Langsung ke konten utama

Xiaomi Mi 10T Bisa Dibeli di JD.ID

Dalam sebuah peluncuran virtual, Xiaomi Indonesia menghadirkan sebuah smartphone yang sangat menarik. Ya, prosesor tersebut menjadi sangat menarik karena menawarkan spesifikasi yang sangat tinggi dan harga yang sangat terjangkau. Di kelasnya.

Adalah Xiaomi Mi 10T, smartphone yang dihadirkan di Indonesia kali ini. Anda yang tertarik untuk memiliki namun kesulitan untuk mendapatkannya, beli Xiaomi Mi 10T di JD.ID pun bisa. Pasalnya, Xiaomi sudah secara eksklusif meluncurkan Mi 10T series pada platform JD.ID.




Tak hanya satu mode, kedua model smartphone canggih teranyar Xiaomi disediakan di platform e-commerce yang terafiliasi dengan JD.com, sebuah perusahaan internet terbesar ke-3 di di dunia. Apa saja?



Kedua smartphone flagship dari Xiaomi yang diluncurkan tersebut, yaitu Mi 10T dan Mi 10T Pro telah dilengkapi dengan berbagai fitur yang canggih dan ekslusif. Di antaranya adalah prosesor paling canggih Snapdragon 865, layar jernih dengan refresh rate 144Hz, serta fast charging 33W dengan kapasitas baterai 5.000mAh.




Kedua smartphone Xiaomi Mi 10T series ini telah dibekali oleh beberapa fitur terbaik dikelasnya, seperti layar LCD berukuran 6,67 inch dengan resolusi Full HD+, serta warna dan layar yang lebih jernih dengan refresh rate 144Hz yang dibantu oleh teknologi MEMC untuk mendongkrak frame rate dari konten agar nyaman ditonton mengikuti standar baru.

Teknologi AdaptiveSync membuat layar seri Mi 10T series mampu mengatur refresh rate dalam tujuh tahap untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan seperti menikmati film, mengamati sosial media, hingga bermain game yang lebih halus dan responsif.

Tak hanya itu, keduanya pun telah dimodali prosesor canggih Snapdragon 865 dengan dukungan 5G, WiFi 6, liquid cooling dan sudah terproteksi Corning Gorilla Glass 5 di 3 (tiga) tempat: layar, belakang dan modul kamera belakang, fitur side fingerprint sensor yang tertanam di pinggir body, frame jenis aluminum, fitur near-field communication (NFC), dual speaker bersertifikasi Hi-Res audio.

Tidak ketinggalan juga pada kedua smartphone flagship ini telah tertanam baterai berkapasitas besar 5.000 mAh dengan teknologi fast charging 33W dan teknologi Middle Middle Tab (MMT) yang membuat pengisian menjadi lebih singkat.

Dari sisi kualitas kamera, Mi 10T Series telah dilengkapi dengan kamera kelas flagship berkemampuan di atas rata-rata untuk merekam video hingga resolusi 8K, serta fitur kamera untuk menghasilkan konten kreatif dan menarik perhatian seperti photo and video clone, long exposure modes, time-lapse selfie, dan dual video.

Untuk hardware kameranya sendiri, Mi 10T Pro memiliki kamera utama 108MP, sementara Mi 10T memiliki kamera utama 64MP. Keduanya didampingi kamera ultra-wide 13MP dan kamera makro 5MP.




Bagi Anda yang berminat, khusus untuk seluruh pelanggan setia JD.ID yang juga merupakan Mi Fans dapat membeli smartphone flagship terbaru Xiaomi 10T Series tersebut melalui platform e-commerce JD.ID seharga Rp 5.999.000 (8GB + 128GB) untuk Xiaomi Mi 10T dan Rp 6.999.000 (8GB + 256GB) untuk Xiaomi Mi 10T Pro dengan 2 (dua) pilihan warna terbaik, yaitu Lunar Silver dan Cosmic Black. 


Selain itu, selama masa periode Pre-Order tanggal 10 - 14 Desember 2020, untuk 2.300 pembeli pertama akan berkesempatan mendapatkan hadiah gratis berupa Mi TWS Earphones 2 Basic dan garansi untuk perlindungan layar menjadi 2 tahun.

Baca juga:


Sebagai informasi, kolaborasi antara platform e-commerce JD.ID dan smarthone Xiaomi T10 Series tersebut akan terbagi menjadi 4 (empat) phase, dimana phase Pre-Order akan digelar pada tanggal 10 – 14 Desember 2020, lalu penjualan tahap pertama (1st Flash Sale) akan digelar pada tanggal 15 Desember 2020.

Adapun penjualan tahap kedua (2nd Flash Sale) pada tanggal 22 Desember 2020, dan penjualan tahap terakhir (3rd Flash Sale) akan digelar pada tanggal 29 Desember 2020 mendatang.




Sehubungan dengan peluncuran Xiaomi Mi 10T Series secara eksklusif pada platform e-commerce JD.ID, Mia Fawzia, Marketing Chief JD.ID mengungkapkan rasa antuasiasme-nya, “Kami begitu bersemangat dalam peluncuran produk Xiaomi Mi 10T Series yang sangat dinanti-nantikan oleh para Sahabat JD dan Mi Fans di seluruh Indonesia,” sebut Mia.

Tak hanya itu, Mia menambahkan, pihaknya juga optimis dalam hal penjualan produk ini, dan berharap kedepan-nya dapat menawarkan lebih banyak lagi produk Xiaomi yang terdepan, berkualitas, dan pastinya #DijaminOri kepada seluruh Sahabat JD dan Mi Fans.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

AMD Rilis Ryzen AI Max 400 Series

AMD kembali memperluas lini prosesor AI mobile melalui peluncuran Ryzen AI Max 400 Series, sebuah penyegaran dari platform Strix Halo yang kini diarahkan lebih agresif ke workstation AI portabel dan pengembangan large language model (LLM) secara lokal.  Berbeda dari generasi laptop konvensional yang masih mengandalkan cloud untuk inferensi AI, platform terbaru ini justru mencoba membawa beban kerja AI skala besar langsung ke perangkat mobile. Ryzen AI Max 400 Series tetap mengusung konfigurasi hingga 16-core/32-thread berbasis arsitektur Zen 5, dipadukan dengan GPU terintegrasi RDNA 3.5 hingga 40 Compute Unit. Namun perubahan paling signifikan ada pada dukungan memori LPDDR5X yang kini meningkat drastis dari maksimum 128GB menjadi 192GB.  AMD bahkan memungkinkan alokasi unified memory hingga 160GB langsung ke iGPU, sebuah pendekatan yang sangat tidak biasa di segmen laptop. Secara teknis, strategi unified memory tersebut membuat platform ini mampu menjalankan model AI berukura...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Microsoft Kembangkan Perangkat Berbasis Android, Windows Ditinggalkan?

Microsoft diam-diam sedang menyiapkan babak baru dalam strategi perangkat keras berbasis AI. Menariknya, proyek yang dikenal sebagai Project Solara ini justru tidak dibangun di atas Windows, melainkan Android.  Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan menarik. Apakah Microsoft melihat Windows dianggap kurang ideal untuk generasi perangkat AI berikutnya? Project Solara dirancang sebagai platform yang berfokus pada agen AI, bukan aplikasi konvensional. Microsoft bahkan telah memiliki dua purwarupa perangkat yang berfungsi penuh. Perangkat pertama berupa hub desktop yang dapat menerima perintah suara, mengenali pengguna melalui pemindaian wajah, hingga menampilkan informasi penting harian. Ketika dihubungkan ke monitor, perangkat tersebut dapat mengakses lingkungan Windows berbasis cloud. Perangkat kedua tampil lebih unik. Berbentuk lencana atau badge pintar, perangkat ini mengintegrasikan sensor sidik jari, kamera, serta kemampuan merekam dan mentranskripsi percakapan. Dalam demonst...

Asus Tawarkan AI Hybrid untuk Tekan Biaya AI Enterprise hingga 70 Persen

Asus memperluas strategi AI enterprise dengan menghadirkan arsitektur AI hybrid ke seluruh lini perangkat komersialnya, mulai dari laptop ExpertBook, desktop ExpertCenter, hingga mini PC NUC. Langkah tersebut menjadi respons terhadap meningkatnya biaya operasional AI generatif dan bisa menjadi solusi untuk menekan biaya AI perusahaan. Sebagai konteks, anggaran operasional AI generatif semakin membebani perusahaan seiring adopsi large language model (LLM) dan agen AI yang terus berkembang. Bahkan jauh melebihi budget saat perusahaan memanfaatkan otak manusia untuk mengerjakan tugas-tugas yang saat ini dikerjakan AI. Seperti diketahui, selama ini, banyak implementasi AI mengandalkan cloud sebagai pusat pemrosesan. Model tersebut memang fleksibel, tetapi biaya inferensi berbasis token dapat meningkat drastis ketika penggunaan AI dilakukan dalam skala besar.  Bagi perusahaan, kondisi ini mulai menjadi salah satu hambatan utama dalam memperluas penerapan AI. Melalui pendekatan AI hybrid...