التخطي إلى المحتوى الرئيسي

Asus All-in-One PC V440. PC Desktop Ringkas di Tengah Tren PC Modern

Pasar PC All-in-One (AIO) kembali mendapatkan perhatian di tengah perubahan pola kerja dan penggunaan perangkat komputasi. Setelah pandemi mempercepat adopsi kerja hybrid dan remote, kebutuhan akan perangkat yang ringkas, rapi, namun tetap bertenaga semakin meningkat. Pengguna kini tidak hanya mencari performa, tetapi juga efisiensi ruang, kemudahan instalasi, dan estetika yang menyatu dengan lingkungan kerja maupun rumah.

Di sisi lain, laptop dengan layar besar memang menawarkan portabilitas, tetapi masih memiliki keterbatasan ergonomi dan ruang kerja visual. Desktop tower konvensional pun mulai ditinggalkan oleh sebagian pengguna karena memakan ruang, kabel yang kompleks, serta kurang praktis untuk setup modern. Dalam konteks inilah PC All-in-One kembali relevan sebagai solusi tengah yang menggabungkan layar besar dan performa desktop dalam satu perangkat terintegrasi.

Asus melihat peluang tersebut dengan menghadirkan All-in-One PC V400 Series (V440/V470). Seri ini menyasar pengguna produktivitas harian, keluarga modern, hingga pelaku usaha kecil yang membutuhkan perangkat ringkas namun cukup fleksibel untuk kerja dan hiburan. Dengan desain tipis, spesifikasi modern, serta fokus pada pengalaman visual dan audio, V400 Series mencoba menegaskan posisi AIO sebagai alternatif desktop yang masuk akal di era komputasi saat ini.



Desain 
Asus All-in-One PC V400 Series tampil dengan pendekatan desain yang jelas: ringkas dan bersih. Ketebalan bodi hanya 36,5 mm membuatnya jauh lebih ramping dibanding generasi sebelumnya, sekaligus mudah ditempatkan di meja kerja dengan ruang terbatas. Pengurangan bezel hingga 38 persen juga memberikan kesan modern sekaligus memaksimalkan area tampilan.

Tersedia dalam dua ukuran layar, V440 dengan panel 24 inci dan V470 dengan panel 27 inci, Asus memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan pengguna. Pilihan ini penting karena tidak semua pengguna memiliki preferensi atau ruang kerja yang sama. Opsi layar sentuh dan non-sentuh juga menambah variasi penggunaan, terutama untuk lingkungan edukasi atau presentasi.

Layar NanoEdge Full HD yang digunakan menawarkan sudut pandang 178 derajat dan cakupan warna 100 persen sRGB. Untuk kelas AIO produktivitas, spesifikasi ini sudah memadai, meski belum menyasar kalangan profesional kreatif yang membutuhkan resolusi lebih tinggi. Sertifikasi TÜV Rheinland menjadi nilai tambah untuk kenyamanan mata dalam penggunaan jangka panjang.

Dari sisi estetika, desain V400 Series cenderung netral dan aman, cocok untuk kantor maupun rumah. Namun, pendekatan ini juga membuatnya tidak terlalu menonjol secara visual dibanding AIO premium lain di kelas harga lebih tinggi.

Secara keseluruhan, desain V400 Series berhasil menyeimbangkan aspek estetika dan fungsi, meski tidak menawarkan inovasi desain yang benar-benar revolusioner.



Fitur
Asus membekali V400 Series dengan berbagai fitur yang mendukung penggunaan harian. Salah satu sorotan utama ada pada sistem audio. Speaker stereo hi-fi dengan desain bass-reflex dikombinasikan dengan Dolby Atmos mampu menghasilkan suara yang relatif bertenaga untuk ukuran PC All-in-One.

Pengalaman hiburan juga diperkuat dengan kualitas visual layar yang cukup tajam dan warna yang akurat. Untuk streaming, konferensi video, atau konsumsi konten multimedia, kombinasi layar dan audio ini sudah memenuhi kebutuhan mayoritas pengguna non-profesional.

Di sisi produktivitas, fitur berbasis AI menjadi nilai jual tambahan. Kamera AI dilengkapi koreksi pencahayaan otomatis, background blur, eye contact correction, hingga face tracking. Fitur ini relevan di era rapat daring, meski secara teknis tidak jauh berbeda dari solusi AI yang ditawarkan kompetitor.

AI Noise Cancellation juga menjadi fitur penting, terutama bagi pengguna yang bekerja di lingkungan bising. Teknologi ini cukup efektif meredam suara latar tanpa membutuhkan perangkat tambahan.

Namun, sebagian fitur AI ini masih bergantung pada implementasi perangkat lunak dan skenario penggunaan. Nilai tambahnya akan sangat terasa bagi pengguna yang aktif melakukan video conference, tetapi kurang signifikan bagi pengguna kasual.



Performa
Asus All-in-One PC V400 Series ditenagai prosesor hingga Intel Core i7-13620H, prosesor kelas laptop performa tinggi yang cukup agresif untuk AIO produktivitas. Kombinasi ini memungkinkan multitasking berat, termasuk pekerjaan kantor, editing ringan, hingga penggunaan aplikasi bisnis.

Dukungan memori DDR5 hingga 64GB menjadi salah satu keunggulan signifikan. Kapasitas ini tergolong besar untuk AIO dan memberikan ruang ekspansi jangka panjang. Penyimpanan SSD hingga 2TB juga memastikan respons sistem tetap cepat.



Konektivitas menjadi salah satu aspek terkuat V400 Series. Kehadiran HDMI-in dan HDMI-out memberikan fleksibilitas penggunaan sebagai monitor eksternal, sementara USB-C dan USB 3.2 memudahkan integrasi periferal.

WiFi 6E memastikan koneksi nirkabel yang lebih stabil dan cepat, meski manfaat maksimalnya masih bergantung pada infrastruktur jaringan pengguna.

Dari sisi keamanan, TPM 2.0, kamera retractable, dan slot Kensington Nano menunjukkan perhatian Asus terhadap aspek perlindungan data dan fisik, meski belum menyentuh level enterprise penuh.

Kesimpulan
Asus All-in-One PC V400 Series (V440/V470) hadir sebagai solusi desktop ringkas yang realistis untuk kebutuhan produktivitas modern. Perangkat ini tidak mencoba menjadi AIO premium ekstrem, tetapi fokus pada keseimbangan desain, performa, dan fitur yang relevan.

Keunggulan utamanya terletak pada desain tipis, spesifikasi yang cukup bertenaga, serta fitur hiburan dan AI yang menunjang penggunaan harian. Namun, pengguna profesional kreatif mungkin masih membutuhkan layar resolusi lebih tinggi atau GPU diskrit.

Bagi pekerja kantoran, keluarga modern, dan pelaku usaha kecil yang menginginkan setup rapi dan praktis, Asus V400 Series layak dipertimbangkan sebagai alternatif desktop konvensional yang lebih sederhana dan efisien.
 

 


المشاركات الشائعة

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Laptop Asus ExpertBook P3 G2, Hadir dengan RAM up to 96GB

Asus resmi menghadirkan ExpertBook P3 G2, laptop bisnis terbaru yang ditujukan bagi administrator, profesional, dan pengguna korporat yang membutuhkan perangkat andal, aman, serta efisien dari sisi biaya. Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja modern yang menuntut mobilitas tinggi, keamanan data, dan produktivitas berbasis teknologi terkini. ExpertBook P3 G2 ditenagai prosesor AMD Ryzen 7 generasi terbaru yang telah dilengkapi NPU (Neural Processing Unit) untuk mendukung pemrosesan berbasis kecerdasan buatan. Dukungan ini memungkinkan kinerja tetap responsif saat menjalankan aplikasi produktivitas, kolaborasi, dan workflow berbasis AI, sekaligus menjaga efisiensi konsumsi daya. Untuk perusahaan yang membutuhkan, Asus bisa menawarkan opsi RAM 64GB yang dapat di-upgrade menjadi 96GB. Ini merupakan langkah yang cukup unik, mengingat tingginya harga RAM di pasaran saat ini. Untuk mendukung pengalaman kerja yang lebih cerdas, Asus menyertakan MyExpert Suite, rangkaian per...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Harga RAM Naik, Jual Konverter SODIMM to DIMM Laris Manis

Lonjakan harga memori desktop dalam setahun terakhir mendorong sebagian gamer mencari solusi alternatif yang lebih ekonomis. Salah satu pendekatan yang mulai dilirik adalah memanfaatkan memori laptop berjenis SODIMM dengan bantuan adaptor SODIMM-to-DIMM, sehingga modul memori tersebut dapat digunakan pada sistem PC desktop. Menurut analisis 3DCenter.org, adaptor SODIMM-to-DIMM relatif murah dan mudah ditemukan di pasaran. Ketika dikombinasikan dengan memori SODIMM yang kenaikan harganya lebih moderat, pendekatan ini menjadi masuk akal secara finansial. Dalam periode satu tahun terakhir, harga memori SODIMM rata-rata naik sekitar 136 persen, jauh lebih rendah dibandingkan lonjakan harga memori desktop DIMM yang mencapai 245 persen. Kondisi ini membuat pembelian memori laptop terlihat lebih rasional bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade atau merakit PC baru dengan anggaran terbatas. Dari sisi harga, selisihnya cukup signifikan. Modul DDR5-4800 SODIMM berkapasitas 16 GB saat ini dib...