Langsung ke konten utama

Xiaomi Wireless Gadgets Beredar di Indonesia

Xiaomi bukanlah semata-mata produsen smartphone terkemuka di dunia. Produsen asal negeri Tiongkok yang satu ini juga dikenal sebagai produsen beraneka ragam gadget dan perangkat elektronik menarik lainnya.

Beberapa waktu lalu, bersamaan dengan peluncuran Mi 10, smartphone flagship pertamanya di pasaran Indonesia, Xiaomi pun menghadirkan sejumlah perangkat gadget wireless.

Ekosistem ​wireless ​yang canggih sendiri sudah menjadi daya tarik dari brand Xiaomi. Kali ini, mereka menggelar tiga produk wireless unggulan yaitu Mi True Wireless Earphones 2, Mi Wireless Power Bank Essential 10.000mAh, dan Mi Robot Vacuum-Mop.


Sebagai perangkat audio, Mi True Wireless Earphones 2 memiliki desain setengah in-ear yang memberikan kenyamanan maksimal dan sangat cocok untuk digunakan dalam durasi yang panjang. Perangkat ini juga mendukung AAC dan LHDC, yang merupakan jenis ​file ​audio dengan kualitas suara premium.

Earphone ini memiliki fungsi yang dapat memberhentikan musik secara otomatis ketika pengguna melepaskan perangkat tersebut dari telinga. Pengguna juga tidak melakukan pengaturan kembali ketika mereka ingin menggunakan ​earphone hanya di salah satu telinga.


Pada beberapa ​smartphone Mi, perangkat ini dapat dipasang melalui jendela ​pop-up dan dilengkapi dengan koneksi Bluetooth 5.0 yang stabil.


Perangkat berikutnya yang dihadirkan Xiaomi adalah 10.000mAh Mi Wireless Power Bank Essential. Menariknya, power bank yang satu ini mendukung pengisian ​fast wireless charging hingga 10W. Produk yang sudah mendapat Qi-certified ini juga mendukung pengisian cepat dua arah serta pengisian kabel hingga 18W.

Baca Juga:

​Di samping itu, Power bank ini juga memiliki input USB Type-C dan memiliki sebuah detektor FOD cerdas untuk mencegah hilangnya daya saat perangkat secara tidak sengaja bersentuhan dengan benda logam seperti kunci atau koin.



Meski kapasitasnya besar, power bank ini sudah aman dibawa ke dalam pesawat karena sesuai dengan standar penerbangan internasional.

Produk wireless lainnya yang dihadirkan adalah Mi Robot Vacuum-Mop. Ia merupakan pembersih otomatis yang memiliki fungsi menyapu dan mengepel.

Vakum ini memiliki sistem navigasi visual yang dinamis sehingga memungkinkannya untuk menangkap informasi struktur dan pengaturan peta ruangan dengan cepat. Dengan Mi Robot Vacuum-Mop, pengguna dapat memiliki perangkat yang akan menjaga rumah tetap bersih serta bisa dikendalikan melalui ​remote control​ yang terdapat di aplikasi ​smartphone.



Sebagai tambahan informasi, dari sisi kisaran harga, Mi True Wireless Earphones 2, 10.000mAh Mi Wireless Power Bank Essential dan Mi Robot Vacuum-Mop masing-masing dijual dengan harga Rp999.000, Rp349.000, dan Rp3.999.000. Menarik sekali.

Postingan Populer

Kapal Dagang Diam-diam Musnahkan Populasi Hiu Paus

Whale shark atau hiu paus, ikan terbesar di dunia yang juga berstatus terancam punah, ternyata menghadapi ancaman yang selama ini luput dari perhatian. Ya, apalagi kalau bukan tabrakan dengan kapal besar. Studi internasional yang melibatkan lebih dari 75 peneliti memetakan lokasi berkumpulnya hiu paus di 26 negara, lalu membandingkannya dengan data jalur pelayaran global dari Global Fishing Watch. Hasilnya cukup telak. Banyak habitat penting hiu paus justru berada tepat di jalur kapal komersial, terutama di perairan Ekuador, Meksiko, Malaysia, Filipina, Oman, Seychelles, dan Taiwan. Masalahnya sederhana tapi fatal. Hiu paus menghabiskan hampir setengah waktunya di dekat permukaan laut untuk memakan plankton, persis di ketinggian yang sama dengan kapal-kapal raksasa melintas. Yang membuat situasi ini lebih buruk adalah kematian hiu paus hampir tak terlihat. Berbeda dengan paus yang tubuhnya bisa mengapung di laut atau terdampar ke daratan, hiu paus tenggelam saat mereka mati. Artinya, t...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Pangsa Pasar Sistem Operasi Desktop Dikuasai Windows 11 dengan 72%

Data terbaru dari StatCounter menunjukkan bahwa Windows 11 kini semakin mendominasi pasar sistem operasi desktop. Pangsa pasarnya dilaporkan telah mencapai sekitar 72,78 persen, sementara Windows 10 turun drastis menjadi 26,27 persen. Perubahan ini menandai percepatan adopsi yang cukup signifikan dibandingkan akhir 2025. Saat itu Windows 11 baru saja melampaui 50 persen pangsa pasar, sementara Windows 10 masih mempertahankan basis pengguna yang jauh lebih besar. Kini, jarak keduanya terus melebar. Salah satu faktor utama di balik lonjakan ini adalah keputusan Microsoft untuk mengakhiri dukungan resmi bagi Windows 10. Batasan siklus hidup produk tersebut mendorong banyak pengguna dan organisasi untuk beralih ke platform yang lebih baru. Dalam banyak kasus, keputusan tersebut bukan lagi sekadar pilihan fitur, melainkan kebutuhan untuk menjaga keamanan dan kompatibilitas sistem. Selain itu, proses upgrade juga sering kali terjadi secara tidak langsung melalui pembelian perangkat baru. Kom...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...

Review Lenovo V14 G4 IRU. Laptop Bisnis Terjangkau yang Serba Cukup

Segmen laptop bisnis entry-level selalu berada di posisi yang menarik sekaligus sulit. Di satu sisi, perangkat harus cukup andal untuk menunjang produktivitas harian seperti dokumen, spreadsheet, dan meeting online. Di sisi lain, harga yang ditekan membuat kompromi menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Lenovo melalui seri V14 mencoba menjawab kebutuhan tersebut. Dengan prosesor Intel Core i3 generasi ke-13, SSD NVMe, dan desain ringan, Lenovo V14 G4 IRU ini jelas ditujukan untuk pelaku UMKM, pelajar, hingga pekerja kantoran yang membutuhkan perangkat kerja tanpa biaya besar. Namun, pertanyaan pentingnya bukan sekadar “cukup atau tidak”, melainkan seberapa jauh kompromi yang harus diterima untuk mencapai harga tersebut? Ulasan kali ini akan coba sedikit membedahnya produk tersebut dari beberapa aspek. Desain Secara visual, Lenovo V14 tampil sederhana dengan balutan warna Iron Grey dan material PC-ABS. Ini bukan laptop yang mencoba tampil mewah, melainkan lebih ke arah utilitarian. Fin...