Intel kembali mencoba peruntungan di pasar handheld gaming, segmen yang masih mencari bentuk ideal antara performa, efisiensi daya, dan harga. Kali ini, fokus diarahkan ke lini Arc G3 dan G3 Extreme berbasis arsitektur “Panther Lake” yang disebut-sebut akan debut di Computex. Namun, di balik ambisi tersebut, muncul pertanyaan lama: apakah perangkat ini benar-benar ditujukan untuk pasar massal, atau sekadar eksperimen mahal lainnya? Secara teknis, pendekatan Intel terlihat lebih agresif. Kombinasi GPU Arc B380 dan B360 membuka peluang performa grafis yang lebih kompetitif, bahkan berpotensi menantang perangkat seperti ROG Xbox Ally X milik Asus. Di sisi lain, efisiensi daya menjadi klaim penting, dengan target TDP dasar 25W dan mode turbo yang bisa melonjak hingga 80W. Angka ini, jika akurat, justru menimbulkan kekhawatiran baru karena berpotensi mengorbankan stabilitas termal dan daya tahan baterai, dua aspek krusial untuk perangkat portabel. Masalah lain yang mulai mengemuka adal...

