Peluncuran Crimson Desert justru menyisakan masalah serius bagi sebagian gamer PC. Developer Pearl Abyss secara resmi mengonfirmasi bahwa game ini tidak mendukung GPU Intel Arc, bahkan tidak bisa dijalankan sama sekali di platform tersebut.
Masalahnya bukan sekadar performa atau optimasi yang buruk. Sejumlah pengguna melaporkan game gagal launch dengan pesan error “graphics device is currently not supported.” Artinya, ini adalah isu kompatibilitas total, bukan sekadar bug minor yang bisa ditambal lewat patch awal.
Dalam FAQ resminya, Pearl Abyss menyatakan bahwa Crimson Desert “saat ini tidak mendukung Intel Arc” dan yang lebih mengkhawatirkan, tidak ada komitmen untuk memperbaikinya. Tidak ada roadmap, tidak ada janji update. Praktis menutup harapan pengguna Intel Arc dalam waktu dekat.
Di sisi lain, kubu kompetitor bergerak cepat. AMD dan NVIDIA sudah merilis driver khusus dengan dukungan penuh, bahkan AMD menyertakan fitur seperti FSR 4.1 dan kerja sama bundling. Kontras ini membuat posisi Intel semakin tertekan di pasar GPU gaming.
Keputusan Pearl Abyss juga memunculkan pertanyaan yang lebih besar. Apakah dukungan hardware kini menjadi “opsional” bagi developer? Jika tren ini berlanjut, fragmentasi di ekosistem PC bisa semakin parah, dengan pengguna dipaksa memilih hardware bukan hanya berdasarkan performa, tetapi juga kompatibilitas dasar.
Untuk saat ini, solusi yang ditawarkan cukup ekstrem, yakni refund. Dan itu menegaskan satu hal. Di era modern PC gaming, kompatibilitas tidak lagi bisa dianggap sebagai hal yang pasti.


