keempat sebagai YouTuber dengan penghasilan tertinggi di Indonesia.


Nah itu tadi beberapa ulasan mengenai YouTuber dengan penghasilan tertinggi di Indonesia. Dengan angka yang fantastis, mungkin Anda tergiur dengan penghasilan yang didapatkan setiap bulannya jika menjadi seorang YouTuber.

Semoga informasi tersebut bermanfaat dan dapat memotivasi Anda sebagai seorang konten kreator pemula yang bisa menghasilkan video berkualitas. Selamat mencoba!

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Asus ExpertBook P3 G1. Laptop Bisnis Intel Core Ultra, Harga Mulai Rp14 Jutaan

Asus ExpertBook P3 G1 (P3406CCAP) merupakan laptop bisnis terbaru Asus yang dirancang untuk profesional, pekerja hybrid, tenaga pendidik, dan perusahaan yang membutuhkan laptop kerja dengan performa, keamanan, serta daya tahan untuk penggunaan sehari-hari. Laptop bisnis Asus ini menawarkan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 255H, RAM DDR5 hingga 64GB, dual SSD PCIe 4.0 hingga 2TB, serta bobot mulai 1,43 kg. Dengan kombinasi tersebut, Asus ExpertBook P3 G1 menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat produktivitas dengan kemampuan upgrade dan fitur keamanan bisnis, tetapi tetap memperhatikan mobilitas serta efisiensi investasi. Spesifikasi Asus ExpertBook P3 G1 Asus ExpertBook P3 G1 tersedia dengan pilihan prosesor Intel Core Ultra 5 225H dan hingga Intel Core Ultra 7 255H. Kedua prosesor tersebut memiliki Intel AI Boost NPU hingga 13 TOPS untuk mendukung sejumlah aktivitas berbasis AI. Untuk multitasking, laptop ini mendukung RAM DDR5 hingga 64GB melalui dua slot SO-DIMM. Penyimpananny...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Mac Mini M6 Tunjukkan Lonjakan Performa AI Signifikan Dibanding M4

Apple M6 membawa peningkatan performa yang cukup besar pada Mac mini, khususnya untuk beban kerja artificial intelligence (AI). Berdasarkan serangkaian pengujian yang dilakukan YouTuber Alex Ziskind, Mac mini M6 menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan generasi M4 dalam pemrosesan model AI lokal. Dalam pengujian Qwen3.5-9B 4-bit, M6 mencatat kecepatan pemrosesan prompt mencapai 742 token per detik, sedangkan M4 hanya 210 token per detik. Artinya, M6 memiliki kecepatan sekitar 253,3 persen lebih tinggi. Untuk token generation, M6 menghasilkan 26,9 token per detik, dibandingkan 18 token per detik pada M4. Perbedaannya mencapai sekitar 49,4 persen. Keunggulan M6 juga terlihat pada pengujian llama-benchy. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan token pertama hanya 0,72 detik, sementara M4 membutuhkan 2,5 detik. Pada pengujian pembuatan gambar menggunakan FLUX.1, M6 menyelesaikan proses dalam 36 detik, sedangkan M4 membutuhkan 94 detik. Dengan demikian, M6 mampu memangkas waktu rende...

Apa Bedanya Googlebook dengan Chromebook? Ini Perbedaan Hardware, OS dan Fiturnya

Googlebook dan Chromebook sama-sama menyasar pengguna laptop yang membutuhkan perangkat ringan dan terintegrasi dengan layanan Google. Namun, keduanya memiliki perbedaan mendasar, terutama pada sistem operasi, dukungan hardware, serta kemampuan kecerdasan buatan. Jika Chromebook dibangun di atas ChromeOS, Googlebook hadir dengan Googlebook OS yang dirancang dengan integrasi Gemini lebih dalam. Hardware Lebih Beragam Chromebook umumnya menggunakan prosesor kelas hemat daya seperti Intel Celeron, Pentium, Core, AMD Ryzen, MediaTek, hingga Snapdragon. Spesifikasinya sangat beragam dan banyak model berada di kelas entry-level hingga menengah. Googlebook memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan laptop modern. Lini yang diperkenalkan Google menggunakan Intel Core Ultra Series 3, Qualcomm Snapdragon X Elite, dan SoC MediaTek. Konfigurasinya juga relatif tinggi, misalnya Acer Googlebook 14 menawarkan Core Ultra 5, RAM 16 GB, SSD 512 GB, serta layar OLED 2,8K. Artinya, Googlebook tampaknya d...