Langsung ke konten utama

RRQ Gandeng Mobee, Aplikasi Kripto untuk Garap Generasi Muda

RRQ mengumumkan sponsor terbarunya, Mobee, sebuah aplikasi pertukaran kripto yang terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kerjasama ini menegaskan kepercayaan Mobee pada RRQ untuk saling mendukung dalam memberikan dampak positif kepada para gamer dan trader kripto, serta dalam pengembangan industri kripto dan ekosistem esports, baik di dalam negeri maupun global.

Kemitraan tersebut merupakan bukti kesamaan visi antara Mobee dan RRQ. Konsistensi RRQ dalam menyediakan platform yang positif bagi gamer dan generasi muda untuk mengasah keterampilan dan mengembangkan bakat mereka, sejalan dengan komitmen Mobee untuk terbuka bagi semua orang yang ingin mengembangkan potensi dan kecerdasan finansial.

Mobee sendiri memilih RRQ karena keduanya memiliki kesamaan dalam berpikir ke depan, terus berinovasi, dan menjaga kepercayaan komunitas. Meskipun berasal dari industri yang berbeda, baik Mobee maupun RRQ sama-sama memberikan platform bagi generasi muda untuk mengekspresikan kemampuan dan passion mereka. 



Keselarasan strategis ini menjadi faktor penting dalam membangun kemitraan yang sinergis, yang menguntungkan baik industri esports maupun kripto.

“Dengan menggabungkan posisi RRQ sebagai klub esports dengan basis penggemar terbesar, Mobee hadir untuk menawarkan platform investasi kripto yang dapat dipercaya dan mudah digunakan bagi para penggemar mata uang kripto. Kami memberikan edukasi secara menyeluruh terkait investasi aset kripto kepada demografi milenial dan Gen Z yang dimiliki oleh RRQ,” ujar Andrew Tjahyadikarta, Direktur Utama dan Co-Founder Mobee.

Selain itu, Mobee juga melihat esports di Indonesia sebagai salah satu industri yang paling cepat berkembang, begitu juga dengan industri kripto di Indonesia. Kedua industri ini dinilai bisa saling melengkapi, melihat semakin banyaknya proyek GameFi di ruang Web3.

Di Indonesia, meski adopsi kripto masih dalam tahap awal, Mobee merasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk membangun sinergi ini dengan memanfaatkan dominasi pasar dan pengetahuan RRQ di dunia gamer.

“Kami sangat senang dapat menjadi mitra Mobee. Kolaborasi ini sejalan dengan visi RRQ yang tidak hanya ingin menjadi yang terbaik di esports, tetapi juga memberikan panggung digital bagi generasi muda untuk saling berinteraksi. Komitmen Mobee untuk berinovasi dan memberikan edukasi selaras dengan nilai-nilai yang kami junjung tinggi di RRQ. Bersama-sama, kami ingin memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada penggemar dan komunitas tentang investasi di mata uang kripto,” kata Andrian Pauline, CEO dan Co-Founder RRQ.

Postingan Populer

Perbandingan Intel Iris Xe Graphics dengan Iris Xe Max

Laptop VGA onboard? Kesannya low end dan low performance ya? Tapi jangan salah. Konsep itu kini sudah tidak tepat. Ya, laptop dengan VGA onboard pun kini punya performa yang bukan kaleng-kaleng. Sebagai informasi, sejak Intel menghadirkan prosesor Core generasi ke-11 mereka, performa VGA onboard yang dimilikinya semakin meningkat pesat. Khususnya untuk seri Core i5 dan Core i7 yang diperkuat oleh Intel Xe Graphics. Di sisi lain, jangan anggap sepele juga. Menurut data Lembaga riset terkemuka GfK, per kuartal pertama 2021 lalu, pangsa pasar VGA di Indonesia dikuasai Intel onboard secara signifikan yakni 54 persen lebih. Barulah setelah itu dikuasai oleh AMD onboard serta juga AMD Radeon discrete dengan 25 persen. Nvidia sendiri hanya punya pasar sebesar 16 persen sekian. Jadi, terlihat kan betapa signifikan peranan VGA onboard dalam kehidupan komputasi masa kini? Intel Iris Xe Max Graphics Nah, kali ini kita akan bahas performa VGA “onboard” lebih baru lagi dari Intel yakni Intel ...

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Apa Beda QLED dan OLED? Mana yang Lebih Bagus di Antaranya?

Saat memilih TV baru, konsumen kerap dihadapkan pada istilah teknis seperti HDR, refresh rate 120Hz, hingga HDMI generasi terbaru. Namun, dua istilah yang paling sering membingungkan adalah QLED dan OLED.  Keduanya sering diposisikan sebagai teknologi layar kelas atas, padahal secara fundamental, QLED dan OLED bekerja dengan cara yang sangat berbeda. OLED adalah singkatan dari organic light-emitting diode. Teknologi ini bersifat emissive, artinya setiap piksel dapat memancarkan cahaya sendiri tanpa memerlukan lampu latar. Karena itu, OLED mampu mematikan piksel sepenuhnya saat menampilkan warna hitam, menghasilkan kontras nyaris tak terbatas dan tingkat hitam yang sangat pekat. Inilah alasan utama mengapa TV OLED seperti LG OLED C3, LG G3, atau Samsung S95C QD-OLED sering dianggap memiliki kualitas gambar terbaik di kelasnya. Sebaliknya, QLED merupakan pengembangan dari TV LCD LED konvensional. QLED adalah singkatan dari quantum dot LED, di mana lapisan quantum dot digunakan untuk ...

Ikut Australia, Perancis Larang Ponsel di Sekolah

Mengikuti langkah Australia, Prancis bergerak tegas membatasi akses anak terhadap teknologi digital. Majelis Nasional Prancis resmi menyetujui rancangan undang-undang yang melarang anak di bawah usia 15 tahun mengakses media sosial, sekaligus memberlakukan larangan total penggunaan ponsel di sekolah menengah atas.  RUU tersebut kini menunggu pembahasan di Senat sebelum ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Emmanuel Macron. Rancangan ini disahkan lewat pemungutan suara 130 banding 21, sebuah konsensus langka di tengah parlemen Prancis yang biasanya terpolarisasi. Mayoritas anggota parlemen lintas partai sepakat bahwa pembatasan ini diperlukan untuk melindungi anak dari perundungan siber, kecanduan digital, serta paparan konten yang tidak sesuai usia. Presiden Macron, yang secara aktif mendorong regulasi ini, menyebut keputusan tersebut sebagai “langkah besar” demi kesehatan mental dan keselamatan anak-anak Prancis. Dalam pernyataannya di televisi nasional, Macron menega...