Langsung ke konten utama

TUF Dash F15 FX517, Laptop Gaming Tipis Core i7 dan GeForce RTX

ASUS akhirnya menghadirkan TUF Dash F15 (FX517), laptop gaming ringkas dan tangguh untuk berbagai aktivitas dengan harga yang sangat bersaing bila dibandingkan dengan laptop gaming lain di kelasnya.

Pertama kali diperkenalkan di tahun 2021, seri TUF Dash lahir dengan konsep sebuah laptop gaming dengan ketahanan berstandar militer namun dibalut dalam desain bodi yang ringkas sehingga dapat selalu diandalkan di mana saja.


TUF Dash F15 (FX517) hadir sebagai seri terbaru yang telah dibekali dengan hardware terkini, sistem pendingin lebih powerful, serta desain bodi baru yang tetap tangguh dengan ketebalan tidak lebih dari 20mm.



Seri TUF Dash sendiri dikenal sebagai laptop gaming untuk gamer serta pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi serta performa tinggi. Seri terbaru TUF Dash F15 kali ini menawarkan tidak hanya sekadar mobilitas dan performa, tetapi juga desain baru yang lebih ringkas dan tetap tangguh. TUF Dash F15 adalah laptop gaming untuk semua aktivitas.


Ringkas, Tangguh, dan Nyaman Digunakan
Hadir dengan ketebalan bodi kurang dari 20 mm dan bobot hanya 2 Kg, TUF Dash F15 merupakan salah satu laptop gaming paling ringkas dan ringan di kelasnya. Tidak hanya itu, TUF Dash F15 terbaru kali ini juga dibekali dengan tampilan baru yang lebih modern serta bezel yang lebih tipis dari pendahulunya dengan screen-to-body ratio hingga 80%.

Seluruh lini produk TUF mengedepankan durabilitas, tak terkecuali TUF Dash F15. Laptop gaming ini dirancang khusus agar tetap tampil tangguh serta dapat diandalkan kapanpun dan di manapun. TUF Dash F15 juga telah lolos uji ketahanan ekstrem berstandar militer AS (MIL STD-810H) seperti uji jatuh, getaran, hingga operasional di suhu serta kelembapan ekstrem.

TUF Dash F15 kini lebih nyaman digunakan. Selain didukung oleh konektivitas modern seperti WiFi 6 (802.11ax) dan Bluetooth 5.1, laptop gaming ini juga tetap hadir dengan berbagai port yang siap untuk mendukung aktivitas penggunanya.

Salah satu port modern yang ada di TUF Dash F15 terbaru adalah Thunderbolt 4. Port dengan interface USB Type-C tersebut tidak hanya memiliki kecepatan transfer data yang tinggi tetapi juga mendukung penggunaan monitor tambahan hingga resolusi 8K. Selain itu, port tersebut juga mendukung pengisian daya melalui teknologi USB Power Delivery sehingga menambah aspek mobilitas TUF Dash F15.

Menggunakan layar 15-inci, TUF Dash F15 tetap dibekali dengan keyboard full-size yang dilengkapi numpad fisik. Keyboard tersebut telah dilengkapi dengan LED backlight serta ditemani oleh sebuah touchpad yang lebih baik.

Tidak hanya lebih akurat, touchpad di TUF Dash F15 kini juga lebih luas dibandingkan dengan generasi sebelumnya sehingga membuat penggunanya tetap nyaman beraktivitas meski tanpa menggunakan mouse.

Performa Terbaik dengan Hardware dan Fitur Baru
ASUS TUF Dash F15 terbaru kini ditenagai oleh prosesor 12th Gen Intel® Core™ dengan varian tertinggi Intel® Core™ i7-12650H. Prosesor dengan konfigurasi 10 core (6 P-core dan 4 E-core) dan 16 thread tersebut mampu berjalan pada freakuensi hingga 4,7GHz dan memastikan TUF Dash F15 dapat diandalkan untuk berbagai aktivitas mulai dari bermain game, live streaming, pembuatan konten, hingga multitasking.

Prosesor tersebut tidak sendirian karena TUF Dash F15 juga dibekali dengan chip grafis hingga NVIDIA® GeForce RTX™ 3060 dengan TGP hingga 105W sehingga dapat diandalkan di berbagai skenario penggunaan.

Selain itu, TUF Dash F15 telah dibekali memori DDR5 4800MHz yang dapat di-upgrade hingga 32GB. Sementara untuk penyimpanannya, TUF Dash F15 mengandalkan penyimpanan NVMe PCIe 3.0 SSD berkapasitas hingga 1TB sehingga memastikan setiap game serta aplikasi dapat berjalan lebih gesit dan memiliki waktu loading yang singkat.

TUF Dash F15 juga merupakan salah satu lini laptop gaming ASUS yang telah dibekali dengan MUX Switch, yaitu chip khusus yang dapat mengalihkan jalur data pemrosesan tampilan layar secara langsung ke chip grafis GeForce RTX™ yang tersedia.

Dibandingkan menggunakan metode switching lainnya, MUX Switch dapat memangkas latency dan meningkatkan framerate di dalam game hingga 15%. MUX Switch dapat diakses langsung melalui aplikasi Armoury Crate yang tersedia di TUF Dash F15. Berikut ini spesifikasi teknis ASUS TUF Dash F15 (FX517):



Pendinginan yang Ditingkatkan
Hardware performa tinggi mendesak adanya pendinginan yang superior. Sebagai bagian dari sistem pendinginan, Arc Flow Fans™ pada TUF Dash F15 memiliki desain 84 bilah kipas, dengan masing-masing bilah memiliki ketebalan yang berbeda-beda.

Dengan mengatur ketebalan tiap-tiap blade hingga ketebalan 0,1 milimeter di ujung bilah, turbulensi bisa direduksi dan pada saat yang sama dapat meningkatkan aliran udara secara keseluruhan.

Meskipun ia menjadi sedikit lebih senyap dibandingkan dengan TUF Dash F15 keluaran tahun lalu, kipas-kipas tersebut menyediakan 13% aliran udara yang lebih banyak dibanding generasi sebelumnya. Empat lubang pembuangan udara juga disiapkan sehingga TUF Dash F15 dapat melepas panas secara lebih optimal.

Agar pendinginnanya maksimal, ASUS membekali TUF Dash F15 dengan lima heatpipe berbahan tembaga. Heatpipe tersebut tidak hanya mengalirkan panas dari komponen utama seperti prosesor dan chip grafis, tetapi juga mencakup komponen penghasil panas lainnya seperti VRM dan GPU VRAM.


Baca juga:


Panas dari heatpipe kemudian disalurkan ke heatsink dengan desain khusus yang dapat melepas panas sekaligus membuang debu dan partikel kecil lainnya keluar dari sistem pendinginan TUF Dash F15.

Mudah Di-Upgrade
Meski menggunakan desain yang sangat ringkas, TUF Dash F15 tetap dirancang agar mudah untuk di-upgrade. TUF Dash F15 kembali hadir dengan fitur pop up screw yang membuat penggunanya lebih mudah saat melepas panel bodi bagian bawah laptop ini.

Pengguna TUF Dash F15 juga memiliki akses yang mudah ke berbagai komponen seperti slot SSD dan memori di TUF Dash F15.

ASUS juga menyediakan opsi upgrade lebih luas di TUF Dash F15 terbaru melalui dua slot M.2 NVMe PCIe SSD serta dua slot memori DDR5 4800MHz. Dengan demikian, pengguna TUF Dash F15 dapat melakukan upgrade kapasitas penyimpanan serta memori laptop-nya lebih mudah secara mandiri.


Ayo Bergabung di ROG Community Indonesia
ASUS ROG Indonesia menghadirkan ROG Community Indonesia,  sebagai tempat untuk para pengguna setia laptop gaming ROG dan TUF berbagi pengalaman, bermain game bersama, dan berinteraksi langsung dengan #TeamROG.

Segera bergabung dengan ROG Community Indonesia di Discord channel dan Facebook Group. Ikuti semua keseruan ROG Community Indonesia di https://rogcommunity.id, daftar sekarang!

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...