AMD kembali menunjukkan bahwa platform AM4 belum sepenuhnya berakhir. Hampir sembilan tahun setelah diperkenalkan, sejumlah motherboard AM4 lawas masih mendapatkan pembaruan BIOS, termasuk ASUS PRIME A320M-A yang menggunakan chipset A320 entry-level.
ASUS baru saja merilis BIOS versi 6265 untuk PRIME A320M-A. Pembaruan bertanggal 27 Agustus 2026 tersebut membawa AMD AGESA ComboV2 PI 1.2.0.12 sekaligus mitigasi terhadap kerentanan fTPM CVE-2026-6726 dan CVE-2026-6727.
Dukungan ini cukup menarik mengingat A320 merupakan salah satu chipset AM4 paling sederhana. Dibandingkan chipset AM4 yang lebih tinggi, A320 memiliki keterbatasan pada dukungan komponen, kemampuan overclocking yang terkunci, serta pilihan ekspansi yang lebih sedikit. Namun, ASUS masih menyediakan pembaruan firmware untuk motherboard yang termasuk generasi awal platform AM4.

Dukungan tersebut juga tidak hanya terjadi pada ASUS. Sejumlah motherboard A320 dari vendor lain dilaporkan mendapatkan firmware dengan AGESA 1.2.0.12. Hal ini menunjukkan bahwa AMD masih mempertahankan dukungan BIOS untuk platform lawas tersebut.
Keberlanjutan AM4 menjadi semakin relevan karena biaya membangun PC berbasis platform baru terus meningkat. Penggunaan DDR5 membuat biaya komponen menjadi lebih tinggi, sehingga AM4 masih menarik bagi konsumen yang mengutamakan harga terjangkau.
Selain dukungan BIOS, AMD juga masih memperluas pilihan prosesor AM4. Salah satunya adalah Ryzen 5 5500F, yang menyasar pengguna dengan anggaran terbatas dan memungkinkan platform AM4 digunakan untuk membangun PC baru tanpa harus beralih ke motherboard serta memori DDR5.
Kondisi ini membuat AM4 memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan perkiraan sebelumnya. Bagi pemilik PC AM4, pembaruan BIOS tersebut juga menunjukkan bahwa motherboard lama masih mendapatkan perhatian, terutama dari sisi keamanan dan kompatibilitas firmware.
