التخطي إلى المحتوى الرئيسي

المشاركات


Amazon Coba Delivery Pakai Drone, Barang Banyak yang Rusak

Eksperimen pengiriman drone oleh Amazon kembali menuai sorotan, bukan karena kecepatannya, tetapi karena potensi kerusakan barang. Dalam beberapa bulan terakhir, layanan Prime Air diperluas ke berbagai kota di Amerika Serikat, menjanjikan pengiriman kurang dari dua jam dengan biaya sekitar USD 4,99. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa efisiensi ini datang dengan kompromi yang tidak kecil. Salah satu kasus yang viral datang dari seorang kreator konten yang menguji pengiriman barang rapuh. Ia memesan sebotol sirup untuk melihat bagaimana sistem menangani paket sensitif.  Hasilnya cukup problematis. Drone menjatuhkan paket dari ketinggian sekitar tiga meter langsung ke permukaan beton. Botol plastik tersebut pecah, menimbulkan pertanyaan serius tentang bagaimana sistem ini akan menangani barang yang lebih rentan seperti kaca atau elektronik. Fenomena ini bukan kasus tunggal. Video lain dari lokasi uji coba di Nashville menunjukkan pola serupa. Drone berhenti di udara dan men...

Game Terbaru Nvidia GeForce Now. Ada Forza Horizon Sampai Xcom 2

Ekspansi besar layanan cloud gaming kembali digencarkan oleh Nvidia melalui pembaruan GeForce Now untuk Mei 2026. Bukan hanya soal penambahan judul game, langkah paling signifikan justru terletak pada perluasan dukungan performa berbasis GPU kelas atas. Mulai bulan ini, hampir seluruh katalog “Ready-to-Play” di tier Ultimate kini diklaim berjalan dengan performa setara GeForce RTX 5080 di sisi server. Pendekatan ini menandai perubahan strategi. Sebelumnya, dukungan RTX 5080 hanya diberikan secara bertahap pada beberapa judul tertentu. Kini, Nvidia seperti ingin menghapus batasan tersebut dan menjadikan performa tinggi sebagai standar default, bukan lagi fitur eksklusif.  Secara teknis, ini berarti pengguna bisa menikmati ray tracing lebih stabil, latency lebih rendah, serta peningkatan frame rate tanpa harus memiliki hardware lokal. Dari sisi konten, Mei 2026 diisi sejumlah rilisan besar. Judul seperti Forza Horizon 6 dan 007 First Light menjadi daya tarik utama di paruh kedua bula...

Intel Arc G3 Extreme Kalahkan AMD Ryzen Z2 Extreme

Intel kembali mencoba mengganggu pasar handheld gaming melalui SoC Arc G3 Extreme. Chipset tersebut merupakan sebuah chip yang menggabungkan CPU hybrid 14 core dan GPU Battlemage Xe3 dalam satu paket berdaya rendah.  Secara teknis, Arc G3 Extreme adalah langkah paling agresif Intel sejauh ini di segmen portable PC, yang selama dua tahun terakhir didominasi oleh AMD. Dari sisi arsitektur, Arc G3 Extreme membawa konfigurasi 2 P-core berbasis Panther Cove, 8 E-core Darkmont, dan tambahan 4 low-power core. Pendekatan ini jelas menargetkan efisiensi, bukan sekadar brute force.  Dengan clock hingga 4,6 GHz dan cache total 30 MB, performa CPU-nya tercatat mampu melampaui AMD Ryzen Z2 Extreme hingga 25 persen dalam skenario multithread. Namun angka ini masih perlu dibaca hati-hati, karena pengujian dilakukan di kondisi ideal, bukan dalam batas termal handheld. Yang lebih menarik justru ada di sisi grafis. GPU Arc B390 dengan 12 Xe3 core diklaim membawa lonjakan performa lebih dari 50 ...

Kelebihan Asus ROG Xbox Ally Bertambah di Docked Mode

Asus dan Xbox akhirnya merilis pembaruan besar untuk lini handheld mereka, termasuk ROG Xbox Ally dan varian lebih tinggi ROG Xbox Ally X. Update ini menargetkan satu kelemahan utama sejak peluncuran: pengalaman yang belum benar-benar plug-and-play layaknya konsol. Fokus utama pembaruan ini ada pada Docked Mode, skenario penggunaan saat perangkat dihubungkan ke monitor atau TV. Kini, sistem akan otomatis menyesuaikan resolusi ke layar eksternal tanpa perlu konfigurasi manual. Ini terlihat sederhana, tetapi sebelumnya menjadi friction point yang cukup mengganggu bagi pengguna kasual. Selain itu, perangkat kini bisa langsung mengaktifkan fitur-fitur TV modern seperti Auto Low Latency Mode (ALLM), Game Mode di TV Samsung, serta PC/Game Mode di layar LG dan Vizio. Integrasi ini penting karena mendekatkan pengalaman handheld ke standar konsol rumahan, sesuatu yang sejak awal dijanjikan tapi belum sepenuhnya terealisasi. Dari sisi kontrol, pairing controller Xbox kini lebih seamless saat Doc...

Intel Jadikan Computex Ajang Pertarungan Handheld Gaming Baru

Intel kembali mencoba peruntungan di pasar handheld gaming, segmen yang masih mencari bentuk ideal antara performa, efisiensi daya, dan harga. Kali ini, fokus diarahkan ke lini Arc G3 dan G3 Extreme berbasis arsitektur “Panther Lake” yang disebut-sebut akan debut di Computex.  Namun, di balik ambisi tersebut, muncul pertanyaan lama: apakah perangkat ini benar-benar ditujukan untuk pasar massal, atau sekadar eksperimen mahal lainnya? Secara teknis, pendekatan Intel terlihat lebih agresif. Kombinasi GPU Arc B380 dan B360 membuka peluang performa grafis yang lebih kompetitif, bahkan berpotensi menantang perangkat seperti ROG Xbox Ally X milik Asus. Di sisi lain, efisiensi daya menjadi klaim penting, dengan target TDP dasar 25W dan mode turbo yang bisa melonjak hingga 80W. Angka ini, jika akurat, justru menimbulkan kekhawatiran baru karena berpotensi mengorbankan stabilitas termal dan daya tahan baterai, dua aspek krusial untuk perangkat portabel. Masalah lain yang mulai mengemuka adal...

OpenAI Klaim GPT-5.5 Paling Cerdas dan Intuitif

OpenAI kembali menaikkan tempo kompetisi AI dengan merilis GPT-5.5, hanya berselang satu bulan setelah GPT-5.4. Klaimnya tidak main-main, model ini disebut sebagai yang paling “cerdas dan intuitif” sejauh ini, sekaligus langkah menuju cara kerja komputasi yang lebih otonom. Secara teknis, GPT-5.5 difokuskan pada orkestrasi tugas kompleks. Alih-alih sekadar merespons prompt, model ini dirancang untuk merencanakan, mengeksekusi, dan memverifikasi pekerjaan multi-tahap, mulai dari debugging kode, riset online, hingga pembuatan dokumen dan spreadsheet lintas tool. Pendekatan ini menempatkannya lebih dekat ke konsep “agentic AI”, di mana model tidak hanya menjadi alat, tetapi juga operator semi-otonom. OpenAI juga menekankan efisiensi token yang lebih rendah, khususnya dalam lingkungan Codex, serta peningkatan sistem keamanan. Ini penting, mengingat model yang semakin otonom juga membawa risiko lebih besar jika tidak dikontrol dengan ketat. Namun, klaim “safeguards terkuat” tetap perlu diuj...

Harga Sudah Mahal, Samsung dan Kingston Terus Naikkan Harga SSD

Harga SSD terus bergerak ke arah yang sulit diterima akal sehat. Akan tetapi, kenaikan terbaru yang didorong oleh Samsung dan Kingston menambah tekanan pada pasar storage konsumen, dengan penyesuaian harga dilaporkan melampaui 10 persen di berbagai lini produk. Langkah ini bukan sekadar koreksi kecil. Distributor telah menerima pemberitahuan resmi mengenai kenaikan harga, yang mencakup hampir seluruh portofolio SSD.  Model populer seperti Samsung 990 PRO kini berada di jalur harga yang semakin tinggi. Dari sebelumnya hanya di kisaran ratusan dolar menuju angka yang sebelumnya hanya ditemui di segmen SSD kelas enterprise. Yang menarik, lonjakan ini terjadi dalam waktu relatif singkat. Dalam setahun, harga SSD kelas atas melonjak hingga beberapa kali lipat. Kenaikan tersebut sulit dijelaskan hanya dengan permintaan retail biasa, mengindikasikan adanya tekanan di sisi hulu, khususnya pasokan NAND flash yang semakin ketat. Situasi ini diperparah oleh pergeseran prioritas industri. Perm...