Langsung ke konten utama

Daftar HP yang Tidak Bisa WhatsApp di Tahun Depan

Sejumlah perangkat smartphone tidak akan dapat mengakses WhatsApp lagi. Pasalnya, pihak WhatsApp menambahkan beberapa persyaratan agar suatu perangkat dapat mengakses platform miliknya per tanggal 1 Januari 2021 mendatang.

WhatsApp kini mengharuskan penggunanya untuk menggunakan perangkat yang minimal memiliki Operating System atau OS versi 4.0.3 atau Ice Cream Sandwich yang merupakan OS Android keluaran tahun 2011 lalu. 



Sedangkan untuk perangkat iPhone, OS yang digunakan minimal adalah iOS 9 yang merupakan OS iPhone keluaran tahun 2015. 


Kabar ini tersiar dikutip dari laman The Independent pada Selasa 29 Desember 2020 lalu.



WhatApp kini hanya dapat dioperasikan pada OS yang lebih baru dan sudah tidak bisa digunakan pada OS yang lama dan jadul. Dengan adanya persyaratan baru ini, diperkirakan ada jutaan hape akan terdampak. 

Smartphone Android lama seperti HTC Desire, LG Optimus Black, Samsung Galaxy S2 yang sudah tidak bisa update OS akan kehilangan dukungan untuk WhatsApp. Untuk versi iOS beberapa diantaranya adalah perangkat iPhone 1 sampai iPhone 4 yang sudah tidak bisa lagi update iOS terbaru.

Baca Juga:


Sebagian besar orang yang selalu update perangkat dan OS mungkin tidak akan terdampak oleh hal ini. Sedangkan beberapanya lagi akan sangat terdampak karena perangkat yang digunakan adalah perangkat jadul. 



Nah apakah perangkatmu merupakan perangkat baru? Jika tidak yakin segera periksa OS apa yang digunakan perangkatmu.

Cara untuk mengecek OS di perangkat Android:

  • Buka Setelan atau Pengaturan
  • Klik Tentang Ponsel
  • Klin Informasi Perangkat lunak/software
  • Versi OS smartphone dapat dilihat pada menu ‘Versi Android’

Cara untuk mengecek versi iOS pada perangkat iPhone:
1.    Klik Pengaturan
2.    Klik Umum
3.    Klik Pembaruan Perangkat Lunak

Selain aturan OS terbaru, pengguna WhatsApp juga harus menyuujui aturan privasi terbaru dari platform agar tetap dapat menjalankan aplikasi. Jika tidak setuju, pengguna WhatsApp dapat kehilangan akses obrolan. 

Untuk mengetahui perangkat apa saja yang sudah tidak dapat mengakses WhasApp, berikut ini daftarnya:

Smartphone yang kehilangan akses WhatsApp per 1 Januari 2021
-    iPhone 1 sampai 4
-    Samsung Galaxy S2
-    HTC Desire
-    LG Optimus Black
-    Motorola Droid Razr
-    Berbagai macam Android sebelum 2010



Smartphone yang perlu Update OS agar tidak kehilangan Akses WhatsApp
•    Apple iPhone 4S
•    iPhone 5
•    iPhone 5S
•    iPhone 6
•    iPhone 6S
•    Samsung Galaxy S3
•    Samsung Galaxy Note
•    HTC Sensation
•    HTC Thunderbolt
•    LG Lucid
•    Motorola Droid 4
•    Sony Xperia Pro

Nah apakah smartphonemu terbilang hape jadul apa hape keluaran terbaru? Ayo segera cek. Kalau masih ingin menggunakan WhatsApp, update OS-nya. Atau, update smartphone-nya ke versi yang lebih anyar.


Postingan Populer

Fitur Baru Google Map untuk Sambut Lebaran 2026

Google Indonesia menggandeng sejumlah pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapan arus mudik Lebaran 2026. Kolaborasi tersebut melibatkan Korlantas Polri dan Jasa Marga guna menghadirkan fitur tambahan di Google Maps yang dinilai lebih relevan bagi kebutuhan perjalanan masyarakat. Menurut Strategic Partner Development Manager Geo Google Indonesia, Ricard Darsono, sejumlah pembaruan akan dirilis menjelang musim mudik. Salah satu fokus utama adalah visualisasi rute yang lebih komprehensif. Pengguna dapat memilih berbagai opsi perjalanan, termasuk menghindari jalan tol, melihat estimasi tarif tol, hingga mengunduh peta sebagai offline map. Selain itu, Google Maps juga akan menampilkan jadwal transportasi umum, termasuk kereta api, sehingga pengguna dapat membandingkan moda transportasi dengan lebih efisien. Menurut Ricard, fitur ini diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan secara matang, terutama dalam menghadapi lonjakan mobilitas selama Lebaran. Integrasi Info...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Spesifikasi Infinix Note 60 Pro yang Baru Dirilis di Indonesia. Beli di Mana?

Infinix resmi meluncurkan Note 60 Pro di Indonesia dengan strategi yang cukup agresif. Smartphone ini hadir di segmen menengah premium, tetapi membawa desain dan fitur yang jelas terinspirasi dari flagship, terutama lini iPhone 17 Pro. Harga yang ditawarkan mulai Rp 5 jutaan, membuatnya langsung menjadi penantang serius di kelasnya. Di pasar Indonesia, Infinix Note 60 Pro dijual dalam dua varian. Model 8GB/256GB dibanderol Rp 5.399.000, sedangkan versi 12GB/256GB dijual Rp 5.899.000. Penjualan perdana dimulai pada 19 Februari 2026 pukul 00.00 WIB. Varian 8GB tersedia di berbagai platform e-commerce seperti Lazada, Shopee, Blibli, Akulaku, Tokopedia, hingga TikTok Shop. Sementara itu, varian 12GB dipasarkan secara eksklusif melalui Shopee. Secara desain, Note 60 Pro mengusung pendekatan yang cukup berani. Modul kamera belakang berbentuk persegi panjang dengan tampilan premium metal membuatnya terlihat seperti flagship. Varian warna oranye bahkan disebut-sebut mirip dengan “Cosmic Orange...

Marketshare Prosesor Desktop AMD Naik Menjadi 36,4%

Persaingan prosesor x86 semakin memanas. Data terbaru dari Mercury Research menunjukkan AMD terus memangkas dominasi Intel, terutama di segmen desktop yang mengalami perubahan paling signifikan sepanjang 2025. Pada kuartal IV 2025, AMD berhasil menguasai 36,4% pengiriman CPU desktop global. Intel masih memimpin dengan 63,6%, tetapi tren tahunan menunjukkan pergeseran tajam. Pada periode yang sama di 2024, AMD hanya mengantongi 27,1%, sementara Intel berada di 72,9%. Artinya, AMD mencatat lonjakan hampir 10 poin persentase dalam setahun. Segmen desktop memang dikenal lebih dinamis dibanding notebook atau server. Keputusan pembelian yang lebih langsung dari pengguna DIY, integrator sistem, hingga OEM desktop membuat perubahan platform dapat terjadi lebih cepat. Tren kuartalan juga memperkuat gambaran ini: pangsa AMD naik dari 33,6% di Q3 2025 menjadi 36,4% di Q4 2025, sementara Intel turun dari 66,4% menjadi 63,6%. Notebook Bergerak Lebih Lambat Perubahan di pasar laptop berjalan lebih s...