Langsung ke konten utama

Harga Asus ROG Zephyrus G14 Edisi Khusus yang Beredar Terbatas

Saat dihadirkan beberapa waktu lalu, laptop gaming seri Asus Zephyrus G14 mendapatkan tanggapan yang sangat positif. Khususnya berkat fitur unik yakni AniMe Matrix yang terdapat pada cover laptop yang bersangkutan.

Animasi LED yang bisa dikustomisasi oleh pengguna tersebut menjadi daya tarik utama laptop yang bersangkutan. Buktinya, laptop ini sempat ghoib sesaat setelah peluncurannya.



Menjajal kembali tanggapan pengguna terhadap kesukesan seri ROG Zephyrus 14, Asus kembali menghadirkan ROG Zephyrus G14 ke pasaran Indonesia. Kali ini, mungkin malah akan lebih ghoib. Ya, menggandeng ACRONYM, laptop gaming yang satu ini sejak awal sudah disebutkan hanya dijual terbatas.



Lantas, apa yang membuatnya unik?

Memiliki nama lengkap ROG Zephyrus G14 ACRNM RMT01, laptop gaming ini merupakan visi dari Errolson Hugh, co-founder ACRONYM atas sebuah laptop yang tidak hanya untuk gamer, tetapi juga kreator.



Errolson Hugh sendiri merupakan seorang pionir dalam industri desain pakaian bernuansa teknis dan modern. Sejak didirikan pada tahun 1994, ACRONYM telah menghasilkan banyak portofolio dengan klien dari berbagai latar belakang industri seperti Nike dan Arc’Teryx, hingga Square Enix / EIDOS.

Saat mendesain ROG Zephyrus G14 edisi khusus ini, Errolson Hugh juga menggaet desainer David Rudnick dari studio Terrain yang sangat berpengalaman di industri fashion, musik dan seni. Peran David Rudnick sangat penting, yaitu menciptakan desain visual yang tidak hanya menarik, tetapi juga orisinil serta estetik.

Bersama Errolson Hugh, David Rudnick menghadirkan desain khusus untuk ROG Zephyrus G14. Mereka mengerjakan hampir semuanya, mulai dari desain typeface hingga material yang digunakan. Mereka mengklaim, tidak ada laptop gaming yang lebih stylish dari ROG Zephyrus G14.

Hadir sebagai laptop 14 inci paling powerful di dunia, ROG Zephyrus G14 punya hardware yang memungkinkan penggunanya untuk bekerja, bermain, dan berkarya lebih mudah. Desainnya yang ringkas, ringan, sekaligus stylish membuat laptop ini sempurna untuk dijadikan medium bagi ACRONYM untuk memperkenalkan desain perangkat gaming eksklusif pertamanya.

ROG Zephyrus G14 ACRNM RMT01 didesain secara khusus sehingga memiliki tampilan yang sangat berbeda dari ROG Zephyrus G14 versi standar. 



Baca juga:


Dalam kolaborasi kali ini ACRONYM tidak hanya sekadar menghadirkan desain untuk ROG Zephyrus G14. Mereka bahkan memilih materialnya sendiri, memprosesnya menggunakan metode khusus, melapisinya dengan campuran cat eksklusif, serta membuat desain typeface yang belum pernah ada di laptop manapun.

Pada dasarnya semua visi ACRONYM dicurahkan pada ROG ZEPHYRUS G14 ACRNM RMT01.

Laptop ROG ZEPHYRUS G14 ACRNM RMT01 juga dibuat dengan sangat presisi menggunakan perangkat khusus. Pembuatan seluruh bodinya memerlukan proses yang lebih presisi dari versi standarnya karena laptop ini memiliki desain yang luar biasa detail yang dibalut oleh bodi berwarna carbon black. Seluruh detai desain sangat diperhatikan, bahkan LED AniMe Matrix di laptop ini hadir dengan animasi eksklusif yang didesain oleh ACRONYM.



Asus sendiri akan berkolaborasi kembali dengan Urban Sneakers Society dalam rangka menghadirkan ROG Zephyrus G14 ACRNM RMT01. Kolaborasi ROG dan Urban Sneakers Society bersama ROG Zephyrus G14 ACRNM RMT01 akan diumumkan melalui akun media sosial Asus ROG Indonesia dan Urban Sneakers Society.

Di Indonesia, ROG Zephyrus G14 ACRNM RMT01 akan dijual dengan jumlah yang sangat terbatas pada bulan Oktober ini di banderol harga Rp40.999.000. Di harga tersebut, pengguna akan memiliki laptop gaming 14 inci 2K Pantone Validated dengan AMD Ryzen 9 4900HS, 32GB DDR4 3200MHz, 1TB NVMe PCIe SSD, serta Nvidia GeForce RTX2060 6GB.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AI Bisa Hasilkan 617 Juta Ton Limbah Elektronik hingga 2050

Ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap chip dan pusat data, tetapi juga berpotensi menciptakan persoalan lingkungan baru. Laporan Basel Action Network (BAN) memperkirakan peralatan terkait AI yang sudah tidak digunakan dapat menghasilkan antara 395 juta hingga 617 juta ton limbah elektronik (e-waste) pada 2025–2050. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 23 juta kontainer kargo berukuran 40 kaki. Jika seluruh kontainer itu disusun memanjang, panjangnya diperkirakan cukup untuk mengelilingi Bumi sekitar enam kali. Perhitungan BAN juga mencoba melihat persoalan e-waste AI secara lebih luas. Estimasi sebelumnya cenderung berfokus pada server dan GPU, sementara BAN memasukkan berbagai infrastruktur pendukung pusat data. Komponennya mencakup perangkat distribusi listrik, sistem pendingin, sumber daya cadangan, hingga perangkat jaringan. Pendekatan tersebut penting karena perangkat AI tidak berdiri sendiri. Setiap pusat data membutuhkan infrastruk...

Laptop Googlebook Resmi Meluncur, Harga Mulai dari Rp16 Jutaan

Google akhirnya meluncurkan lini Googlebook Laptop setelah diperkenalkan sekitar empat bulan lalu. Perangkat ini hadir melalui lima mitra OEM, yakni Asus, Acer, Dell, HP, dan Lenovo, dengan harga mulai US$899 atau sekitar Rp16 jutaan. Seluruh Googlebook menggunakan Googlebook OS dan dibekali paket layanan seperti Google AI Pro selama 12 bulan dengan penyimpanan cloud hingga 5 TB, Gemini Advanced Tools, tiga bulan YouTube Premium, serta Adobe Photoshop. Salah satu fitur utama sistem operasi ini adalah Magic Pointer. Pengguna dapat mengaktifkan mode Gemini dengan menggoyangkan pointer, kemudian memanfaatkan AI untuk berbagai tugas. Gemini juga dapat membantu menjadwalkan aktivitas ke Google Calendar, menganalisis email mencurigakan, hingga menggabungkan sejumlah gambar menjadi visual baru. Pengguna bahkan dapat membuat widget sendiri melalui Gemini. Googlebook juga mendukung aplikasi Android secara native. Namun, untuk gaming, dukungannya masih menjadi catatan. Game mobile dapat dimainka...

Diborong Industri AI, Gamers Tidak Kebagian RTX 5090

Mimpi buruk para gamers dan perakit PC kembali berulang. Foto-foto yang beredar dari HKEPC memperlihatkan pallet berisi puluhan boks GeForce RTX 5090 versi ritel dibongkar langsung di fasilitas perakitan server AI, bukan di toko perakit PC gaming rumahan.  Kartu-kartu ini dicabut dari kemasan konsumen dan ditanam ke rak multi-GPU untuk beban kerja AI. Yang mencolok, perusahaan ini tidak memilih GPU profesional seperti RTX PRO 6000 atau akselerator datacenter yang memang dirancang untuk kebutuhan tersebut, meski harganya jauh lebih mahal. Mereka justru memborong unit ritel yang seharusnya jatah gamer, sebuah pilihan yang secara langsung memangkas pasokan global dan mendorong harga jauh di atas MSRP resmi 1.999 dolar AS.  Di berbagai marketplace, RTX 5090 kini dibanderol hingga 5.000 dolar AS atau sekitar Rp88 juta, lebih dari dua kali lipat harga rilis. Polanya mengingatkan pada era cryptomining beberapa tahun lalu, saat penambang menghabiskan stok GPU ritel hingga gamer kesuli...

AMD Pangkas Beban Ray Tracing hingga 47 Kali dengan Tetrahedral Cage

AMD memperkenalkan teknik ray tracing yang diklaim mampu memangkas kebutuhan memori dan waktu pembaruan Bounding Volume Hierarchy (BVH) saat menangani geometri animasi dalam jumlah sangat besar. Teknik ini didemonstrasikan AMD Fellow Holger Gruen menggunakan adegan berisi sekitar 25.000 tanaman yang dianimasikan secara independen. Pada tingkat detail maksimum, vegetasi tersebut mencapai sekitar 2,8 miliar segitiga. Setelah proses level-of-detail, sistem masih harus melakukan ray tracing terhadap sekitar 500 juta segitiga animasi setiap frame. AMD menyebut demonstrasi tersebut mampu berjalan di atas 60 FPS pada 1080p menggunakan Radeon RX 9070 XT. Kunci teknik tersebut adalah tetrahedral cage, yakni struktur sederhana yang membungkus geometri kompleks. Pada ray tracing konvensional, objek yang bergerak harus mempertahankan dan memperbarui BVH masing-masing. Ketika jumlah objek dan segitiga meningkat, proses tersebut membutuhkan memori serta waktu komputasi yang besar. AMD justru membuat...