Langsung ke konten utama

Fitur yang Wajib Ada di Aplikasi Absensi

Dalam sebuah perusahaan, karyawan karyawan merupakan salah satu aset atau unsur yang sangat penting. Karyawan merupakan senjata yang digunakan bagi pemilih suatu perusahaan agar usahanya dapat mencapai tujuan. Maka dari itu, Human Resources (HR) harus mampu mengelola sumber daya manusia (SDM) yang ada di bawahnya dengan maksimal. Salah satu cara agar sumber daya manusia (SDM) pada perusahaan dapat bekerja maksimal adalah dengan melakukan absensi kehadiran. Pencatatan absensi tersebut harus menggunakan aplikasi absensi yang efektif dan akurat.


Zaman sekarang, khususnya perusahaan-perusahaan menengah ke atas sudah menggunakan software absensi modern untuk menjaga kedisiplinan karyawannya. Dan seiring berjalannya perkembangan teknologi, maka absensi manual mulai ditinggalkan. Aplikasi absensi karyawan yang efektif, harus memuat beberapa fitur yang mendukung pencatatan absensi untuk para karyawan. Dari data absensi yang telah tersimpan, maka dapat diketahui kedisiplinan para karyawan perusahan. Fitur-fitur yang perlu ada dalam sebuah aplikasi absensi karyawan antara lain:

1. Terdapat Fitur Yang Menyediakan Efisiensi Waktu
Sistem aplikasi absensi yang baik harus dilengkapi dengan fitur yang membuat waktu jadi lebih efisien. Dengan adanya efisiensi waktu, data kehadiran karyawan di perusahaan tersebut dapat disajikan dan diketahui secara langsung tanpa berbelit-belit. Dengan demikian Anda harus memastikan aplikasi yang Anda pilih memilih sistem absensi yang dapat menyajikan data kehadiran secara real time. Sekarang ini sudah banyak software absensi yang memiliki fitur efisiensi waktu dan terintegrasi langsung dengan perangkat mobile Anda.

2. Terdapat Fitur Yang Menjamin Keamanan Data
Keamanan data menjadi salah satu faktor penting dalam sebuah perusahaan. Anda harus memilih aplikasi yang memiliki tingkat keamanan tinggi. Jangan sampai data-data penting mengenai kehadiran karyawan Anda diretas oleh pihak tertentu. Aplikasi absensi yang kurang menjamin keamanan data tentu sangat berisiko bagi kenyamanan kerja karyawan Anda. Dalam sisi lain akan merugikan diri Anda sendiri, karena mungkin saja seseorang akan mencuri dan memanipulasi data absensi karyawan Anda. Maka dari itu selektiflah dalam memilih aplikasi dalam hal ketersediaan fitur keamanan data.

3. Fitur Yang Dapat Menyajikan Data Secara Akurat
Keakuratan data sangat dibutuhkan oleh HR perusahaan Anda karena keakuratan suatu data mempengaruhi pengolahan terhadap administrasi karyawan perusahaan Anda. Jangan sampai Anda memilih software dengan tingkat akurasi di bawah standar, karena data yang disajikan rentan terdapat banyak kesalahan.

4. Fitur Fleksibilitas
Aplikasi absensi karyawan yang efektif harus memiliki sifat yang fleksibel. Artinya karyawan Anda tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor hanya sekedar absen padahal dia sedang ditugaskan di luar kota atau di tempat lain yang jauh dari kantor perusahaan Anda. Dalam hal ini memungkinkan aplikasi absensi karyawan dalam jenis perangkat ponsel untuk melakukan absen di mana pun mereka berada.

Dengan menggunakan aplikasi absensi karyawan yang tepat dan akurat, maka proses peninjauan kehadiran karyawan akan lebih mudah dilakukan.

Software absensi LinovHR akan membuat manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) di perusahaan Anda menjadi lebih efisien.

LinovHR hadir untuk membantu perusahaan Anda dalam hal menyederhanakan proses administrasi sehingga lebih mudah dan cepat dengan menggunakan satu perangkat yang terintegrasi. Selain itu, aplikasi absensi karyawan LinovHR juga dilengkapi dengan fitur-fitur yang bisa diubah sesuai kebijakan perusahaan seiring perkembangan kinerja perusahaan Anda. Hadirkan LinovHR untuk mengelola absensi dan payroll yang lebih berkualitas.

Postingan Populer

Harddisk Terbesar di Dunia. Western Digital Siapkan HDD 60TB hingga 140TB

Western Digital kembali menegaskan bahwa hard disk drive (HDD) belum mendekati akhir hayatnya. Di tengah dominasi SSD untuk komputasi konsumen, perusahaan ini justru memaparkan peta jalan agresif untuk mendorong kapasitas HDD hingga 60TB dalam waktu dekat, bahkan melampaui 140TB pada dekade 2030-an.  Target ini secara jelas diarahkan untuk menjawab kebutuhan penyimpanan masif dari beban kerja AI dan cloud berskala besar. Dalam pernyataan resminya, Western Digital mengungkapkan bahwa mereka akan mulai memproduksi massal HDD komersial berbasis heat-assisted magnetic recording (HAMR) pada 2026. Generasi awal akan hadir dengan kapasitas 40TB berbasis CMR dan 44TB berbasis SMR, sebelum volume produksinya meningkat pada 2027.  Pendekatan ini menandai transisi penting dari ePMR menuju HAMR sebagai fondasi jangka panjang peningkatan kapasitas. Kunci utama strategi ini terletak pada inovasi laser. Selama ini, industri HDD mengandalkan edge-emitting laser pada teknologi HAMR, namun menu...

Perbandingan Intel Iris Xe Graphics dengan Iris Xe Max

Laptop VGA onboard? Kesannya low end dan low performance ya? Tapi jangan salah. Konsep itu kini sudah tidak tepat. Ya, laptop dengan VGA onboard pun kini punya performa yang bukan kaleng-kaleng. Sebagai informasi, sejak Intel menghadirkan prosesor Core generasi ke-11 mereka, performa VGA onboard yang dimilikinya semakin meningkat pesat. Khususnya untuk seri Core i5 dan Core i7 yang diperkuat oleh Intel Xe Graphics. Di sisi lain, jangan anggap sepele juga. Menurut data Lembaga riset terkemuka GfK, per kuartal pertama 2021 lalu, pangsa pasar VGA di Indonesia dikuasai Intel onboard secara signifikan yakni 54 persen lebih. Barulah setelah itu dikuasai oleh AMD onboard serta juga AMD Radeon discrete dengan 25 persen. Nvidia sendiri hanya punya pasar sebesar 16 persen sekian. Jadi, terlihat kan betapa signifikan peranan VGA onboard dalam kehidupan komputasi masa kini? Intel Iris Xe Max Graphics Nah, kali ini kita akan bahas performa VGA “onboard” lebih baru lagi dari Intel yakni Intel ...

Apa Beda QLED dan OLED? Mana yang Lebih Bagus di Antaranya?

Saat memilih TV baru, konsumen kerap dihadapkan pada istilah teknis seperti HDR, refresh rate 120Hz, hingga HDMI generasi terbaru. Namun, dua istilah yang paling sering membingungkan adalah QLED dan OLED.  Keduanya sering diposisikan sebagai teknologi layar kelas atas, padahal secara fundamental, QLED dan OLED bekerja dengan cara yang sangat berbeda. OLED adalah singkatan dari organic light-emitting diode. Teknologi ini bersifat emissive, artinya setiap piksel dapat memancarkan cahaya sendiri tanpa memerlukan lampu latar. Karena itu, OLED mampu mematikan piksel sepenuhnya saat menampilkan warna hitam, menghasilkan kontras nyaris tak terbatas dan tingkat hitam yang sangat pekat. Inilah alasan utama mengapa TV OLED seperti LG OLED C3, LG G3, atau Samsung S95C QD-OLED sering dianggap memiliki kualitas gambar terbaik di kelasnya. Sebaliknya, QLED merupakan pengembangan dari TV LCD LED konvensional. QLED adalah singkatan dari quantum dot LED, di mana lapisan quantum dot digunakan untuk ...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

2026 Tahunnya Apple MacBook?

Jika rumor yang beredar akurat, 2026 berpotensi menjadi salah satu tahun paling sibuk bagi lini MacBook Apple. Beragam pembaruan, mulai dari MacBook Pro bertenaga M5, MacBook Air generasi baru, hingga laptop Mac berharga murah, disebut akan meluncur dalam satu tahun kalender.  Namun di balik derasnya bocoran tersebut, muncul pertanyaan penting. Apakah ini lompatan teknologi signifikan, atau sekadar optimalisasi strategi pasar demi meraup cuan sebanyak-banyaknya? MacBook Pro diprediksi menjadi pembuka, dengan kehadiran chip M5 Pro dan M5 Max pada model 14 inci dan 16 inci. Secara performa, peningkatan difokuskan pada komputasi AI dan grafis berbasis ray tracing, meski masih tertinggal dalam ranah gaming kelas AAA. Artinya, peningkatan ini bersifat spesifik dan relevan bagi profesional kreatif, bukan pengguna umum. Dengan harga awal yang diperkirakan tetap tinggi, MacBook Pro M5 masih akan berada di segmen premium tanpa perubahan desain berarti. Di sisi lain, Apple disebut tengah men...