Langsung ke konten utama

DeepSeek AI Masuk Copilot+ PC, Jalan di NPU

Microsoft telah mengintegrasikan model AI terbaru, DeepSeek, ke dalam Copilot+ PC dan mengoptimalkannya agar berjalan langsung di Neural Processing Unit (NPU). Langkah ini menandai upaya Microsoft dalam membawa kemampuan AI yang lebih canggih langsung ke perangkat pengguna tanpa bergantung sepenuhnya pada cloud.

Dalam beberapa bulan terakhir, perkembangan AI terus melaju pesat, dan kehadiran model DeepSeek dari pengembang asal Tiongkok telah mengguncang industri. DeepSeek menarik perhatian bukan hanya karena kemampuannya, tetapi juga karena biaya pelatihannya yang diklaim jauh lebih rendah dibandingkan model AI dari Barat. Hal ini bahkan sempat berdampak pada penurunan harga saham perusahaan chip dan AI di Amerika Serikat.

Namun, DeepSeek juga menuai kontroversi, terutama terkait kebocoran informasi sensitif dan pengumpulan data pengguna melalui aplikasinya. Untuk mengatasi masalah ini, DeepSeek merilis modelnya sebagai open source di GitHub, memungkinkan pihak lain untuk meninjau dan memperbaiki keamanan model. Microsoft kemudian memanfaatkan kesempatan ini untuk membawa DeepSeek ke ekosistemnya.


DeepSeek kini tersedia di layanan cloud Microsoft, tetapi yang lebih menarik adalah versinya yang diadaptasi untuk PC. Microsoft telah “mendistilasi” model ini agar dapat berjalan secara efisien di perangkat Copilot+ PC, terutama yang berbasis platform Qualcomm Snapdragon X. Dukungan untuk prosesor Intel Core Ultra 200 dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.

Dalam blog resminya, Microsoft mengungkapkan bahwa mereka telah merilis versi ringkas dari DeepSeek, yaitu DeepSeek-R1-Distill-Qwen-1.5B, dengan varian model 7 miliar dan 14 miliar parameter yang akan segera hadir. Model dengan parameter lebih kecil umumnya memiliki akurasi yang lebih rendah, tetapi dapat berjalan lebih cepat, terutama di perangkat yang mengandalkan NPU untuk pemrosesan AI.

Untuk mencoba DeepSeek di Copilot+ PC, pengguna perlu mengunduh Microsoft AI Toolkit dan ekstensi VS Code, lalu menginstal model deepseek_r1_1_5. Langkah ini sejalan dengan upaya Microsoft dalam menghadirkan AI lokal ke PC, sebagaimana terlihat dalam pengembangan Phi Silica dan fitur AI berbasis Windows yang dijanjikan. Dengan port DeepSeek ini, Microsoft membuktikan bahwa pemrosesan AI secara lokal di perangkat bukan lagi sekadar konsep, tetapi telah menjadi kenyataan.

Postingan Populer

Pangsa Pasar Sistem Operasi Desktop Dikuasai Windows 11 dengan 72%

Data terbaru dari StatCounter menunjukkan bahwa Windows 11 kini semakin mendominasi pasar sistem operasi desktop. Pangsa pasarnya dilaporkan telah mencapai sekitar 72,78 persen, sementara Windows 10 turun drastis menjadi 26,27 persen. Perubahan ini menandai percepatan adopsi yang cukup signifikan dibandingkan akhir 2025. Saat itu Windows 11 baru saja melampaui 50 persen pangsa pasar, sementara Windows 10 masih mempertahankan basis pengguna yang jauh lebih besar. Kini, jarak keduanya terus melebar. Salah satu faktor utama di balik lonjakan ini adalah keputusan Microsoft untuk mengakhiri dukungan resmi bagi Windows 10. Batasan siklus hidup produk tersebut mendorong banyak pengguna dan organisasi untuk beralih ke platform yang lebih baru. Dalam banyak kasus, keputusan tersebut bukan lagi sekadar pilihan fitur, melainkan kebutuhan untuk menjaga keamanan dan kompatibilitas sistem. Selain itu, proses upgrade juga sering kali terjadi secara tidak langsung melalui pembelian perangkat baru. Kom...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...

Kapal Dagang Diam-diam Musnahkan Populasi Hiu Paus

Whale shark atau hiu paus, ikan terbesar di dunia yang juga berstatus terancam punah, ternyata menghadapi ancaman yang selama ini luput dari perhatian. Ya, apalagi kalau bukan tabrakan dengan kapal besar. Studi internasional yang melibatkan lebih dari 75 peneliti memetakan lokasi berkumpulnya hiu paus di 26 negara, lalu membandingkannya dengan data jalur pelayaran global dari Global Fishing Watch. Hasilnya cukup telak. Banyak habitat penting hiu paus justru berada tepat di jalur kapal komersial, terutama di perairan Ekuador, Meksiko, Malaysia, Filipina, Oman, Seychelles, dan Taiwan. Masalahnya sederhana tapi fatal. Hiu paus menghabiskan hampir setengah waktunya di dekat permukaan laut untuk memakan plankton, persis di ketinggian yang sama dengan kapal-kapal raksasa melintas. Yang membuat situasi ini lebih buruk adalah kematian hiu paus hampir tak terlihat. Berbeda dengan paus yang tubuhnya bisa mengapung di laut atau terdampar ke daratan, hiu paus tenggelam saat mereka mati. Artinya, t...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...