Langsung ke konten utama

Tips Cara Mengatasi Performa Hape yang Mulai Lemot

Pengguna smartphone pasti butuh informasi bagaimana cara membuat hape miliknya tidak lemot. Alasannya, karena performa smratphone yang mulai menurun tidak jarang membuat pemilikinya sedikit emosi.

Terlebih lagi bagi Anda yang hobi main game online, pasti tahu bagaimana rasanya hp mulai lemot padahal pemermainan harus naik level. Perasaan kesal pasti tidak bisa dipungkiri lagi.


Di sisi lain, sekarang smartphone terbaru sudah dilengakapi dengan spesifikasi penyimpanan yang luas, sehingga masalah hp lemot dapat diminimalisir. Tetapi faktanya, tetap saja seberapa besar pun penyimpanan pada smartphone, jika memang sudah mendekati atau berada dalam batas maksimal penyimpanan, performa smartphone akan terasa berat.


Faktor Pemicu dan Solusi Untuk Hape Lemot
Performa smartphone Anda mulai terasa lemot, pasti ada pemicu dan solusi atau cara membuat hp tidak lemot lagi. Faktor utama yang sering menjadi pemicu adalah ruang penyimpanan baik internal ataupun RAM penuh akibat terlalu banyak foto, video atau aplikasi yang terinstal.

Padahal, sebagai informasi saja, smartphone perlu ruang kosong yang cukup lumayan agar performa tetap terasa ringan. Maka dari itu, beikut ini beberapa cara mudah mengatasi performa HP yang mulai terasa berat.


Perhatikan Kapasitas Penyimpanan
Spesifikasi pemyimpanan yang luas sudah menjadi syarat wajib smathphone masa kini. Karena kelancaran performa hape tergantung pada kapasitas penyimpanannya. Jika RAM atau memori internal mendekati batas maksimal, sebaiknya pasang memori eksternal jika Anda tidak ingin menghapus data atau media pada penyimpanan internal.

Baca juga:

Terapkan Auto Kill
Fitur multi tasking pada smartphone memang sangat membantu. Coba Anda cek berapa jumlah aplikasi yang aktif pada bagian Recent Apps. Semakin banyak aplikasi artinya proses penyimpanan pada RAM juga semakin berkurang. Manfaatkan fitur Auto Kill yang akan membuat aplikasi tidak dapat berjalan di background sehingga hape tidak cepat lemot.

Gunakan Aplikasi Berbayar
Aplikasi yang dapat diisntal pada smartphone sangat banyak jumlahnya, baik aplikasi gratis sampai berbanyar. Sebagai tips untuk menghindari hape lemot, sebaiknya Anda lebih prefer pada aplikasi berbayar.

Alasannya adalah aplikasi free payment kerap menghadirkan bugs dalam sistem operasionalnya sebagai bahan review pihak pengembang. Sementara efeknya bagi pemilik smartphone adalah hape mudah lemot akibat penyimpanan mudah penuh. Jangan lupa, aplikasi free pun umumnya mengandung iklan, yang lama kelamaan bisa berpotensi membuat hape Anda jadi lebih lemot.


Update Software
Setiap mendapat pemberitahuan terkait update software pada smartphone Anda, sebaiknya segera lakukan update dan jangan ditunda. Karena setiap terjadi update artinya terdapat perbaikan atau penambahan fitur untuk membuat performa smartphone lebih bagus dari sebelumnya.

Jika setelah update software dan performa smartphone justru lebih buruk, Anda tidak perlu takut karena pihak pengembang pasti akan mengetahuinya dan pasti ada solusi lanjutan.

Batasi Penggunaan Widget
Tampilan home screen pada smartphone memang lebih menarik dengan penambahan widget dan lebih cepat mengkases ke aplikasi yang terkait. Namun fitur ini secara tidak langsung juga menyita kapasitas RAM yang lebih besar. Jadi usahakan pakai fitur widget yang memamg dibutuhkan agar hape tidak mudah lemot.

Hapus Data Cache
Semua data terkait aktivitas aplikasi akan tersimpan sebagai cache pada tempat penyimpanan sementara pada aplikasi yang sedang atau pernah Anda gunakan. Sementara akibat data cache terus bertambah seiring aplikasi yang terus berjalan, ruang penyimpanan juga akan berkurang dan handphone mudah lemot.

Cara mengatasinya, buka Settings – Apps – lalu pilih aplikasi yang akan dibersihkan – lalu clear cache.


Nah, di atas adalah enam cara untuk membuat hp tidak lemot yang dapat Anda terapkan jika performa smartphone Anda mulai terasa turun. Pasalnya, dari pengalaman, sebagian besar pemicu hape lemot adalah akibat kapasitas penyimpanan yang penuh.

Artinya, poin terpenting adalah bagimana cara Anda menjaga performa smartphone sedemikian rupa agar tidak memicu ruang penyimpanan smartphone cepat penuh. Tidak percaya? Coba saja!

Postingan Populer

Kapal Dagang Diam-diam Musnahkan Populasi Hiu Paus

Whale shark atau hiu paus, ikan terbesar di dunia yang juga berstatus terancam punah, ternyata menghadapi ancaman yang selama ini luput dari perhatian. Ya, apalagi kalau bukan tabrakan dengan kapal besar. Studi internasional yang melibatkan lebih dari 75 peneliti memetakan lokasi berkumpulnya hiu paus di 26 negara, lalu membandingkannya dengan data jalur pelayaran global dari Global Fishing Watch. Hasilnya cukup telak. Banyak habitat penting hiu paus justru berada tepat di jalur kapal komersial, terutama di perairan Ekuador, Meksiko, Malaysia, Filipina, Oman, Seychelles, dan Taiwan. Masalahnya sederhana tapi fatal. Hiu paus menghabiskan hampir setengah waktunya di dekat permukaan laut untuk memakan plankton, persis di ketinggian yang sama dengan kapal-kapal raksasa melintas. Yang membuat situasi ini lebih buruk adalah kematian hiu paus hampir tak terlihat. Berbeda dengan paus yang tubuhnya bisa mengapung di laut atau terdampar ke daratan, hiu paus tenggelam saat mereka mati. Artinya, t...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Pangsa Pasar Sistem Operasi Desktop Dikuasai Windows 11 dengan 72%

Data terbaru dari StatCounter menunjukkan bahwa Windows 11 kini semakin mendominasi pasar sistem operasi desktop. Pangsa pasarnya dilaporkan telah mencapai sekitar 72,78 persen, sementara Windows 10 turun drastis menjadi 26,27 persen. Perubahan ini menandai percepatan adopsi yang cukup signifikan dibandingkan akhir 2025. Saat itu Windows 11 baru saja melampaui 50 persen pangsa pasar, sementara Windows 10 masih mempertahankan basis pengguna yang jauh lebih besar. Kini, jarak keduanya terus melebar. Salah satu faktor utama di balik lonjakan ini adalah keputusan Microsoft untuk mengakhiri dukungan resmi bagi Windows 10. Batasan siklus hidup produk tersebut mendorong banyak pengguna dan organisasi untuk beralih ke platform yang lebih baru. Dalam banyak kasus, keputusan tersebut bukan lagi sekadar pilihan fitur, melainkan kebutuhan untuk menjaga keamanan dan kompatibilitas sistem. Selain itu, proses upgrade juga sering kali terjadi secara tidak langsung melalui pembelian perangkat baru. Kom...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...

Review Lenovo V14 G4 IRU. Laptop Bisnis Terjangkau yang Serba Cukup

Segmen laptop bisnis entry-level selalu berada di posisi yang menarik sekaligus sulit. Di satu sisi, perangkat harus cukup andal untuk menunjang produktivitas harian seperti dokumen, spreadsheet, dan meeting online. Di sisi lain, harga yang ditekan membuat kompromi menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Lenovo melalui seri V14 mencoba menjawab kebutuhan tersebut. Dengan prosesor Intel Core i3 generasi ke-13, SSD NVMe, dan desain ringan, Lenovo V14 G4 IRU ini jelas ditujukan untuk pelaku UMKM, pelajar, hingga pekerja kantoran yang membutuhkan perangkat kerja tanpa biaya besar. Namun, pertanyaan pentingnya bukan sekadar “cukup atau tidak”, melainkan seberapa jauh kompromi yang harus diterima untuk mencapai harga tersebut? Ulasan kali ini akan coba sedikit membedahnya produk tersebut dari beberapa aspek. Desain Secara visual, Lenovo V14 tampil sederhana dengan balutan warna Iron Grey dan material PC-ABS. Ini bukan laptop yang mencoba tampil mewah, melainkan lebih ke arah utilitarian. Fin...