Langsung ke konten utama

Tips Cara Main Ojol the Game

Beberapa waktu ini, ada salah satu game yang mendadak populer dan semakin diminati. Bahkan, game tersebut mampu bersaing dengan beberapa judul game yang sudah populer sebelumnya, seperti Free Fire, Mobile Legends, Roblox, Stumble Guys, Ludo King, dan PUBG Mobile. Namanya adalah Ojol the Game.

Menariknya, daya tarik Ojol the Game sendiri terletak pada gameplay-nya yang sederhana dan relevan dengan kehidupan sehari-hari di dunia nyata. Ini tentunya bisa menarik minat banyak orang. Apalagi di kota-kota besar di Indonesia.

Buat yang belum pernah dengar, sesuai namanya, dalam permainan ini, para pemain diminta untuk menjadi pengemudi ojek daring.



Sebagai pengemudi ojek daring, tugas Anda tidaklah sulit dan kemungkinan besar semua orang yang memainkannya akan dengan mudah memahaminya. Inti dari permainannya adalah pemain hanya perlu menerima pesanan, menjemput pelanggan, dan mengantarnya sampai ke tujuan mereka.

Namun, itu hanya merupakan misi awal permainan. Para pengembang juga telah menyiapkan misi-misi lain yang mirip dengan tugas pengemudi ojek daring di dunia nyata, seperti mengantarkan makanan atau mengirim barang.

Meskipun terlihat mudah pada pandangan pertama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bermain Ojol the Game, terutama bagi pemula. Berikut ini di antaranya:

Tips Bermain Ojol the Game

Performance: Performance harian digunakan untuk mengukur seberapa baik pemain menjalankan tugas mereka. Penilaian didasarkan pada jumlah pesanan yang diterima dan jumlah pesanan yang ditolak atau dibatalkan. Untuk memenuhi syarat mendapatkan insentif, pemain harus memiliki persentase performance di atas 80%.

Point: Point adalah ukuran lain yang digunakan untuk memperoleh insentif. Pemain akan mendapatkan poin setelah berhasil menyelesaikan pesanan. Jumlah poin yang diperoleh bergantung pada keterampilan berkendara pemain.

Tidur: Tidur merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan pemain untuk memulihkan energi. Caranya cukup mudah, pemain hanya perlu kembali ke rumah dan pergi ke kamar tidur untuk tidur.

Mengisi Bensin: Bensin adalah elemen penting lainnya yang harus diketahui oleh pemain. Jika bensin motor habis, pemain tidak akan bisa menggunakan kendaraan tersebut. Cara mengisi bensin sangatlah mudah, cukup datang ke pom bensin yang ditunjukkan oleh tanda panah kecil di layar.

Menambah Energi: Ada beberapa cara untuk menambah energi dalam permainan ini, seperti tidur di rumah atau pergi ke tempat peristirahatan yang disediakan oleh pengembang.

Membeli Barang-Barang: Pemain dapat mengganti barang-barang seperti HP, motor, helm, dan jaket dengan cara masuk ke menu Inventory di lobby. Namun, pemain harus membeli barang-barang tersebut dengan uang dan koin.

Mendapatkan Energi, Bensin, dan Koin Gratis: Pemain dapat memperoleh energi, bensin, dan koin secara gratis dengan mengklik ikon kado ulang tahun di layar atau menonton iklan yang tersedia.

Nah, dengan memperhatikan beberapa tips-tips di atas, Anda dapat lebih mudah dan lancer saat bermain Ojol the Game. Belum main? Yuk install!

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Asus Googlebook 14 Hadir dengan Panther Lake, RAM 64GB, OLED 3K dan Bobot Kurang dari 1Kg

Asus memperluas jajaran Googlebook dengan menghadirkan Googlebook 14, laptop ultraportabel yang mengandalkan prosesor Intel Panther Lake atau Core Ultra Series 3. Perangkat ini menarik perhatian bukan hanya karena bobotnya yang berada di bawah 1kg, tetapi juga karena membawa konfigurasi mewah hingga RAM 64GB, SSD 1TB, layar OLED 3K 120Hz, serta baterai 70Wh. Dari sisi desain, Asus menggunakan sasis berbahan magnesium-aluminium hasil proses CNC dengan bobot sekitar 0,99 kg. Material tersebut dipadukan dengan warna Dusk Ash dan teknologi Nano Ceramic yang diklaim membantu melindungi permukaan dari goresan, noda, dan abrasi. Laptop serupa ExpertBook Ultra ini juga memenuhi standar ketahanan MIL-STD-810H, meski sertifikasi tersebut tidak otomatis berarti perangkat kebal terhadap seluruh jenis kerusakan dalam penggunaan sehari-hari. Di sektor performa, Googlebook 14 tersedia dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 355 dari keluarga Panther Lake. Konfigurasi yang disebutkan juga mencakup C...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Micron Stop GDDR7 2GB, Fokus Produksi Chip GDDR7 3GB

Micron dikabarkan mulai menghentikan produksi chip GDDR7 2GB (16Gb) dan mengalihkan kapasitas produksinya ke chip GDDR7 3GB (24Gb). Menurut laporan industri yang dikutip HWBuster, perubahan ini terjadi ketika permintaan memori untuk infrastruktur AI terus melonjak. Bagi pasar GPU, keputusan tersebut menunjukkan bahwa persaingan mendapatkan kapasitas produksi memori semakin ketat, dengan kebutuhan AI menawarkan nilai ekonomi yang lebih menarik bagi produsen. Peralihan dari GDDR7 2GB ke 3GB sebenarnya membawa keuntungan bagi produsen kartu grafis. Dengan jumlah chip yang sama, kapasitas VRAM dapat dibuat lebih besar. Delapan chip GDDR7 2GB, misalnya, menghasilkan konfigurasi 16GB, sedangkan delapan chip 3GB secara teoritis dapat menyediakan 24GB. Namun, jangan buru-buru menganggap kartu grafis 24GB akan segera membanjiri pasar. Kapasitas VRAM tetap ditentukan oleh memory bus, desain PCB, memory controller, konfigurasi paket, segmentasi produk, dan tentu saja strategi harga. Masalah yang ...

5 Rutinitas Harian Pemilik Toko yang Menjalankan Omnichannel Ecommerce

Pemilik toko yang menjalankan Mekari Desty sebagai pilihan alternatif untuk bisnis omnichannel menghadapi tantangan besar dalam mengawasi aktivitas di toko fisik, marketplace, dan media sosial sekaligus dalam satu hari. Hal ini sering membuat pengambilan keputusan harian tertunda karena data yang tersebar di berbagai kanal sulit diintegrasikan secara cepat.  Kosongnya barang di rak umumnya bersumber dari persoalan di level toko itu sendiri, mulai dari proses pesan dan rencana yang kurang tepat. Dengan demikian, rutinitas harian pemilik toko sangat berpengaruh terhadap ketersediaan barang.  Menjawab kebutuhan tersebut, aplikasi stok barang dibutuhkan agar rutinitas tersebut dapat berjalan terstruktur. Rutinitas yang diperlukan sebenarnya singkat dan mudah dilakukan, asalkan dijalankan setiap hari secara konsisten. Berikut ini lima rutinitas harian penting yang biasa dijalankan pemilik toko omnichannel ecommerce. 1. Membaca Ringkasan Penjualan Semua Kanal di Pagi Hari Ringkasa...