Langsung ke konten utama

Ketahui 5 Spesifikasi Andalan Acer Nitro 50 (N50-650) yang Cocok untuk Gamer dan Konten Kreator

Meskipun tidak bisa dibawa kemana saja, upgradable menjadi salah satu alasan para pengguna Desktop Gaming. Khususnya konten kreator dan gamer.

Salah satu Desktop Gaming yang cukup baru dan cocok digunakan gamer profesional dan pemula, konten kreator, dan desainer grafis adalah Acer Nitro 50 (N50-650). Acer Nitro 50 ini menghadirkan spesifikasi andalan yang cocok digunakan untuk bermain game AAA, membuat desain grafis, serta mengedit foto dan video.

Berikut adalah 5 spesifikasi utama yang membuat Acer Nitro 50 dapat menjadi pilihan tepat bagi para gamer, desainer grafis dan konten kreator.


1. 13th Gen Intel® Core™ i7-13700 Processor
Acer Nitro 50 (N50-650) dilengkapi dengan 13th Gen Intel® Core™ i7-13700 Processor yang menawarkan performa maksimal dengan clock speed mencapai 5.20 GHz dan total 16 core. Dengan desain hibrida yang canggih dan efisien, Prosesor ini mampu menjalankan berbagai tugas mulai dari bermain game AAA hingga melakukan desain grafis tanpa kendala.

2. Kombinasi GPU NVIDIA® GeForce RTX® 4060 dan Intel® Arc™ A380
Desktop gaming ini menampilkan kombinasi kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX® 4060 dan Intel® Arc™ A380, yang menghadirkan pengalaman gaming lebih mulus tanpa gangguan dalam frame atau gameplay. Dibangun pada mikroarsitektur Xe-HPG Intel yang canggih dan arsitektur RTX generasi ketiga dari NVIDIA, kedua kartu grafis ini memberikan visual yang detail, tajam, serta performa maksimal saat bermain game.

3. RAM DDR4 32 GB dan SSD NVMe™ PCIe® 4.0 2TB
Soal penyimpanan, PC Gaming ini disematkan RAM DDR4 dengan kapasitas hingga 32 GB berkecepatan tinggi, serta SSD NVMe™ PCIe® 4.0 berkapasitas hingga 2TB dan HDD 4TB. Kombinasi RAM dan SSD ini membuat waktu loading aplikasi dan game semakin cepat, serta memungkinkan pengguna untuk menyimpan lebih banyak file dengan mudah.

4. Koneksi Internet Tercepat dengan Wi-Fi 6E dan Gigabit Ethernet
Dilengkapi Wi-Fi 6E terbaru dan Gigabit Ethernet, PC Gaming ini memungkinkan pengguna dapat menikmati akses internet dengan kecepatan maksimal yang tersedia saat ini. Selain itu, kehadiran pad pengisian daya nirkabel 10W memudahkan pengguna untuk mengisi daya perangkat mobile mereka tanpa kabel tambahan.

5. Fitur Gaming Pendukung yang Canggih
Acer Nitro 50 (N50-650) menghadirkan fitur-fitur gaming pendukung seperti Nitro Sense dan DTS:X Ultra. Nitro Sense memungkinkan pengguna untuk mengontrol setiap aspek dari PC gaming mereka. Sementara DTS:X Ultra menciptakan pengalaman audio yang mendalam dan lebih realistis dalam game.


Dengan spesifikasi andalannya yang mengagumkan, Acer Nitro 50 (N50-650) cocok digunakan oleh berbagai kalangan. Mulai dari konten kreator, desainer grafis, gamer pemula, bahkan gamer profesional. Jadi, jangan ragu untuk menjadikan desktop gaming ini sebagai pilihan utama kamu untuk merasakan keseruan gaming yang sebenarnya!

Acer Nitro 50 (N50-650) sudah tersedia di Indonesia melalui Acer Store secara online dan offline dengan harga mulai dari Rp 26.999.000. Untuk pembelian online bisa dilakukan di Acer E-Store di tautan berikut: https://store.acer.com/en-id/nitro-50-n50-650-i7-rtx4060-dg-e3gsn-003.

Nikmati juga layanan untuk setiap pembelian laptop ini yang telah disertakan garansi resmi dari Acer selama 3 tahun garansi yang mencakup 3 tahun service, 3 tahun jaminan suku cadang serta 1 tahun FREE Acer Accidental Damage Protection. Tak lupa, dalam setiap pembelian Acer Nitro 50 (N50-650) juga sudah dilengkapi dengan sistem operasi Windows 11 Home. Dapatkan pula informasi seputar produk terbaru Acer dan promo terkini dengan mengakses Acer E-Store di https://store.acer.com/en-id/ dan situs Acer Indonesia www.acerid.com.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Microsoft PHK Karyawan Divisi Xbox

Microsoft dikabarkan akan melakukan gelombang PHK besar-besaran di divisi Xbox pada bulan depan sebagai bagian dari program restrukturisasi internal yang disebut “Reset Xbox”. Berdasarkan berbagai laporan, sekitar 1.000 karyawan berpotensi terdampak, dengan pemangkasan yang menyasar divisi pemasaran, operasional bisnis, hingga kemungkinan perombakan atau penutupan sejumlah studio game. Sinyal efisiensi sebenarnya sudah muncul beberapa minggu lalu ketika CEO Xbox, Asha Sharma, mengisyaratkan perlunya perusahaan mengambil “keputusan sulit”. Situasi tersebut kemudian diperkuat oleh laporan Bloomberg yang menyebutkan bahwa Microsoft tengah menyiapkan langkah penghematan berskala besar untuk menekan biaya operasional Xbox. Dalam memo internal yang dikirimkan kepada karyawan, Sharma bersama Chief Content Officer Xbox, Matt Booty, mengungkapkan bahwa perusahaan telah menggelontorkan lebih dari USD 20 miliar dalam lima tahun terakhir untuk investasi konten, platform, dan subsidi perangkat kera...

Asus Zenbook Duo 2026 Lebih Ringkas, Harga Lebih Tinggi

Asus kembali menyegarkan lini Zenbook Duo untuk tahun 2026. Alih-alih sekadar meningkatkan spesifikasi, perusahaan kali ini berfokus pada penyempurnaan desain dengan memangkas dimensi perangkat tanpa mengorbankan ciri khas utamanya yakni dua layar OLED berukuran penuh 14 inci. Menurut Asus, jarak antar layar kini diperkecil hingga 70 persen dan bezel dibuat lebih tipis, menghasilkan bodi yang diklaim 5 persen lebih ringkas dibanding generasi sebelumnya. Hasilnya, Zenbook Duo 2026 hadir dengan bobot sekitar 1,65 kg dan ketebalan mulai 1,96 cm. Perubahan ini menjawab salah satu kritik terbesar terhadap laptop layar ganda, yakni ukuran fisik yang sering kali lebih besar dibanding laptop konvensional dengan ukuran layar serupa. Meski dimensinya menyusut, Asus tetap mempertahankan dua panel OLED 14 inci beresolusi 3K dengan refresh rate 144Hz. Kedua layar juga mendukung stylus, cakupan warna DCI-P3 100 persen, sertifikasi Pantone Validated, serta tingkat kecerahan hingga 1.000 nits. Lapisan...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Eropa Paksa Produsen Elektronik Kembalikan Baterai yang Bisa Dilepas

Era perangkat elektronik dengan baterai tertanam permanen tampaknya mulai menghadapi tekanan serius. Mulai 18 Februari 2027, regulasi baru Uni Eropa akan mewajibkan banyak perangkat elektronik portabel dirancang agar baterainya dapat dilepas dan diganti oleh pengguna.  Aturan ini berpotensi memengaruhi berbagai kategori produk, mulai dari laptop, e-reader, konsol gaming handheld, headphone, hingga sebagian perangkat audio nirkabel. Regulasi yang merupakan bagian dari Regulation (EU) 2023/1542 tersebut bertujuan memperpanjang umur perangkat, mengurangi limbah elektronik, serta mengakhiri praktik industri yang selama bertahun-tahun menjadikan baterai rusak sebagai alasan untuk mendorong konsumen membeli perangkat baru. Meski terdengar revolusioner, aturan ini tidak serta-merta mengembalikan era penutup belakang yang bisa dibuka dengan tangan. Uni Eropa hanya mensyaratkan baterai dapat diganti menggunakan alat yang tersedia secara komersial atau alat khusus yang disediakan produsen ta...