Langsung ke konten utama

Canggih! Air Fryer Xiaomi Bisa Tersambung Ke Android

Keberadaan Air Fryer di Indonesa sedang naik daun. Belakangan ini perangkat Air Fryer banyak diperkenalkan oleh para influencer di TikTok, YouTube maupun Instagram melalui endorsement berbayarnya. 

Sebagai informasi, Air Fryer digunakan sebagai pengganti peggorengan. Penggunaannya pun praktis tanpa perlu memakai wajan penuh minyak untuk menggoreng makanan.


Tidak ketinggalan, Xiaomi yang kini tengah berupaya Menggencarkan produk elektronik non smartphone yang menjadi ciri khasnya pun menghadirkan perangkat Mi Smart Air Fryer 3,5L untuk masyarakat Indonesia. Seperti apa?

Sedikit gambaran, Air Fryer diklaim lebih sehat bagi tubuh karena menggunakan minyak lebih sedikit atau bahkan tidak membutuhkan minyak sama sekali untuk menggoreng makanan.


Hasilnya, makanan pun menjadi lebih rendah lemak jika dibandingkan dengan dimasak dengan menggunakan penggorengan konvensional.

Nah, selain untuk menggoreng makanan, Air Fryer dari Xiaomi juga dapat digunakan untuk mengolah makanan. Misalnya seperti yogurt, memanggang makanan dan mencairkan makanan beku.

Menariknya, Air Fryer buatan Xiaomi ini mampu terhubung dengan ponsel Android. Perangkat elektronik tersebut dapat terhubung ke ponsel Android pengguna lewat aplikasi Mi Home App. Dari aplikasi tersebut, pengguna pun dapat memberikan perintah ke perangkat Air Fryer.


Baca juga:


Selain dapat memberikan perintah menggunakan aplikasi Mi Home App, aplikasi tersebut juga bisa digunakan untuk mencari berbagai macam resep masakan dan jumlahnya mencapai ratusan. 

Resep yang dihadirkan di aplikasi inipun terus diperbarui dalam jangka waktu tertentu. Sehingga pengguna tidak perlu bingung mencari makanan apa yang bisa dimasak dengan Air Fryer besutan Xiaomi itu.

Mi Smart Air Fryer 3,5L ini, selain bisa dihubungkan dengan aplikasi Mi Home, bisa juga terhubung dengan Virtual Google Assistant. Artinya, ia bisa membantu pengguna cukup dengan menggunakan perintah suara ke perangkat.


Dari sisi spesifikasinya, Air Fryer besutan Xiaomi tersebut memiliki kapasitas 3,5 liter dan wajannya diklaim mudah untuk dibersihkan. Tak hanya itu, seperti perangkat memasak lainnya, ia juga memiliki lapisan anti lengket. 

Menariknya, Xiaomi Air Fryer juga memiliki fitur grill atau panggangan khusus.

Tertarik? Perangkat Xiaomi Air Fryer akan hadir dan dijual di Indonesia pada 10 September mendatang melalui e-commerce, mi.com atau melalui gerai Authorized Mi Store dan Authorized Mi Shop. Harga Mi Smart Air Fryer 3,5L sendiri kabarnya akan dibandrol di harga Rp1.099.000.

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

MediaTek Genio Series Dorong Edge AI ke Robotika dan IoT Industri

MediaTek kembali menegaskan ambisinya di ranah edge AI dengan meluncurkan lini terbaru Genio di ajang Embedded World 2026. Alih-alih sekadar ikut tren, langkah ini menunjukkan bagaimana AI kini didorong keluar dari cloud, langsung ke perangkat yang benar-benar bekerja di lapangan. Seri baru ini mencakup Genio Pro, Genio 420, serta Genio 360, dengan Genio Pro diposisikan sebagai “otak” untuk perangkat kelas berat seperti robot otonom, drone komersial, hingga sistem machine vision. Dibangun di atas proses 3nm TSMC, chipset ini mengusung konfigurasi CPU all-big-core berbasis Arm v9.2 dan NPU generasi terbaru dengan klaim performa hingga 50 TOPS.  Secara teknis, ini bukan sekadar upgrade. Ini adalah upaya serius membawa kemampuan generative AI langsung ke edge. Namun di balik angka-angka impresif tersebut, ada pertanyaan yang layak diajukan. Apakah pasar benar-benar siap? MediaTek menjanjikan kemampuan menjalankan model hingga 7 miliar parameter dengan kecepatan hingga 23 token per det...