Langsung ke konten utama

Xiaomi Pad 6s Pro 12.4: Spesifikasi dan Kelebihannya

Sampai saat ini Xiaomi belum juga mengeluarkan tablet seri terbaru. Terakhir kali Xiaomi merilis tablet, yakni Xiaomi Pad 6s Pro pada awal 2024 kemarin yang merupakan ekstensi dari series Pad 6 yang sebelumnya sudah dirilis pada tahun 2023 akhir. Namun jangan salah tablet ini bisa diandalakan juga lho untuk kebutuhan kamu sehari-hari.

Dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna modern yang mencari perangkat serbaguna, Pad 6s Pro membawa berbagai peningkatan yang signifikan dibandingkan pendahulunya. Berikut ini adalah ulasan lengkap tentang spesifikasi dan fitur unggulan Xiaomi Pad 6s Pro.

Desain dan Layar

Xiaomi Pad 6s Pro hadir dengan desain yang elegan dan premium. Tablet ini memiliki bodi logam yang ramping dan kokoh, dengan ketebalan hanya sekitar 6.5 mm dan berat sekitar 590 gram. Desainnya yang ergonomis membuatnya nyaman digunakan dalam waktu lama, baik untuk bekerja maupun bermain.

Layar merupakan salah satu keunggulan utama dari Pad 6s Pro. Tablet ini dilengkapi dengan layar IPS LCD berukuran 12,4 inci yang menawarkan resolusi 2032x3048 piksel. Layar ini mendukung refresh rate 144Hz, yang menjamin tampilan visual yang sangat mulus dan responsif. Dengan kecerahan hingga 900 nits dan dukungan HDR10+, layar Pad 6s Pro memberikan pengalaman menonton yang luar biasa, baik saat menonton film, bermain game, atau sekadar browsing.

Performa

Di balik desainnya yang elegan, Xiaomi Pad 6s Pro ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2, yang merupakan salah satu prosesor paling kuat di pasaran saat ini. Prosesor ini dipadukan dengan GPU Adreno 740, yang memastikan performa grafis yang mumpuni untuk game-game berat dan aplikasi yang menuntut. Xiaomi Pad 6s Pro tersedia dalam varian RAM 8GB,12GB dan 16GB serta pilihan penyimpanan internal 128GB, 256GB, 12GB dan 1TB yang memungkinkan pengguna menyimpan berbagai aplikasi, game, dan file tanpa khawatir kehabisan ruang.

Kamera

Untuk urusan fotografi, Xiaomi Pad 6s Pro dilengkapi dengan kamera belakang 50MP yang mampu menghasilkan foto dengan detail tinggi dan warna yang akurat. Kamera ini juga mendukung perekaman video hingga resolusi 4K. Di bagian depan, terdapat kamera 32MP yang sangat memadai untuk video call, selfie, dan kebutuhan media sosial lainnya. Meskipun tablet ini bukanlah perangkat yang ditujukan khusus untuk fotografi, kemampuannya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Baterai dan Pengisian Daya

Xiaomi Pad 6s Pro memiliki baterai berkapasitas 10000mAh, yang besar untuk mendukung penggunaan seharian penuh. Dengan dukungan pengisian daya cepat 120W, pengguna dapat mengisi baterai dari 0% hingga 100% dalam waktu yang relatif singkat. Ini sangat berguna bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan memerlukan perangkat yang selalu siap digunakan.

Sistem Operasi dan Fitur Tambahan

Tablet ini menjalankan MIUI Pad 14 berbasis Android 14, yang menawarkan antarmuka pengguna yang bersih dan kaya fitur. Xiaomi Pad 6s Pro juga dilengkapi dengan berbagai fitur produktivitas seperti multi-window, yang memungkinkan pengguna menjalankan dua aplikasi secara bersamaan, serta dukungan untuk penggunaan stylus dan keyboard eksternal. Fitur ini sangat berguna untuk pengguna yang sering melakukan multitasking atau bekerja dalam perjalanan.

Selain itu, Xiaomi Pad 6s Pro dilengkapi dengan empat speaker stereo yang mendukung teknologi Dolby Atmos, memberikan pengalaman audio yang imersif dan berkualitas tinggi. Tablet ini juga dilengkapi dengan Wi-Fi 6, Bluetooth 5.3, dan port USB-C yang mendukung berbagai aksesori dan koneksi yang lebih cepat.

Kesimpulan


Xiaomi Pad 6s Pro adalah tablet yang menawarkan spesifikasi dan fitur unggulan dengan harga yang kompetitif. Dengan layar AMOLED berkualitas tinggi, performa tangguh, baterai yang tahan lama, dan berbagai fitur produktivitas, tablet ini cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari hiburan hingga hari pekerjaan profesional. Jika Anda mencari tablet Android yang kuat dan serbaguna, Xiaomi Pad 6s Pro adalah pilihan yang sangat layak dipertimbangkan.

Bagi yang tertarik dengan gadget satu ini, Xiaomi Pad 6s Pro dibandrol dengan harga Rp.7.999.000 dan dapat dibeli di e-commerce ataupun offline store di Indonesia.

Postingan Populer

PC Semakin Terpuruk. Harga Mahal Jadi New Normal?

Firma riset pasar IDC memangkas proyeksi pasar PC global dan memperingatkan bahwa industri menghadapi periode sulit hingga setidaknya 2027. Menurut laporan terbaru IDC, pengiriman PC global diperkirakan turun 11,3% tahun ini, jauh lebih buruk dibanding proyeksi sebelumnya yang hanya memperkirakan penurunan 2,4%. Pasar tablet juga ikut melemah, dengan penurunan pengiriman sekitar 7,6%. Penyebab utamanya cukup klasik, kelangkaan memori dan gangguan rantai pasokan. Kenaikan harga komponen membuat produsen kesulitan memproduksi perangkat dalam skala besar sekaligus menjaga harga tetap kompetitif. Ironisnya, meski pengiriman turun, nilai pasar justru diperkirakan naik. IDC memperkirakan nilai pasar PC global bisa mencapai $274 miliar pada 2026, naik sekitar 1,6%, karena harga jual rata-rata perangkat terus meningkat. Dengan kata lain, industri mungkin akan menjual lebih sedikit PC, tetapi dengan harga lebih mahal. IDC juga memperingatkan bahwa masalah pasokan memori bisa bertahan hingga 202...

Siap-siap. Manusia dan AI Akan Berebutan Listrik!

Morgan Stanley memperingatkan bahwa lonjakan besar kemampuan AI bisa terjadi pada paruh pertama 2026. Menurut laporan terbaru mereka, para eksekutif di laboratorium AI besar di AS sudah memberi sinyal bahwa kemajuan berikutnya bisa “mengejutkan” banyak pihak. Salah satu indikatornya datang dari model terbaru OpenAI, yakni GPT-5.4 Thinking yang disebut mencapai 83% pada benchmark GDPVal, level yang diklaim sudah menyamai pakar manusia dalam sejumlah tugas ekonomi. Namun masalah terbesar bukan lagi algoritma. Masalahnya listrik. Morgan Stanley memperkirakan, di AS saja, bisa jadi akan timbul defisit daya 9-18 gigawatt hingga 2028, atau sekitar 12-25% di bawah kebutuhan komputasi AI. Dengan kata lain, industri mungkin tahu cara membangun AI yang lebih pintar, tetapi belum tentu punya cukup energi untuk menjalankannya. Solusi sementara mulai terlihat agak absurd. Bekas fasilitas mining kripto diubah menjadi pusat komputasi AI, lengkap dengan turbin gas untuk memberi makan rak server. Morga...

Militer AS Andalkan AI untuk Serang Iran

Militer AS kini mulai mengandalkan AI untuk mempercepat proses penentuan target serangan. Menurut laporan terbaru, United States Department of Defense mengklaim telah menyerang lebih dari 2.000 target di Iran hanya dalam empat hari. Tempo operasi yang sebelumnya hampir mustahil dicapai dengan proses militer tradisional. Di balik percepatan itu ada sistem analitik militer dari Palantir, yakni Maven Smart System, yang mengolah data dari drone, satelit, dan berbagai sensor medan perang. Sistem ini dipadukan dengan model AI dari Anthropic seperti Claude untuk menyusun rekomendasi target secara real-time. Perubahan utamanya ada pada kecepatan kill chain. Proses yang dulu membutuhkan analisis manusia berjam-jam kini dapat dipadatkan menjadi hitungan menit, atau bahkan detik. Masalahnya, percepatan ini datang dengan konsekuensi yang jarang dibahas secara jujur. Ketika target dihasilkan dan diproses pada kecepatan mesin, pengawasan manusia cenderung menjadi formalitas. Kesalahan kecil dalam da...

Smartphone Baterai Terbesar Segera Dirilis? 13.000mAh Cukup?

Rumor terbaru berhembus bahwa Honor tengah menyiapkan smartphone dengan baterai yang hampir terdengar berlebihan. Perangkat yang disebut sebagai Honor X80 GT dikabarkan akan membawa baterai 13.080 mAh. Jika benar, kapasitas ini jauh melampaui standar smartphone modern yang biasanya hanya berada di kisaran 5.000 mAh. Secara teori, ini berarti pengguna bisa melupakan charger selama berhari-hari. Namun secara praktis, pertanyaannya sederhana: seberapa besar dan berat ponsel ini nantinya? Honor sebenarnya sudah bereksperimen dengan baterai besar pada beberapa perangkat sebelumnya yang mendekati 10.000 mAh. X80 GT tampaknya mencoba melangkah lebih jauh, seolah ingin memenangkan lomba angka spesifikasi yang semakin absurd. Bandingkan dengan flagship dari Apple atau Samsung yang masih bermain di kapasitas jauh lebih kecil. Namun pendekatan mereka juga menunjukkan realitas desain: baterai besar selalu datang dengan kompromi pada ketebalan, berat, dan ergonomi. Memang ada perangkat ekstrem sepe...

Prosesor Server AMD Laku Keras, Kapasitas Produksi Tak Memadai

Demam AI ternyata tidak hanya menguntungkan GPU. Permintaan CPU server juga melonjak tajam, bahkan melampaui perkiraan industri. Hal ini diakui langsung oleh CEO Lisa Su yang menyebut lonjakan permintaan prosesor server sebagai sesuatu yang “di luar ekspektasi”. Dalam konferensi Morgan Stanley, Su mengungkap bahwa pelanggan besar AMD kini menyadari satu hal penting, sistem AI tidak bisa hanya mengandalkan GPU. Infrastruktur AI tetap membutuhkan CPU dalam jumlah besar untuk menangani orkestrasi sistem, manajemen data, dan berbagai proses komputasi pendukung. Akibatnya, permintaan prosesor server seperti AMD EPYC meningkat drastis. Bahkan, menurut Su, banyak pelanggan yang sebelumnya salah menghitung kebutuhan CPU di dalam infrastruktur AI mereka. Situasi ini membuat rantai pasokan AMD mulai terasa ketat. Lonjakan permintaan dalam beberapa kuartal terakhir membuat kapasitas produksi sulit mengejar kebutuhan pasar. AMD kini bekerja sama dengan mitra manufaktur untuk menambah kapasitas dan...