Langsung ke konten utama

Harga EA Sports FC 26 di PC dan Konsol, Plus Spesifikasi PC Minimum

EA Sports FC 26 resmi diluncurkan oleh Electronic Arts sebagai penerus seri sepak bola populer yang telah lama ditunggu gamer di seluruh dunia. Game ini tersedia untuk berbagai platform, termasuk PS4, PS5, Xbox Series X/S, Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, serta PC. 

Menariknya, versi PC hadir dengan harga paling terjangkau, sehingga menjadi pilihan menarik bagi gamer yang ingin menikmati pengalaman sepak bola digital terbaru tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Lalu, berapa harga EA Sports FC 26 di berbagai platform?

Harga EA Sports FC 26 bervariasi tergantung platform dan edisi yang dipilih. Untuk PC, edisi standar dibanderol di Rp799.000, sementara edisi Ultimate yang menawarkan berbagai bonus dijual seharga Rp1.139.000. Gamer PlayStation perlu merogoh kocek lebih dalam, dengan harga Rp1.009.000 untuk edisi standar dan Rp1.409.000 untuk edisi Ultimate.



Berikut daftar lengkap harga EA Sports FC 26:

  • PC: Rp799.000 (Standard), Rp1.139.000 (Ultimate)
  • PlayStation (PS4 & PS5): Rp1.009.000 (Standard), Rp1.409.000 (Ultimate)
  • Luna Cloud Gaming: USD69,99 atau sekitar Rp1,1 juta (Standard)
  • Nintendo Switch: USD59,99 atau sekitar Rp  juta (Standard), USD79,99 atau sekitar Rp1,3 juta (Ultimate)
  • Xbox Series X/S: USD69,99 atau sekitar Rp1,1 juta (Standard), USD99,99 atau sekitar Rp1,6 juta (Ultimate)

Edisi Ultimate memberikan beragam bonus menarik, seperti Ultimate Team ICON Player Item (tidak dapat diperdagangkan), Ultimate Team Player Evolution untuk EA Sports FC 25, serta pilihan 1 dari 5 pemain ICON khusus. Fitur tambahan ini menjadikan edisi Ultimate lebih diminati oleh gamer yang ingin memperkaya pengalaman bermain di mode Ultimate Team.

Spesifikasi PC untuk EA Sports FC 26
Bagi gamer konsol, EA Sports FC 26 dapat langsung dimainkan tanpa harus memikirkan spesifikasi perangkat. Namun, gamer PC wajib memperhatikan spesifikasi minimum agar permainan berjalan lancar. Game ini membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar, yakni 100GB, sehingga pastikan perangkat memiliki kapasitas memadai.

Berikut spesifikasi PC yang direkomendasikan untuk memainkan EA Sports FC 26:

  • Sistem Operasi: Windows 10/11 64-bit
  • Prosesor: AMD Ryzen 5 1600 atau Intel Core i5 6600K / AMD Ryzen 7 2700X atau Intel Core i7 6700
  • RAM: 8GB atau 12GB
  • GPU: AMD RX 570 atau Nvidia GTX 1050 Ti / AMD RX 5600 XT atau Nvidia GTX 1660
  • DirectX: Versi 12
  • Storage: 100GB ruang kosong

Dengan spesifikasi tersebut, gamer PC dapat menikmati pengalaman bermain yang mulus dengan kualitas grafis yang baik. Bagi mereka yang memiliki spesifikasi lebih tinggi, tentu pengalaman bermain akan semakin maksimal dengan visual lebih realistis dan frame rate lebih stabil.

Kehadiran EA Sports FC 26 menjadi angin segar bagi penggemar game sepak bola. Harga yang kompetitif untuk versi PC membuatnya lebih terjangkau dibandingkan versi konsol, sementara opsi edisi Ultimate memberikan nilai tambah bagi mereka yang ingin mendapatkan konten eksklusif. Dengan gameplay yang ditingkatkan serta dukungan lintas platform, EA Sports FC 26 siap memberikan pengalaman sepak bola digital terbaik di tahun ini.

Bagi gamer PC, pastikan perangkat memenuhi spesifikasi yang disarankan agar bisa merasakan performa optimal. Dengan penyimpanan besar, prosesor andal, serta kartu grafis mumpuni, EA Sports FC 26 siap menjadi game sepak bola paling seru untuk dimainkan di 2025.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Lewat Arrow Lake Refresh, Intel Coba Kembali Dominasi Industri PC

Intel tampaknya menyiapkan langkah lanjutan untuk menghidupkan kembali daya saingnya di pasar prosesor, meski jalurnya tidak sepenuhnya agresif. Core Ultra 200K Plus dan 200HX Plus, yang dikenal dengan nama kode Arrow Lake Refresh, dikabarkan akan meluncur pada Maret atau April 2026. Informasi ini berasal dari pembocor perangkat keras asal Tiongkok, Golden Pig Upgrade Pack, dan mengindikasikan bahwa Intel memilih bermain aman sambil menunggu momentum yang lebih besar. Menurut laporan Tom’s Hardware, Intel sebelumnya memang sudah mengonfirmasi bahwa lini Core Ultra 200S Arrow Lake akan mendapatkan penyegaran. Namun, perusahaan hanya menyebut “2026” tanpa kepastian waktu, memicu spekulasi bahwa pengumuman akan dilakukan di CES 2026. Kenyataannya, Intel justru lebih memusatkan perhatian pada Panther Lake, yang kini diposisikan sebagai bintang utama. Panther Lake dijadwalkan hadir di pasar pada 27 Januari 2026, dengan embargo ulasan untuk varian andalan Core Ultra X9 388H dikabarkan akan b...

Kabar Buruk. Pengguna Beralih ke Harddisk, Harga Jadi Ikut Naik

Permintaan terhadap hard disk drive (HDD) kembali melonjak tajam dan berdampak langsung pada harga pasar. Berdasarkan pelacakan harga ComputerBase, rata-rata harga HDD telah naik sekitar 46 persen sejak pertengahan September, meskipun tidak ada gangguan besar pada rantai pasok global.  Kenaikan ini terjadi secara bertahap selama empat bulan terakhir, dengan rentang peningkatan harga antara 23 persen hingga 66 persen, tergantung model dan kapasitas. Model dengan kenaikan terendah tercatat pada Seagate IronWolf Pro NAS HDD + Rescue 16 TB, yang naik sekitar 23 persen. Sebaliknya, lonjakan harga tertinggi terjadi pada Toshiba Cloud Scale Capacity MG10F AFA 22 TB yang melonjak hingga 66 persen. ComputerBase memantau 12 model HDD paling populer berdasarkan daftar harga euro dan menemukan bahwa secara rata-rata, HDD kini hampir 50 persen lebih mahal dibandingkan empat bulan lalu. Laporan DigiTimes pada Desember 2025 turut memperkuat tren ini. Disebutkan bahwa negosiasi kontrak kuartal kee...

Dukung Industri E-sports, ShopeePay Gandeng RRQ

Rex Regum Qeon (RRQ) mengumumkan kemitraan strategis dengan ShopeePay sebagai sponsor untuk tahun 2026. Kolaborasi ini menegaskan semakin eratnya hubungan antara industri esports dan layanan keuangan digital, sekaligus menunjukkan bagaimana dompet elektronik kini menjadi bagian penting dari gaya hidup generasi muda yang lekat dengan gaming, hiburan, dan transaksi digital. Bagi ShopeePay, menggandeng RRQ bukan sekadar langkah branding. RRQ memiliki basis penggemar besar dan loyal, dikenal sebagai RRQ Kingdom, yang mayoritas berasal dari kalangan anak muda dan digital native.  Segmen ini dinilai sejalan dengan visi ShopeePay untuk memperluas adopsi layanan keuangan digital melalui pengalaman yang relevan, praktis, dan bernilai tambah. ShopeePay menegaskan kolaborasi ini akan menghadirkan kemudahan transaksi sekaligus berbagai keuntungan eksklusif bagi komunitas RRQ. Di sisi RRQ, kehadiran ShopeePay dipandang sebagai mitra yang memahami kultur komunitas esports. RRQ menekank...

Gigabyte Incar Pasar Handheld Gaming PC

Gigabyte mulai memberi sinyal ketertarikan untuk masuk ke pasar handheld gaming yang semakin padat. Dalam wawancara dengan PCWorld di ajang CES 2026, CEO Gigabyte Eddie Lin mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengembangan perangkat handheld gaming, namun dengan satu syarat utama: produk tersebut harus memiliki keunikan yang benar-benar membedakannya dari para pesaing. Ketertarikan ini sejatinya tidak mengejutkan. Pasar handheld gaming dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat, didorong oleh kesuksesan Steam Deck dan diikuti oleh berbagai pemain besar seperti Asus, Lenovo, MSI, hingga sejumlah merek asal Tiongkok. Di tengah kondisi tersebut, Gigabyte tentu melihat peluang, sekaligus tantangan, untuk ikut ambil bagian. Menurut Eddie Lin, dari sisi teknis, membuat handheld gaming bukanlah perkara sulit. Ia menegaskan bahwa banyak produsen di Tiongkok sudah mampu memproduksi perangkat sejenis dengan relatif cepat. Tantangan sesungguhnya justru terletak...