Langsung ke konten utama

Big Eyes Coin, Kripto untuk Penyayang Kucing

Apa itu token kripto Big Eyes Coin? Jika Anda belum pernah mendengarnya, Anda mungkin tertinggal dengan salah satu tren terpanas di dunia kripto saat ini. Big Eyes Coin (BIG) adalah token meme yang terinspirasi oleh kucing lucu dengan mata besar yang menarik hati banyak orang.

BIG adalah token berbasis komunitas yang bertujuan untuk memajukan ekosistem DeFi dan menyumbang untuk amal kucing. BIG juga memiliki proyek NFT yang menampilkan karya seni kucing yang unik dan menawan.

Diluncurkan pada akhir 2022 sebagai token ERC-20 di platform Ethereum, BIG tidak membebankan pajak atau biaya transaksi kepada penggunanya. Strategi ini memberikan keuntungan lebih besar bagi para investor dan pedagang. 

Tak hanya itu, BIG juga menawarkan bonus besar bagi mereka yang berpartisipasi dalam pra-penjualan token, yang berlangsung hingga 3 Juni 2023. Dengan menggunakan kode promosi END300, Anda bisa mendapatkan bonus 300% di atas pembelian Anda. Artinya, jika Anda membeli token BIG senilai US$ 100, Anda akan mendapatkan tambahan token BIG senilai US$ 300.

Sejauh ini, BIG telah menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa sejak rilis awalnya. Pada tahap pertama pra-penjualan, setiap token BIG bernilai US$ 0,0001. Saat ini, pada tahap 12 pra-penjualan, setiap token BIG bernilai US$ 0,00049. Itu berarti telah terjadi kenaikan harga sebesar 390%. BIG diharapkan akan melonjak lebih tinggi setelah diluncurkan di Uniswap pada 15 Juni 2023 yang akan datang.

Yang menarik, BIG tidak hanya menawarkan potensi keuntungan finansial bagi penggunanya, tetapi juga memberikan nilai sosial dan budaya. BIG memiliki komunitas yang kuat dan setia, yang terdiri dari pecinta kucing dan penggemar kripto dari seluruh dunia.

Baca juga:


BIG juga berkomitmen untuk membantu kucing yang membutuhkan dengan menyumbangkan sebagian dari pendapatannya ke organisasi amal kucing. Selain itu, BIG memiliki proyek NFT yang menghadirkan karya seni kucing yang indah dan berkualitas tinggi, yang bisa dibeli dan ditukar dengan menggunakan token BIG.

Intinya, BIG adalah token kripto yang menarik dan inovatif, yang menggabungkan unsur meme, komunitas, amal, dan NFT. BIG adalah token yang layak untuk dipertimbangkan bagi siapa saja yang mencari investasi kripto yang menguntungkan dan bermakna. 

Jika Anda tertarik untuk bergabung dengan pasukan kucing, Anda bisa mengunjungi situs web resmi BIG di https://bigeyes.space dan ikuti akun media sosial mereka untuk mendapatkan informasi terbaru.

Postingan Populer

Qualcomm Snapdragon Terbaru Loncat ke 2nm TSMC

Qualcomm kembali jadi sorotan setelah bocoran terbaru mengungkap dua kode model yakni SM8975 dan SM8950. Kedua chip baru tersebut diyakini sebagai Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Jika rumor ini akurat, chip tersebut bukan hanya akan menjadi sekadar refresh tahunan, melainkan lompatan teknologi yang cukup agresif. Mengapa? Rumor paling menarik adalah penggunaan proses fabrikasi 2nm dari TSMC. Ini akan menjadi pertama kalinya Qualcomm masuk ke node tersebut, melampaui generasi sebelumnya seperti Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang masih bertumpu pada 3nm. Secara teori, 2nm menawarkan efisiensi daya lebih baik, suhu lebih terkendali, dan potensi peningkatan performa, kombinasi ideal untuk smartphone modern yang semakin berat beban kerjanya, dari gaming hingga AI on-device. Namun, seperti biasa, angka node sering kali lebih terdengar impresif di atas kertas dibanding di dunia nyata. Kompetitor seperti Apple dengan chip A18 dan A18 Pro juga masih berada di 3nm, sehingga...

GPU Intel Arc Pro B70 dan Arc Pro B65 Bidik Segmen Profesional

Intel resmi memperluas portofolio GPU workstation melalui peluncuran Arc Pro B70 dan Arc Pro B65. Keduanya dibangun di atas arsitektur Xe2 “Battlemage”, menargetkan segmen profesional yang kini semakin didorong oleh kebutuhan AI compute, visualisasi kompleks, dan pengembangan software berbasis akselerasi GPU. Arc Pro B70 menjadi varian paling ambisius. Dengan 32 Xe core, 256 XMX engine, dan 32 ray tracing unit, GPU ini diposisikan sebagai mesin kerja serius untuk workload berat. Kapasitas memori 32GB GDDR6 pada bus 256-bit dengan bandwidth 608 GB/s memberikan fondasi kuat untuk dataset besar dan model AI.  Intel bahkan mengklaim performa hingga 367 TOPS (INT8), angka yang secara langsung menyasar kebutuhan inference modern. Dukungan API lengkap, mulai dari DirectX 12 Ultimate hingga Vulkan 1.3, membuatnya fleksibel untuk berbagai pipeline profesional. Di bawahnya, Arc Pro B65 hadir dengan konfigurasi lebih ramping: 24 Xe core dan 160 XMX engine. Meski begitu, menariknya tetap memba...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...