Langsung ke konten utama

Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402), Laptop Lipat untuk Content Creator

Di penghujung tahun 2022, ASUS Kembali menghadirkan varian baru laptop convertible 2-in-1 mereka yang ditujukan untuk segmen paling populer saat ini. Apalagi kalau bukan Content Creator. Bukan sembarang laptop, produk yang dirilis merupakan laptop yang bisa dilipat dan menjadi tablet tapi punya performa tinggi.

Adalah Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402), laptop konvertibel terbaru yang dimaksud. Tak tanggung-tanggung, ASUS menghadirkan laptop berkualitas dengan komponen yang tidak perlu diragukan lagi di dalamnya. Mulai dari panel layar sampai prosesornya.


Sebagai contoh, panelnya menggunakan layar 100% DCI-P3 Color Gamut & VESA DisplayHDR™ 600 True Black. Sementara dari sisi prosesornya, ia sudah menggunakan prosesor mobile AMD Ryzen™ 5000 H-Series yang menawarkan performa layaknya laptop gaming.

Dengan dua komponen utama tersebut, ASUS yakin Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) menjadi laptop yang cocok untuk para content creator yang menggunakan beragam platform social media serta dapat digunakan kapanpun dan di manapun.


Spesifikasi Menawan dan Sangat Bisa Diandalkan
Sebagian besar laptop tipis dan ringan hanya dapat menampilkan processor dengan TDP yang rendah karena keterbatasan ukuran dan desain thermal. Namun, berkat teknologi ASUS IceCool, ASUS Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) keluaran terbaru dapat menghadirkan prosesor AMD Ryzen 7 5800H seri H, yang memungkinkan laptop tipis dan ringan tidak lagi berkompromi dengan system kinerjanya.

Seperti sudah disebutkan, ASUS Vivobook S 14 Flip OLED ditenagai oleh CPU AMD Ryzen 7 mobile 5000 H-seri generasi terbaru yang dibuat melalui proses fabrikasi TSMC 7nm FinFET dan desain arsitektur AMD Zen 3. 



Spesifikasi tertinggi menyediakan hingga 8 core komputasi dan hingga 16 thread, serta cache hingga 12MB untuk kinerja multitasking yang lebih baik. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, CPU Ryzen mobile terbaru menawarkan peningkatan 23% dalam kinerja single-thread secara keseluruhan dan peningkatan 17% dalam peningkatan multi-thread, dalam kondisi perbandingan yang sama.

ASUS Vivobook S 14 Flip OLED menghadirkan memori onboard hingga 8GB DDR4 dan slot SO-DIMM, memungkinkan pengguna dengan mudah meningkatkan kapasitas memori. Untuk penyimpanan, laptop ini dilengkapi dengan slot M.2 dengan SSD hingga 1TB PCle 3.0 NVMe dengan heatsink tembaga untuk transfer data yang lebih stabil.

ASUS Vivobook S 14 Flip OLED menghadirkan keyboard ErgoSense yang mencapai pitch 19,05 mm (jarak antara tengah tombol ke tengah tombol yang berdekatan) sambil mempertahankan banyak tombol fungsi yang umum digunakan, memungkinkan pengguna untuk mengetik dengan nyaman dan akurat.

Keyboard memiliki lampu backlight untuk mengetik dengan nyaman di lingkungan gelap. Selain itu, tombol ASUS Vivobook S 14 Flip OLED memiliki lekukan halus berbentuk piringan 0,2 mm dan key travel 1,4 mm — terpanjang di kelas laptopnya.

Lekukan berbentuk piring secara halus memandu jari ke tuts dan perjalanan tuts yang panjang memberikan umpan balik yang lebih baik. Bersama-sama, fitur-fitur ini meningkatkan akurasi pengetikan dan meniru kenyamanan menggunakan keyboard PC desktop.


Baca juga:


Desain Memukau dan Layar Luar Biasa

ASUS Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) adalah laptop berukuran 14 inci dengan berat hanya 1.5 kg. Dengan desainnya yang tipis dan ringan, masing-masing memiliki profil samping kurang dari 19 mm yang menghasilkan bentuk samping yang ramping untuk memenuhi semua kebuuhan anda dari bekerja hingga bermain.
 
Sesuai namanya, Flip, laptop yang satu ini hadir dengan design 360° hinge eksklusif yang memungkinkan layar dibalik ke posisi apapun sesuai dengan kebutuhan pengguna. Ketahanan desain layer itu sendiri sudah diuji hingga lebih dari 20,000 kali siklus buka/tutup.

Dari sisi panel, ASUS Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) menampilkan layar sentuh OLEH HDR 14 inci rasio 16:10 yang mendukung resolusi 2880 x 1800 dan kecepatan refresh 90Hz. Layar tersebut dijamin sanggup untuk memberikan pengalaman visual yang halus dan tajam kepada pengguna. 

Selain itu, tampilan ASUS Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) juga mendukung rasio contrast 1.000.000:1, waktu respons 0,2ms, kecerahan maksimum hingga 600-nits. Dari sisi warna hitam, tingkat kecerahan hitam pekatnya ada di 0,0005 nits. Ini akan memberikan pengalaman menonton yang lebih cerah dan lebih detail kepada pembuat konten.

Selain ultrawide color gamut 100% DCI-P3 dan dukungan konten HDR, layar ini juga bersertifikasi VESA DisplayHDR™ 600 True Black dan PANTONE® Validated. Keduanya memastikan warna yang akurat dan reproduksi kontras dinamis yang tinggi.

Ditambah lagi, panel OLED memancarkan cahaya biru 70% lebih sedikit berbahaya daripada panel LCD dan disertifikasi oleh TÜV Rheinland untuk memastikan bahwa perangkat ini sudah mematuhi standar kesehatan dan kualitas yang tinggi.

Seperti diketahui, cahaya biru menyebabkan ketidaknyamanan visual dan mengganggu kualitas tidur. Dengan mengkalibrasi spektrum, laptop ASUS OLED memancarkan 70% lebih sedikit cahaya biru yang berbahaya. Tidak seperti filter cahaya biru tradisional, pergeseran spektrum berarti akurasi warna tidak diragukan.

Laptop ASUS OLED laptop menghadirkan visual yang sangat detail dan realistis, dengan color gamut 100% DCI-P3 sekelas bioskop.  Warna yang direproduksi pada layar lebih kaya dan lebih jelas: sangat ideal untuk proyek intensif warna.

ASUS OLED laptop juga mampu menampilkan detail yang luar biasa pada pengaturan cahaya yang lebih rendah. Ini berarti anda dapat melihat konten dengan lebih jelas tanpa harus menurunkan tingkat kecerahan; sehingga, mata Anda akan terpapar lebih sedikit cahaya biru.

Yang menarik, layer ASUS OLED juga mampu mempertahankan detail warna dalam tingkat kecerahan apapun, sehingga anda dapat menyesuaikan kecerahan sesuai dengan lingkungan penggunaan anda. Karena tampilan OLED memberikan warna yang akurat dengan kecerahan lebih sedikit, mata lebih sedikit terpapar cahaya biru.



Fitur Khusus Pencegah Burn-In Layar
Dengan penggunaan yang lama, piksel tertentu pada tampilan mungkin menua, menghasilkan warna yang menurun (burn-in). Untuk mencegahnya, ASUS mengambil langkah-langkah berikut:

  • Laptop secara default menggunakan mode gelap Windows
  • Perlindungan layar OLED default yakni meredupkan layar setelah 5 menit tidak ada aktivitas    
  • Teknologi penyempurnaan burn-in panel Samsung OLED
  • Layar OLED sanggup bertahan selama 7000 jam tanpa mengalami burn-in saat dijalankan dengan brightness di 200 nits.

Algoritma Samsung OLED mendeteksi penuaan pixel dan meningkatan arus yang melewati pixel tersebut. Ini memungkinan pixel yang terdegradasi untuk menampilkan warna yang lebih cerah dan, sebagai hasilnya, menunjukan warna yang dirasakan secara akurat.

ASUS OLED laptop hadir dengan mekanisme OLED Care eksklusif ASUS yang terbukti melindungi layar OLED. Persistensi gambar atau burn-in, pada layar OLED dapat terjadi jika gambar kontrak tinggi statis ditampilkan dalam waktu yang lama.

Untuk menghindari hal ini, Ketika laptop ASUS Anda tidak digunakan lebih dari 30 menit, screensaver yang dirancang khusus akan aktif. Ini secara signifikan akan mengurangi kemungkinan burn-in dengan memastikan seluruh pixel menyala dan gelap secara merata, sehingga melindungi tampilan dari warna yang terlihat berubah dari waktu ke waktu.

Layar sentuh dari Vivobook S 14 Flip juga dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass yang memiliki tingkat ketahanan 7H sehingga memberikan ketahanan gores yang lebih baik, visibilitas goresan yang berkurang dan kekuatan yang dipertahankan lebih baik setelah terjadi goresan untuk membantu melindungi tampilan laptop dari kerusakan yang mungkin dapat terjadi saat digunakan.

Konektivitas yang Lengkap dan Mumpuni untuk Mobilitas Tinggi
ASUS Vivobook S 14 Flip OLED dilengkapi satu port USB3.2 Gen 2 Tipe C yang mendukung pemindahan data, output tampilan 4K dan pengiriman daya. Selain itu, laptop menawarkan port HDMI 2.0 berukuran penuh, port USB 3.2 Gen 2 Tipe-A, port USB 2.0 Tipe A dan audio combo jack.

Hal ini memungkinkan Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) dengan mudah menampilkan ke layar 4K 60Hz, menghubungkan ke perangkat penyimpanan atau memperluas koneksi.

Vivobook S 14 Flip OLED dilengkapi dengan teknologi ASUS WiFi Master premium yang memiliki jaringan nirkabel WiFi 6 dual band built-in untuk kinerja transmisi nirkabel yang lebih cepat. Laptop ini juga memiliki fitur WiFi SmartConnect ASUS eksklusif yang memberikan jarak yang lebih jauh, stabilitas dan pengalaman jaringan nirkabel yang mulus bagi pengguna.

Kartu jaringan nirkabel dual band WiFi 6 (802.11ax) menawarkan kecepatan hingga 2.4 Gbps dan memberikan throughput 3 kali lebih tinggi dan 4 kali kapasitas jaringan Wi-Fi 5 (802.11ac). Kartu jaringan juga menggabungkan Bluetooth 5.0 untuk koneksi ke perangkat berkemampuan Bluetooth.  

Performa Terbaik yang Bisa Maksimalkan Pekerjaan
Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) memungkinkan pengguna melakukan berbagai macam hal dengan lebih cepat dengan dukungan komponen performa tinggi yang ada di dalamnya. Cocok untuk mereka yang baru saja memulai perjalanan di dunia kreatif.

Agar performa tetap terjaga, teknologi thermal ASUS IceCool Plus yang mendinginkan komponen hadir dengan heat pipe dual fan terbaru. Kedua heat pipe dengan ketebalan 8 dan 6 milimeter tersebut sanggup secara efisien mempercepat transfer panas.

Dengan pendinginan yang sudah ditingkatkan dibanding Vivobook generasi sebelumnya, kini CPU dan GPU bisa berjalan lebih nyaman dengan kombinasi daya hingga 85 watt dalam mode Performance tanpa mengalami throttling.

Berikut ini spesifikasi salah satu model Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) yang beredar di pasaran Indonesia:


Fitur Spesial yang Bisa Diandalkan
ASUS Vivobook S 14 Flip (TN3402) dilengkapi dengan NumberPad 2.0, tombol numerik bercahaya LED berintegrasi dengan touchpad yang menggantikan kekurangan tombol numerik fisik di laptop ringkas. Sensor satu sentuhan di sebelah kanan dari touchpad mengaktifkan dan menonaktifkan NumberPad, dan ketukan pada ikon di kiri atas memungkinkan Anda memilih salah satu dari dua tingkat kecerahan.

Anda juga dapat menggesek dari ikon kiri atas ke segala arah pada NumberPad 2.0 untuk mengaktifkan aplikasi Kalkulator di tampilan utama.

Webcam dari ASUS Vivobook S 14 Flip memanfaatkan teknologi 3D noise-reduction (3DNR) yang inovatif. Teknologi ini menghilangkan hingga 94% suara tidak perlu yang secara alami mempengaruhi kamera apapun, terutama dalam kondisi cahaya redup – secara signifikan memperbaikan kualitas gambar tanpa mengorbankan tingkat eksposur atau detail.

Terakhir, pelindung webcam untuk melindungi privasi pribadi dan informasi bisnis dari peretas juga disediakan. Di laptop ini, ASUS memberikan perlindungan privasi terintegrasi yang bisa dilakukan hanya dengan menggeser tuas di atas webcam untuk privasi.


Kesimpulan
Sebagai sebuah laptop, Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) ini menarik untuk digunakan. Form factor laptop yang flip membuatnya bisa menjadi alat multifungsi sehingga penggunanya dapat lebih leluasa lagi saat akan menggunakan laptop kapanpun dan di manapun.

Dari sisi kinerja, prosesor kelas performance yang terpasang di laptop ini juga menjamin kinerja yang lancar saat multitasking dan proses kreatif. Tambahan layar sentuhnya yang juga sudah mendukung touch dan stylus, membuat laptop ini bagaikan 4 sehat 5 sempurna.

Postingan Populer

Pentium Lebih Bagus dari Core i3. Seberapa Jauh?

Anda sedang mencari-cari laptop? Bingung memilih yang mana karena anggaran terbatas? Mungkin artikel kali ini bisa membantu Anda dalam menentukan pilihan. Khususnya saat Anda akan membeli laptop di kisaran harga Rp5-6 jutaan. Ya, dengan anggaran di bawah Rp6 juta, ada banyak pilihan laptop yang bisa Anda pilih. Laptop-laptop ini, khususnya laptop baru, bukan laptop bekas, tentunya menawarkan performa yang sudah sangat memadai untuk kebutuhan pekerjaan standar sehari-hari. Sebut saja, aplikasi office, browsing, meeting online ataupun multimedia sampai gaming sederhana bisa dilakukan. Pilihan merek dan spesifikasinya pun beragam. Namun ada fenomena menarik. Laptop di kisaran harga tersebut umumnya tersedia dengan dua pilihan prosesor. Intel Core i3-1005G1 ataupun Intel Pentium 7505. Memang ada juga model lain yang mengunakan prosesor AMD Ryzen 3-3250U misalnya. Namun kali ini, kita akan memberikan referensi, apakah Core i3 selalu lebih bagus daripada Pentium apalagi kalau harganya mirip-...

5 Situs Alternatif Google Translate

Google Translate mungkin sudah menjadi situs terjemahan paling populer dan banyak digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia. Namun, apakah Anda tahu bahwa ada situs terjemahan lain yang bisa menjadi alternatif dari Google Translate? Kalau Anda penasaran, beberapa situs terjemahan ini bahkan mungkin lebih akurat, cepat, dan mudah digunakan daripada Google Translate. Berikut ini adalah lima situs terjemahan alternatif dari Google Translate yang gratis bisa dipakai siapa saja. Apa saja? DeepL Translator DeepL Translator adalah situs terjemahan yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan mesin pembelajaran (machine learning) untuk menghasilkan terjemahan yang lebih alami, lancar, dan sesuai dengan konteks. Situs ini dapat menerjemahkan 26 bahasa, termasuk bahasa Inggris, Indonesia, Jerman, Prancis, Spanyol, Italia, Belanda, Portugis, Rusia, Polandia, dan lain-lain. DeepL Translator juga memiliki fitur untuk menerjemahkan dokumen dalam format Word, PowerPoint, atau PDF tanpa men...

AI Belum Mampu Mendorong Minat Beli iPhone

Apple tampaknya masih menghadapi tantangan besar dalam menjadikan kecerdasan buatan sebagai alasan utama konsumen membeli iPhone baru. Berdasarkan survei terbaru UBS Evidence Lab terhadap lebih dari 7.500 pengguna smartphone di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, China, dan Jepang, minat membeli iPhone memang meningkat di beberapa negara, tetapi justru melemah di China. Kondisi ini menunjukkan bahwa strategi Apple Intelligence belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap permintaan pasar, terutama di salah satu pasar smartphone terbesar di dunia. Data survei menunjukkan niat membeli iPhone dalam satu bulan ke depan meningkat menjadi 20 persen di Amerika Serikat, naik menjadi 6 persen di Inggris, 4 persen di Jerman, dan 1 persen di Jepang. Sebaliknya, di China angka tersebut turun menjadi hanya 15 persen.  UBS juga mencatat rata-rata usia iPhone yang digunakan konsumen masih mencapai 22,9 bulan, mengindikasikan bahwa banyak pengguna memilih mempertahankan perangkat lamanya karena...

Perbandingan Intel Core 10th Gen vs 11th Gen

Intel akhirnya memperkenalkan prosesor generasi terbarunya yakni Intel Core generasi ke-11 yang disebut dengan TigerLake. Meski tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan prosesor mutakhir dari AMD yang sudah menggunakan metode fabrikasi 7 nanometer, namun prosesor 10 nanometer baru Intel tersebut menjanjikan lompatan performa yang lumayan. Ya, prosesor yang dibuat dengan teknologi yang disebut dengan SuperFin 10 nanometer tersebut menghadirkan kecepatan clock yang lebih tinggi dan menghadirkan kenaikan performa hingga 20 persen. Yang menarik, Intel juga akhirnya menghadirkan upgrade signifikan pada chip grafisnya. GPU terintegrasi Intel HD, yang biasanya jadi bulan-bulanan, memang mendapatkan upgrade di seri 10th Gen lalu dengan Iris graphics. Tetapi tampak performanya belum terlalu memuaskan.  Semua berubah ketika TigerLake menyerang. Performa Iris Xe Graphics kini boleh diadu dengan grafis terdedikasi sekelas Nvidia GeForce MX350 sekalipun. Lumayan bukan? Kali ini kita akan...

AMD Hidupkan Kembali Ryzen Lama demi PC Murah

AMD kembali menghadirkan prosesor Ryzen generasi lama untuk segmen PC entry level di tengah melonjaknya harga komponen komputer. Perusahaan memperkenalkan kembali tiga prosesor lawas, yakni Ryzen 3 3100U, Ryzen 5 3501U, dan Ryzen 7 4700LE, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan produsen laptop dan desktop berbiaya rendah. Seluruh prosesor tersebut masih mengandalkan memori DDR4 yang saat ini jauh lebih terjangkau dibanding DDR5. Keputusan ini dinilai sebagai respons terhadap kondisi pasar yang semakin sulit akibat kenaikan harga RAM dan SSD. Permintaan memori dari industri AI membuat produsen DRAM lebih memprioritaskan produksi memori berkapasitas tinggi untuk pusat data dibanding pasar PC konsumen. Akibatnya, harga DDR5 terus meningkat sehingga produsen kembali melirik platform DDR4 sebagai solusi ekonomis bagi perangkat kelas bawah. Meski demikian, langkah AMD juga memunculkan kritik. Ryzen 3 3100U masih menggunakan arsitektur Zen+ 12 nm yang pertama kali diperkenalkan pada 2019 dan...